www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Plt Bupati Kuansing Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Sebut Dakwaan KPK "Pembunuhan Karakter", Abdul Wahid Bongkar 4 Kejanggalan di Sidang
Kamis, 26 Maret 2026 - 16:13:48 WIB
Abdul Wahid bongkar kejanggalan dakwaan di sidang perdana, sebut ada “Pembunuhan Karakter” dalam Kasus PUPR Riau (foto/Angga)
Abdul Wahid bongkar kejanggalan dakwaan di sidang perdana, sebut ada “Pembunuhan Karakter” dalam Kasus PUPR Riau (foto/Angga)

PEKANBARU – Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, akhirnya buka suara usai mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang dugaan korupsi pemerasan anggaran di Dinas PUPR-PKPP Riau.

Dalam keterangannya kepada awak media usai sidang di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (26/3/2026), Abdul Wahid secara tegas menuding adanya upaya “pembunuhan karakter” melalui narasi publik yang menurutnya tidak sejalan dengan isi dakwaan resmi.

Didampingi kuasa hukumnya, Kemal Syahab, ia memaparkan sejumlah kejanggalan yang dianggap mencederai proses hukum.

Salah satu sorotan utama adalah hilangnya narasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam dakwaan. Abdul Wahid mempertanyakan mengapa istilah tersebut sebelumnya digaungkan ke publik, namun tidak muncul dalam dokumen resmi jaksa.

“Kenapa di-framing OTT, ternyata dalam dakwaan tidak ada. Ini kejanggalan,” ujarnya.

Uang Rp800 Juta dan Isu Lain Tak Masuk Dakwaan

Ia juga menyoroti tudingan penerimaan uang tunai Rp800 juta yang sempat ramai diberitakan, tetapi tidak tercantum dalam dakwaan. Selain itu, isu dana perjalanan luar negeri hingga istilah “jatah preman” juga disebutnya tidak memiliki dasar dalam berkas resmi.

Menurutnya, perbedaan ini memperkuat dugaan bahwa opini publik telah dibentuk lebih dulu sebelum fakta diuji di persidangan.

Abdul Wahid turut mengkritik penggunaan istilah seperti “Matahari Dua” dan “Komando” dalam dakwaan, yang dinilainya sebagai tafsir sepihak jaksa.

“Alat bukti harus berdasarkan fakta dan logika, bukan interpretasi yang diarahkan,” tegasnya.

Kuasa Hukum: Klien Kami Korban
Senada dengan itu, Kemal Syahab menyatakan kliennya justru menjadi korban dalam proses hukum yang tidak adil. Ia menilai fokus perkara seharusnya diarahkan pada pihak teknis di Dinas PUPR-PKPP, bukan kepada Abdul Wahid.

“Dakwaan harus berdasar alat bukti sah, bukan narasi yang dibangun sebelum sidang,” ujarnya.

Usai persidangan, suasana di luar pengadilan sempat riuh oleh dukungan simpatisan. Puluhan warga yang didominasi ibu-ibu meneriakkan yel-yel dukungan, menunjukkan keyakinan mereka bahwa Abdul Wahid tidak bersalah.

Kini, tim kuasa hukum berharap majelis hakim dapat memutus perkara secara objektif, tanpa terpengaruh opini publik yang berkembang.

Penulis: Angga
Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Plt Bupati Kuansing, Muklisin (foto/ultra)Plt Bupati Kuansing Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda
Direktur PT SPEM, Muhammad Syafii, M.IK meninjau langsung uji kebocoran (foto/ist)Jaga Keamanan Penyaluran Gas ke Rumah Warga Pekanbaru, SPEM Rutin Periksa Jaringan Distribusi
Ilustrasi Kemendagri mendorong Pemda perkuat pengakuan masyarakat hukum adat lewat Perda (foto/int)Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Dana transfer ke Riau turun Rp3,09 triliun (foto/int)Transfer ke Daerah di Riau Anjlok 17,22 Persen, DBH Turun hingga 57,62 Persen
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru naik (foto/int)Sempat Merosot, Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Selasa Ini
  HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD ajak perkuat sinergi pembangunan (foto/ist)HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan
Bupati Rohil Bistamam meninjau pemungutan suara Pilpeng serentak 2026 di Bagan Jawa (foto/afrizal)Bupati Rohil Tinjau Pemungutan Suara Pilpeng Serentak 2026
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B.W. Wicaksana (foto/int)Ops Patuh LK 2026 Digelar di Pekanbaru, Knalpot Brong dan Balap Liar Disasar
Ilustrasi BMKG memprediksi hujan di sebagian besar Riau (foto/int)BMKG: Hujan lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Pekanbaru dan Sekitarnya
Ilustrasi Sumsel dominasi hotspot Sumatera, Riau tercatat nihil (foto/int)Riau Nihil Karhutla, Sumatera Selatan Catat 75 Hotspot
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved