www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Mafia Pupuk Subsidi Digulung Kejari Pelalawan, Ini Peran 15 Tersangka
Rabu, 14 Januari 2026 - 13:16:10 WIB
Proses eksekusi 15 tersangka korupsi pupuk subsidi di Kejari Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)
Proses eksekusi 15 tersangka korupsi pupuk subsidi di Kejari Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)

PELALAWAN - Kejar Pelalawan secara resmi menetapkan 15 orang ASN di Pemkab Pelalawan sebagai tersangka dalam perkara penyelewengan penyaluran pupuk subsidi periode 2019-2022 di tiga kecamatan, Selasa (13/1/2026) malam.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik Kejari Pelalawan menggelar pemeriksaan maraton terhadap para saksi.

Dari belasan tersangka tersebut, sebagian besar langsung digiring ke rumah tahanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kajari Pelalawan, Siswanto AS menegaskan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil pendalaman intensif yang dilakukan tim penyidik Pidana Khusus.

“Kami memanggil 17 orang untuk dimintai keterangan hari ini, namun yang hadir hanya 14 orang. Setelah pemeriksaan, penyidik menetapkan 15 tersangka,” ujar Siswanto didampingi Kasi Pidsus Eka Mulia Putra dan Kasi Intelijen Robby Prasetya.

Jaringan Terstruktur di Tiga Kecamatan

Kasus ini menyeret aktor-aktor yang terlibat dalam sistem distribusi pupuk subsidi di Kecamatan Bandar Petalangan, Bunut dan Pangkalan Kuras.

Para tersangka berasal dari unsur penyuluh pertanian hingga pengecer pupuk, yang diduga bersekongkol memanipulasi penyaluran pupuk bersubsidi.

Di Kecamatan Bandar Petalangan, dua penyuluh dari Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Pelalawan berinisial Y dan ZE ditetapkan sebagai tersangka, bersama AS, EW, dan JH yang berperan dalam pengecekan pupuk.

Sementara di Kecamatan Bunut, lima tersangka ditetapkan, yakni BM dan AN sebagai penyuluh DKPTPH, serta SS, M dan A sebagai pengecer pupuk.

Adapun di Kecamatan Pangkalan Kuras, penyuluh berinisial SB turut terseret, bersama ERH, YA, PS, dan S yang berperan sebagai pengecer.

14 Ditahan, 1 Tersangka Diberi Penangguhan

Dari total 15 tersangka, 14 orang langsung ditahan, terdiri dari 13 laki-laki dan satu perempuan.

Satu tersangka perempuan lainnya telah lebih dulu ditahan pada 8 Januari 2026 di Pekanbaru.

Sementara satu tersangka laki-laki tidak ditahan karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan.

Para tersangka tampak mengenakan rompi tahanan, menundukkan kepala, dan berupaya menutupi wajah saat digiring menuju mobil tahanan di halaman Kantor Kejari Pelalawan, SP 6 Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Pengawalan ketat dilakukan oleh petugas Kejaksaan bersama personel TNI. Para tersangka kemudian dibawa ke Rutan Kota Pekanbaru sekitar pukul 20.50 WIB.

Kerugian Negara Fantastis

Berdasarkan hasil penghitungan penyidik, negara mengalami kerugian sebesar Rp34.368.779.915,45 akibat praktik korupsi pupuk subsidi tersebut.

Rinciannya, Bandar Petalangan Rp6,2 miliar lebih, Bunut Rp9,2 miliar dan Pangkalan Kuras Rp18,9 miliar.

“Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru. Kami masih terus mendalami peran pihak lain dalam perkara ini,” tukas Siswanto.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved