www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Sita Uang Rp400 Juta Usai Geledah Rumdin Bupati Inhu, KPK: Terkait OTT Gubernur Riau
Selasa, 23 Desember 2025 - 13:04:43 WIB
KPK menggeledah kantor dan Rumdin Bupati Inhu beberapa waktu lalu.(foto: int)
KPK menggeledah kantor dan Rumdin Bupati Inhu beberapa waktu lalu.(foto: int)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas (Rumdin) Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto sebagai bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemprov Riau.

Penggeledahan tersebut merupakan tindak lanjut dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang sebelumnya menjerat Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menjelaskan, penggeledahan dilakukan dalam rangka mendalami perkara dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi yang berkaitan dengan proyek-proyek di wilayah Riau.

“Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dan penerimaan lainnya di wilayah Riau, KPK kemudian melakukan penggeledahan di antaranya di rumah dinas Bupati Inhu,” ujar Budi, Senin (22/12/2025).

Meski baru disampaikan ke publik, Budi memastikan penggeledahan di rumah dinas Bupati Inhu tersebut telah dilakukan pada pekan lalu.

Dari lokasi penggeledahan, tim penyidik KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai dengan nilai ratusan juta rupiah.

“Uang yang diamankan sekitar lebih dari Rp400 juta,” ungkapnya.

Sebelumnya, KPK juga melakukan penggeledahan di rumah dinas Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, pada Senin (15/12/2025). Langkah tersebut masih berkaitan dengan perkara yang sama.

“Benar, tim sedang melakukan giat penggeledahan di rumah dinas SFH (SF Hariyanto), Plt Gubernur Riau,” kata Budi.

Menurut KPK, perkara ini bermula dari OTT yang dilakukan pada awal November 2025, terkait dugaan pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

“Terkait penyidikan perkara dugaan tindak pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Pemprov Riau, yang bermula dari kegiatan tertangkap tangan pada awal November lalu,” jelasnya.

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yakni Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Kadis PUPR-PKPP Riau Muhammad Arief Setiawan, serta Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam.

Ketiganya resmi ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak 4 hingga 23 November 2025 di Rutan Merah Putih dan Rutan C1.

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, mengungkapkan bahwa total uang hasil pemerasan yang dikumpulkan melalui modus setoran 'jatah preman' mencapai Rp4,05 miliar.

Uang tersebut diduga berasal dari Kepala UPT Dinas PUPR-PKPP dan disetorkan untuk kepentingan Gubernur Riau Abdul Wahid.

“Setoran dilakukan setelah adanya kesepakatan pemberian fee sebesar 5 persen atau sekitar Rp7 miliar untuk Gubernur Riau,” ucap Johanis Tanak.

KPK menegaskan akan terus menelusuri aliran dana dan pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara ini guna memastikan penegakan hukum berjalan secara menyeluruh dan transparan.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved