www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Jaksa Nakal Tak Diberi Ruang, Kejagung Lakukan Pembersihan Internal
Senin, 22 Desember 2025 - 06:58:34 WIB
Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan komitmennya dalam melakukan pembenahan internal secara menyeluruh. Langkah tegas tidak hanya menyasar pegawai, tetapi juga jaksa yang terbukti menyalahgunakan kewenangan, mulai dari pencopotan jabatan hingga pemberhentian sementara dari status aparatur sipil negara.

Sikap tersebut sejalan dengan arahan Jaksa Agung ST Burhanuddin yang menegaskan bahwa institusinya tidak memberikan toleransi terhadap praktik menyimpang yang mencederai keadilan dan merusak citra Korps Adhyaksa.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menyampaikan bahwa Kejagung telah menjatuhkan sanksi pemberhentian sementara kepada seorang oknum jaksa yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap warga negara Korea Selatan.

“Pemberhentian sementara ini dilakukan agar proses hukum dapat berjalan tanpa hambatan sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh insan Adhyaksa,” ujar Anang dalam keterangannya kepada media, Minggu (21/12/2025).

Selain itu, Kejagung juga mengambil langkah cepat terhadap perkara yang melibatkan pejabat di Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (HSU). Menyusul penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jaksa Agung langsung memerintahkan pencopotan sejumlah pejabat struktural di satuan kerja tersebut.

“Jabatan strategis di Kejari HSU langsung dicopot setelah adanya penetapan tersangka oleh KPK,” kata Anang.

Pejabat yang dikenai sanksi tersebut meliputi Kepala Kejaksaan Negeri HSU, Kepala Seksi Intelijen, serta Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Selain dicopot dari jabatan, ketiganya juga dinonaktifkan sementara dari status sebagai pegawai negeri sipil hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Menurut Anang, langkah ini merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi sekaligus penegasan bahwa jabatan dan kewenangan tidak akan menjadi tameng bagi siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum.

Kejaksaan Agung juga menegaskan bahwa setiap oknum jaksa yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), baik oleh pengawasan internal maupun lembaga penegak hukum lain seperti KPK, akan langsung dikenai sanksi administratif tanpa menunggu proses hukum selesai.

Kebijakan nol toleransi tersebut diberlakukan di seluruh tingkatan organisasi guna menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan. Upaya pembersihan internal ini dinilai penting untuk memastikan Korps Adhyaksa diisi oleh aparat penegak hukum yang berintegritas.

Ke depan, Kejaksaan Agung memastikan pengawasan melekat (waskat) akan terus diperketat di seluruh satuan kerja guna mencegah terulangnya penyimpangan serupa.

Sumber: Sindonews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved