www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Lahan Sawit PTPN III di Batang Toru Disegel KLHK, Rencana Ekspansi 59 Ribu Hektar Dipertanyakan
Kamis, 11 Desember 2025 - 08:08:26 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) tengah berada dalam sorotan tajam setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel lahan sawit perusahaan tersebut di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatra, pada Senin (9/12/2025). PTPN III menjadi satu dari empat perusahaan yang dinilai berpotensi kuat melanggar ketentuan lingkungan.

Penyegelan dilakukan karena aktivitas perkebunan sawit di wilayah tersebut diduga menjadi salah satu faktor penyebab banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatra pada akhir November 2025. Penanganan darurat dan investigasi pascabencana menunjukkan adanya indikasi kerusakan tata kelola lahan di area konsesi perusahaan.

Namun, di tengah proses penyegelan dan pemeriksaan, muncul kembali pernyataan lama yang memicu tanda tanya publik. PTPN III ternyata memiliki rencana ambisius menambah area perkebunan sawitnya hingga 59.000 hektar dalam lima tahun, sebagaimana dipaparkan oleh mantan Direktur Utama Holding PTPN III, Mohammad Abdul Ghani, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BAKN DPR RI pada Maret 2025.

“Sawit memberikan pertumbuhan laba yang luar biasa pada 2024. Karena itu, kami menambah luas sekitar 59 ribu hektare dalam lima tahun ke depan,” ujar Ghani ketika itu. Ghani kini sudah digantikan oleh Denaldy Mulino Mauna sejak Juli 2025.

PTPN III bahkan menargetkan komoditas sawit berkontribusi hingga 75 persen dari total pendapatan pada 2025, seiring naiknya harga minyak sawit mentah (CPO) pada awal tahun. Namun, target ekspansi ini kini menuai kritik karena perusahaan baru saja dinilai bermasalah terkait kepatuhan lingkungan.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, menegaskan bahwa penyegelan dilakukan terhadap empat perusahaan yang terindikasi kuat melanggar aturan dan berpotensi memperparah bencana ekologis di kawasan Batang Toru. “Penegakan dilakukan untuk mencegah kerusakan lanjutan dan memastikan pengelolaan yang sesuai aturan,” ujarnya.

Dengan penyegelan tersebut, PTPN III yang mengelola lebih dari 1,18 juta hektare lahan, termasuk 733.378 hektare di antaranya untuk sawit harus menghentikan sementara seluruh aktivitas di titik yang diberi garis pengawasan. Investigasi lanjutan akan menentukan apakah perusahaan dikenai sanksi administratif, pidana, atau diwajibkan melakukan perbaikan teknis.

Selain PTPN III, tiga perusahaan lain yang turut disegel ialah:

PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE), pengelola proyek PLTA Batang Toru berkapasitas 510 MW.

PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe.

PT Sago Nauli, perusahaan perkebunan sawit lokal.

Penyegelan ditandai dengan pemasangan papan pengawasan dan garis PPLH Line sebagai bagian dari tindakan penegakan hukum lingkungan. Pemerintah menegaskan langkah ini sebagai bentuk komitmen memperketat pengawasan di kawasan rawan ekologi.

Sumber: Suara


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved