www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


PT Telkom Diduga Buat Sembilan Pengadaan Fiktif, Negara Rugi Rp464,9 Miliar
Selasa, 25 November 2025 - 08:31:30 WIB
ist.
ist.

JAKARTA – Sejumlah mantan pegawai PT Telkom diduga melakukan rekayasa proyek pengadaan fiktif demi memenuhi target bisnis perusahaan. Namun skema tersebut justru berujung gagal bayar dari pihak swasta dan menyebabkan kerugian negara mencapai Rp464,9 miliar.

Fakta ini terungkap dalam surat dakwaan terhadap General Manager Enterprise Divisi Enterprise Service (DES) Telkom 2017–2020, August Hoth Mercyon, yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (24/11/2025).

Modus Pembiayaan Berkedok Pengadaan

Jaksa mengungkapkan adanya pola berulang dalam kasus ini. Salah satunya saat PT Telkom menyetujui pembiayaan kepada PT Japa Melindo Pratama, yang sebelumnya mengaku mengalami kesulitan modal untuk proyek pengadaan material mekanikal, elektrikal, dan elektronik di Puri Orchard Apartemen.

PT Telkom kemudian menunjuk PT MDR Indonesia sebagai mitra pelaksana dan memproses pencairan dana melalui skema rekayasa. Untuk formalitas administrasi, DES Telkom menugaskan PT Graha Sarana Duta anak perusahaan Telkom meski perusahaan tersebut tidak memiliki kompetensi di bidang pengadaan material tersebut.

Akibat proyek fiktif ini, PT Telkom mencairkan Rp55 miliar kepada PT Japa. Namun perusahaan tersebut gagal mengembalikan dana itu.

“Pembiayaan tidak sah yang diberikan PT Telkom kepada PT Japa Melindo Pratama menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp55 miliar,” ujar JPU.

Pola Berulang: Kerja Sama Fiktif dengan PT Ata Energi

Modus serupa terjadi pada PT Ata Energi. PT Telkom membuat kontrak kerja sama fiktif untuk pengadaan rectifier, genset, dan ratusan unit baterai lithium, dengan nilai mencapai Rp113,9 miliar.

Setelah pencairan, Direktur PT Ata Energi, Nur Hadiyanto, memberikan komitmen fee sebesar Rp800 juta kepada terdakwa August Hoth Mercyon.

Namun, seperti kasus PT Japa, PT Ata Energi juga tidak mampu melunasi pembiayaan tersebut.

Total Sembilan Pengadaan Fiktif

Dalam periode 2016–2019, JPU mencatat terdapat sembilan pengadaan fiktif yang disetujui para terdakwa dan menyebabkan kerugian negara sebesar Rp464,9 miliar.

Sebanyak 11 orang didakwa memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi.

Daftar Terdakwa

Internal PT Telkom:

August Hoth Mercyon – GM DES Telkom 2017–2020

Herman Maulana – Account Manager Tourism Hospitality Service Telkom 2015–2017

Alam Hono – Executive Account Manager PT Infomedia Nusantara 2016–2018

Pihak Swasta:

Andi Imansyah Mufti – Dirut PT Forthen Catar Nusantara

Denny Tannudjaya – Dirut PT International Vista Quanta

Eddy Fitra – Dirut PT Japa Melindo Pratama

Kamaruddin Ibrahim – Pengendali PT Fortuna Aneka Sarana & PT Bika Pratama Adisentosa

Nur Hadiyanto – Dirut PT Ata Energi

Oei Edward Wijaya – Dirut PT Green Energy Natural Gas

RR Dewi Palupi Kentjanasari – Direktur Keuangan & Administrasi PT Cantya Anzhana Mandiri

Rudi Irawan – Dirut PT Batavia Prima Jaya

Para terdakwa dijerat Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Ayat (1) UU Tipikor, serta Pasal 55 Ayat (1) ke-1 dan Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Sumber: Kompas


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved