www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Hari Ketiga PKKMB Umri, Dr Achmad Bagikan 3 Kunci Sukses ke Mahasiswa Baru
 
Bukan Sekadar Harga Tinggi, Mentan Minta Tata Niaga TBS Sawit Riau Dikawal Ketat
Kamis, 17 September 2026 - 16:11:15 WIB
Mentan, Amran saat berkunjung ke Riau.(foto: angga/halloriau.com)
Mentan, Amran saat berkunjung ke Riau.(foto: angga/halloriau.com)

PEKANBARU - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Riau atas komitmennya menjaga harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit tetap tinggi.

Amran menegaskan, sesuai instruksi Presiden RI, harga TBS di tingkat petani tidak boleh anjlok di bawah Rp3.000 per kilogram.

Kebijakan itu sebagai bentuk perlindungan negara terhadap kesejahteraan petani sawit.

"Bagus ini Riau. Saya dengar rata-rata di atas Rp3.200. Karena harga sawit itu tidak boleh di bawah Rp3.000. Saya apresiasi betul atas langkah yang diambil Pemprov Riau," ujar Amran, Kamis (17/9/2026).

Dia mengungkapkan, untuk periode 16-22 September 2026, harga TBS di Riau tercatat sangat baik, yakni Rp3.976 per kg untuk petani plasma dan Rp3.912 per kg untuk petani swadaya. Angka tersebut jauh di atas batas minimal nasional.

Menurutnya, keberhasilan Riau tidak lepas dari regulasi yang kuat, yaitu Pergub Riau No. 77 Tahun 2020.

Pergub tersebut mengatur secara rinci tentang penetapan harga, sistem kemitraan, hingga mekanisme pembelian dan pembayaran TBS, baik plasma maupun swadaya, termasuk perhitungan komponen cangkang.

Pada kesempatan itu, Amran juga melayangkan peringatan keras kepada seluruh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) agar tidak merugikan petani dengan membeli TBS di bawah harga yang telah ditetapkan.

"Kita tidak boleh menzalimi petani. Mereka tulang punggung perekonomian. Ini negara agraris, petani kita ada sekitar 160 juta, jadi harus kita sejahterakan," tegasnya.

Sementara itu, Pemprov Riau melalui Dinas Perkebunan bersama Tim Penetapan Harga TBS terus melakukan perbaikan tata kelola.

Perbaikan ini dilakukan bersama Kejaksaan Tinggi Riau dan seluruh stakeholder agar penetapan harga berjalan transparan, sesuai regulasi, dan berkeadilan bagi kedua belah pihak.

Dengan tata kelola yang semakin membaik, diharapkan pendapatan petani sawit di Riau terus meningkat dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Angga
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Hari ketiga PKKMB Umri, Dr Achmad membagikan tiga kunci sukses kepada mahasiswa baru (foto/ist)Hari Ketiga PKKMB Umri, Dr Achmad Bagikan 3 Kunci Sukses ke Mahasiswa Baru
Diskes Riau sebar masker untuk masyarakat hadapi kabut asap karhutla.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kemenkes Tambah 15 Ribu Masker, Stok Riau Kini Tinggal 21.300 Pcs
PSMTI serahkan Al-QurPSMTI Datang ke LAM Riau, Al-Qur'an Berornamen Tionghoa Jadi Sorotan
  Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas.(foto: int)PSPS Pekanbaru Wajib Bangkit, Persiraja Jadi Ujian Perdana di Kandang
Audiensi Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto bersama HPJI Riau.(foto: mcr)Bukan Sekadar Bangun Jalan, HPJI Riau Dorong Infrastruktur Tahan Perubahan Iklim
ilustrasi hujan.Hotspot Riau Capai 71 Titik, Hujan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved