PEKANBARU - Menteri Pertanian (Mentan), Dr Ir H Andi Amran Sulaiman MP meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk memantau dan memastikan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit tetap stabil.
Bahkan Mentan Amran mewanti-wanti agar tidak ada penurunan harga TBS kelapa sawit yang signifikan bahkan dibawah harga Rp3.000 per kg.
"Kalau ada yang menjual dibawah Rp.3000 kami akan turunkan Satgas. Tidak boleh ada lagi rakyat dan petani mendapatkan harga yang rendah khususnya TBS Sawit itu tidak boleh," ungkap Mentan Amran usai menghadiri penyaluran bantuan pangan beras alokasi Juli–September 2026 di Provinsi Riau, Kamis (17/9/2026).
Berdasarkan laporan dan data yang diterima Mentan Amran, untuk saat ini rata-rata harga TBS sawit di Provinsi Riau berada diangka Rp3.200 per kg.
Harga tersebut diminta tetap dijaga dan jangan sampai merugikan para petani yang notabenenya sebagai tulang punggung perekonomian negara.
"Alhamdulillah di Riau rata-rata harga TBS Rp3.200. Kepada pak gubernur saya minta tolong ini dipantau, jangan sampai harga sawit dibawah Rp3000 biar rakyat bisa menikmati," ujarnya.
Mentan Amran juga ingin memastikan arahan Presiden bisa dijalankan dengan maksimal hingga kepemerintah daerah dan para petani mendapatkan perhatian utama.
"Terimakasih kepada gubernur, pagdam kita akan pantau juga harga sawit ini. Harga sawit tidak boleh menzolimi petani, ini sudah menjadi arahan pak presiden. Petani adalah tulang punggung perekonomian negara dan petani harus dijaga," pungkasnya.
Untuk diketahui, harga TBS kelapa sawit petani mitra swadaya di Provinsi Riau kembali terkoreksi pada periode 16-22 September 2026.
Penurunan tersebut dipicu melemahnya harga crude palm oil (CPO), meski harga kernel pada periode yang sama mengalami kenaikan.
Harga TBS kelapa sawit di Riau turun tipis pada pekan ke-34 periode 16-22 September 2026. Penurunan harga TBS tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun.
Disbun Provinsi Riau melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran, Defris Hatmaja mengatakan, pihaknya bersama tim telah melakukan penetapan harga TBS untuk satu minggu kedepan.
Untuk TBS sawit mitra swadaya, terjadi penurunan harga tertinggi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp31,22 per Kg atau sekitar 0,79 persen dari harga minggu lalu.
"Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp3.912,24 per Kg. Sementara untuk harga cangkang sebesar Rp24,76 per Kg," ujar Defris, Rabu (16/9/2026).
Defris menyebut, penurunan harga TBS pada minggu ini disebabkan oleh turunnya harga CPO. Pasalnya, pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 93.34 persen.
Dengan begitu, harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp221,76 dan kernel minggu ini naik sebesar Rp270,84.
Kemudian untuk harga TBS sawot mitra plasma juga mengalami penurunan harga tertinggi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp17,54 Kg atau sekitar 0,44 persen dari harga pekan lalu.
Sehingga harga pembelian TBS di petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp3.976,56 per Kg dan harga cangkang sebesar Rp17,98 per Kg.
Ia menyebut, penurunan harga TBS ini juga disebabkan oleh turunnya harga CPO. Hal itu dikarenakan pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 93,51 persen, sehingga harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp179,66 dan kernel minggu ini naik sebesar Rp421,35 dari minggu lalu.