www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
12 Hotspot Terdeteksi di Riau, Kabut Asap Masih Selimuti Sejumlah Wilayah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ternyata Sekolah Bisa Tolak MBG, Ini Syarat dari BGN
Sabtu, 19 September 2026 - 10:38:26 WIB
Ilustrasi BGN membuka opsi sekolah menolak MBG (foto/int)
Ilustrasi BGN membuka opsi sekolah menolak MBG (foto/int)

JAKARTA — Kekhawatiran orang tua terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat setelah terjadi sejumlah peristiwa murid mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan program tersebut. Menyikapi kondisi itu, Badan Gizi Nasional (BGN) memperbolehkan sekolah menolak menerima MBG dengan sejumlah ketentuan.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, keputusan menerima atau menolak MBG harus berlaku untuk seluruh siswa dalam satu sekolah. Artinya, tidak diperbolehkan hanya sebagian siswa menerima makanan MBG sementara siswa lainnya menolak.

Menurut Sudaryono, ketentuan tersebut merupakan hasil rapat BGN bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

"Jadi tidak mungkin dalam satu sekolah negeri katakanlah 70% misalnya mampu, 30% nggak mampu, kemudian kalau memang iya konsensusnya harus sekolah beserta semua, wali murid harus sepakat-sepakat iya semua atau sepakat-sepakat tidak semua," kata Sudaryono

Ia menjelaskan, aturan tersebut juga mempertimbangkan kondisi sosial dan psikologis siswa di lingkungan sekolah. BGN tidak ingin muncul situasi ketika hanya sebagian siswa mendapatkan makanan MBG, sedangkan teman-temannya tidak memperoleh makanan yang sama.

"Atau temennnya tidak makan, dia makan sendiri. Itu saya kira kita harus arif juga dalam pendidikan ini bukan hanya masalah suka atau tidak suka itu yang menjadi pertimbangan kita," ujarnya.

Di sisi lain, Sudaryono mengungkapkan bahwa hingga kini terdapat 1.653 sekolah yang telah dikeluarkan dari kriteria penerima MBG. Sekolah-sekolah tersebut mencakup sekolah internasional, sekolah bertaraf internasional, hingga sekolah berasrama bertaraf nasional.

"SMA Taruna Nusantara, tentu saja tidak mendapatkan MBG. Kemudian termasuk sekolah-sekolah bertaraf internasional, Cambridge kemudian ya, yang level itu lah. Selain itu juga dari 1.653 itu adalah sekolah-sekolah lain baik negeri dan swasta yang yang di data Dikdasmen itu menolak bantuan dana BOS," tutup Sudaryono.

Sumber: Detiksumut


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi hotspot di Riau masih belum sirna (foto/int)12 Hotspot Terdeteksi di Riau, Kabut Asap Masih Selimuti Sejumlah Wilayah
Ilustrasi Dishub Pekanbaru perketat patroli cegah pencurian PJU (foto/int)Panel PJU Jadi Sasaran Pencurian, Dishub Pekanbaru Ajak Warga dalam Pengawasan
Kafilah Riau meraih peringkat kedelapan MTQ Nasional XXXI dengan 35 poin (foto/int)Kafilah Riau Berhasil Raih Peringkat 8 di MTQ Nasional XXXI Semarang
Ilustrasi Hujan berpotensi guyur sejumlah wilayah Riau hari ini (foto/int)Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Riau Hari Ini, Waspadai Angin Kencang
PJR tangkap terduga pelaku pengeroyokan sopir truk di Tol Pekanbaru-Dumai (foto/int)Sopir Truk Luka Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Berhasil Ditangkap
  Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia (foto/int)Puluhan Pohon Terdampak Pelebaran Jalan, DLHK Pekanbaru Siapkan Penghijauan Kembali
PT Pertamina Patra Niaga Unit Dumai Produksi Sungai Pakning perkuat kontribusi multipihak dalam pencegahan dan penanganan Karhutla (foto/ist)Pertamina Kilang Sungai Pakning Perkuat Sinergi dengan Masyarakat dan Aparat
Delapan pelaku cincang truk tronton menjadi besi kiloan dibekuk Polsek Pangkalan Kerinci (foto/klikmx)Truk Tronton Dibawa Kabur Lalu Dicincang, 8 Pelaku Ditangkap Polisi di Riau
Ilustrasi hotspot yang terdeteksi di Riau hanya tiga titik (foto/int)1.685 Hotspot Terdeteksi di Sumatra, Riau Hanya Catat Tiga Titik
Muhammadiyah.Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H pada 8 Februari 2027
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved