www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
12 Hotspot Terdeteksi di Riau, Kabut Asap Masih Selimuti Sejumlah Wilayah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Evaluasi Makan Bergizi Gratis di Riau, Gubri Soroti Rasa hingga Keamanan Pangan
Selasa, 21 Oktober 2025 - 21:53:50 WIB
Gubernur Riau, Abdul Wahid evaluasi program makan bergizi gratis (foto/MCR)
Gubernur Riau, Abdul Wahid evaluasi program makan bergizi gratis (foto/MCR)

PEKANBARU - Gubernur Riau Abdul Wahid bersama Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional, Dadang Hendrayudha, memimpin rapat evaluasi pelaksanaan program prioritas Presiden mengenai makan bergizi gratis (MBG) di Provinsi Riau.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Melati Kantor Gubernur, Selasa (21/10/2025), dan turut dihadiri jajaran pemerintah daerah hingga perwakilan kabupaten/kota se-Riau.

Dalam pemaparannya, Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Riau telah membentuk Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan MBG, diketuai oleh Sekretaris Daerah. Satgas ini bekerja sama dengan seluruh Sekda kabupaten/kota untuk memantau pelaksanaan program secara menyeluruh, termasuk kunjungan rutin ke sekolah-sekolah dan dapur penyedia makanan.

Saat ini, cakupan program MBG di Riau baru menjangkau sekitar 10 persen dari target sasaran. Meskipun masih terbatas, respons masyarakat disebut sangat positif. Banyak orang tua merasa terbantu karena tidak perlu lagi menyiapkan bekal makan untuk anak-anak mereka.

Namun, Wahid mengakui bahwa pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah kendala. Di awal implementasi, hanya separuh siswa yang mau mengonsumsi makanan yang disediakan karena alasan rasa. Ia pun meminta agar dapur-dapur meningkatkan cita rasa makanan.

“Anak-anak boleh mengeluh, tapi sampaikan secara tertulis. Masukkan ke tempat makan, bukan disebarkan di media sosial,” ujar Wahid tegas dikutip dari MCRiau.

Masalah lain yang menjadi perhatian adalah pengujian kualitas bahan pangan. Pada 2025, hanya tersedia 112 unit rapid test kit untuk mendeteksi kandungan pestisida dan formalin, sementara setiap Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) wajib menguji minimal lima jenis bahan segar. Hingga saat ini, baru 15 SPPG yang melakukan pengujian, tersebar di 12 titik di Pekanbaru dan 3 di Kampar.

Gubernur juga menyinggung kasus keracunan makanan yang sempat terjadi akibat kelalaian dapur yang memasak dari malam hari. Prosedur sebenarnya mengharuskan memasak dimulai pukul 2 hingga 5 pagi, namun pengawasan di lapangan masih lemah.

Deputi Dadang menambahkan bahwa saat ini terdapat sekitar 873 SPPG di Pekanbaru, namun sebagian besar belum memiliki dapur aktif. Padahal, beberapa tenaga kerja sudah menerima gaji dari negara. Ia menyoroti pentingnya kehadiran ahli gizi dan akuntan di setiap dapur, terutama untuk menyesuaikan menu dengan kearifan lokal serta memastikan kandungan gizi yang seimbang.

Sementara itu, pembangunan SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Riau tidak lagi melalui portal nasional mitra.bgn.go.id. Investor lokal bisa langsung mendaftar melalui Satgas kabupaten/kota. Setiap unit SPPG dirancang seluas 150 meter persegi, lengkap dengan fasilitas kantor, dapur, gudang, hingga tempat pencucian.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi hotspot di Riau masih belum sirna (foto/int)12 Hotspot Terdeteksi di Riau, Kabut Asap Masih Selimuti Sejumlah Wilayah
Ilustrasi Dishub Pekanbaru perketat patroli cegah pencurian PJU (foto/int)Panel PJU Jadi Sasaran Pencurian, Dishub Pekanbaru Ajak Warga dalam Pengawasan
Kafilah Riau meraih peringkat kedelapan MTQ Nasional XXXI dengan 35 poin (foto/int)Kafilah Riau Berhasil Raih Peringkat 8 di MTQ Nasional XXXI Semarang
Ilustrasi Hujan berpotensi guyur sejumlah wilayah Riau hari ini (foto/int)Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Riau Hari Ini, Waspadai Angin Kencang
PJR tangkap terduga pelaku pengeroyokan sopir truk di Tol Pekanbaru-Dumai (foto/int)Sopir Truk Luka Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Berhasil Ditangkap
  Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia (foto/int)Puluhan Pohon Terdampak Pelebaran Jalan, DLHK Pekanbaru Siapkan Penghijauan Kembali
PT Pertamina Patra Niaga Unit Dumai Produksi Sungai Pakning perkuat kontribusi multipihak dalam pencegahan dan penanganan Karhutla (foto/ist)Pertamina Kilang Sungai Pakning Perkuat Sinergi dengan Masyarakat dan Aparat
Delapan pelaku cincang truk tronton menjadi besi kiloan dibekuk Polsek Pangkalan Kerinci (foto/klikmx)Truk Tronton Dibawa Kabur Lalu Dicincang, 8 Pelaku Ditangkap Polisi di Riau
Ilustrasi hotspot yang terdeteksi di Riau hanya tiga titik (foto/int)1.685 Hotspot Terdeteksi di Sumatra, Riau Hanya Catat Tiga Titik
Muhammadiyah.Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H pada 8 Februari 2027
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved