www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Hotspot di Riau Kembali Melonjak, Tembus 222 Titik
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Edy Kurniawan Kritik MBG, Rp223 Triliun Dana Pendidikan Disebut Dialihkan
Selasa, 05 Mei 2026 - 10:05:00 WIB
ilustrasi MBG.
ilustrasi MBG.

JAKARTA - Wakil Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Edy Kurniawan, mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai berpotensi menggeser alokasi anggaran pendidikan dalam APBN 2026.

Dalam pernyataannya, Edy menyebut program MBG sebagai “topeng” yang digunakan untuk mengalihkan sebagian anggaran pendidikan. Ia mengungkapkan, dari total anggaran pendidikan sekitar Rp769 triliun, sebesar Rp223 triliun dialokasikan untuk mendanai program tersebut.

“Nah, masalah mulai muncul karena dana MBG diambil dari dana pendidikan Rp769 triliun ini. Sebesar Rp223 triliun itu digunakan untuk membiayai MBG. Sehingga waktu sidang di MK, hakim berkali-kali menanyakan kenapa anggaran MBG tidak sekalian dikeluarkan dari dana pendidikan. Supaya tidak ada rekayasa dan kebohongan di pemerintah. MBG hanyalah topeng untuk merampas anggaran pendidikan,” ujar Edy dalam diskusi publik yang disiarkan melalui kanal YouTube LBH Indonesia, Senin (4/5/2026).

Pernyataan tersebut menambah panjang daftar kontroversi yang mengiringi implementasi program MBG sejak diluncurkan. Sejumlah isu yang mencuat di antaranya terkait dugaan pengalihan anggaran pendidikan, hingga gugatan terhadap skema penganggaran program tersebut ke Mahkamah Konstitusi.

Selain itu, kritik juga datang dari berbagai kalangan masyarakat yang menilai program ini berpotensi tidak tepat sasaran, bahkan membuka peluang pemborosan anggaran jika tidak dikelola dengan baik.

Di lapangan, sejumlah persoalan teknis turut menjadi sorotan. Mulai dari kualitas distribusi makanan, insiden logistik, hingga kasus keracunan makanan di beberapa daerah yang memicu kekhawatiran publik terhadap standar keamanan pangan dalam program tersebut.

Tak hanya itu, aspek pengelolaan anggaran juga menjadi perhatian. Sejumlah pihak menyoroti potensi pemborosan dan dugaan ketidakefisienan, termasuk alokasi besar pada komponen non-pangan dalam program MBG.

Kritik lain juga menyinggung dampak program terhadap sektor lain, seperti kekhawatiran bahwa kebijakan ini kurang melibatkan petani lokal serta berpotensi mengganggu ekosistem pangan nasional jika tidak dirancang secara partisipatif.

Meski demikian, pemerintah sebelumnya menyatakan bahwa berbagai kritik yang muncul merupakan bagian dari pengawasan publik untuk memastikan program berjalan lebih baik dan tepat sasaran.

Perdebatan terkait MBG pun hingga kini masih berlangsung, mencerminkan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta evaluasi berkelanjutan dalam pengelolaan program berskala nasional tersebut.

Sumber: IDN Times


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi hotspot di Riau meningkat (foto/int)Hotspot di Riau Kembali Melonjak, Tembus 222 Titik
F-16 Lanud Roesmin Nurjadin turun pantau Karhutla di Riau (foto/int)Langit Riau Dipantau F-16, Lanud Roesmin Nurjadin Deteksi Dini Titik Karhutla
Pedagang STC Laporkan Firman ke BK DPRD Pekanbaru
Plt Gubri kirim personel Satpol PP penanganan Karhutla Siak (foto/int)Karhutla Riau Diantisipasi Sejak Dini, Hampir 50 Personel Satpol PP Dikirim ke Siak
Ilustrasi hotspot Riau turun tajam (foto/int)Hotspot Riau Turun Tajam, dari 292 Kini Tersisa 176 Titik
  Ketua BK DPRD Pekanbaru, Nofrizal (foto/int)BK Benarkan Adanya Aduan Pedagang STC Terkait Pemberitaan Anggota Dewan
Pemprov Riau dan HK cari jalan tengah soal angkutan CPO di Tol Pekanbaru-Dumai (foto/ist)Pemprov Riau dan HK Bahas Pembatasan Truk CPO di Tol Pekanbaru-Dumai
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Plt Gubri SF Hariyanto Tekankan Kolaborasi Hadapi Ancaman Karhutla
asat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos P bersama Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Siak OK Mohd Rizky Pranajaya saat melalukan olah TKP di lokasi Karhutla Dayun, Senin (7/9/2026). Polres Siak Tindak Pelaku Pembakaran Lahan, Tiga Kasus dan Empat Tersangka Terungkap
Tablig akbar bersama UAS di Rengat dihadiri ribuan warga (foto/ist)Tablig Akbar di Rengat Dihadiri Ribuan Warga, UAS Sampaikan 5 Pesan untuk Keberkahan Negeri
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved