www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


MBG Ramadhan 2026 Disorot, PDIP dan DPRD Minta Evaluasi Menyeluruh
Kamis, 26 Februari 2026 - 09:00:00 WIB
ilustrasi MBG Ramadan.
ilustrasi MBG Ramadan.

JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan 2026. Namun, kualitas pelaksanaan program tersebut masih menuai sorotan publik, termasuk terkait pendanaan dan implementasinya di lapangan.

Merespons polemik sumber anggaran, PDI Perjuangan menegaskan bahwa pendanaan MBG berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk dari pos anggaran pendidikan sebagaimana tercantum dalam regulasi resmi.

Ketua DPP PDIP yang juga Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Fraksi PDIP, MY Esti Wijayati, menyampaikan klarifikasi diperlukan untuk menjawab kebingungan masyarakat terkait narasi yang berkembang mengenai sumber dana MBG.

Menurut Esti, anggaran pendidikan sebesar Rp769 triliun yang merupakan mandatory spending 20 persen dari APBN dan APBD, dalam dokumen resmi disebut turut digunakan untuk mendanai MBG.

Ia merujuk lampiran APBN yang ditetapkan melalui peraturan presiden yang memuat alokasi sekitar Rp223,5 triliun dari anggaran pendidikan untuk program tersebut.

Senada dengan itu, Wasekjen DPP PDIP Bidang Komunikasi, Adian Napitupulu, membantah klaim bahwa pendanaan MBG sepenuhnya berasal dari efisiensi anggaran kementerian dan lembaga. Ia menegaskan, dasar hukum pendanaan dapat dilihat dalam Undang-Undang APBN 2026 serta regulasi turunan yang memuat alokasi anggaran untuk Badan Gizi Nasional.

Menurutnya, penyampaian data tersebut merupakan bentuk transparansi sekaligus upaya meluruskan informasi agar masyarakat memperoleh gambaran yang akurat.

Sementara itu, evaluasi terhadap pelaksanaan MBG juga muncul dari daerah. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, menilai pelaksanaan program di lapangan masih memerlukan perbaikan, terutama pada pengelolaan dapur dan penyusunan menu.

Ia menyebut, dalam sejumlah temuan, makanan yang disalurkan tidak selalu dikonsumsi siswa karena dinilai kurang sesuai dengan kebutuhan maupun selera penerima manfaat. Kondisi tersebut dinilai mengurangi efektivitas program peningkatan gizi anak.

Gusti menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh dan pengawasan lebih ketat terhadap pengelola MBG agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau menargetkan 3.000 penerima manfaat (foto/ist)Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
PSDKU PNP Pelalawan menggelar PKTOS 2026, wadah pengembangan bakat dan sportivitas mahasiswa (foto/Andy)PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
BMKG mencatat 21 hotspot atau titik panas di Sumatera, Riau menjadi wilayah terbanyak kedua (foto/int)Termasuk Riau, BMKG Catat 21 Hotspot di Sumatera
Reses Ketua DPRD Kuansing, Juprizal di Desa Cengar (foto/ultra)Reses Ketua DPRD Kuansing, Perbaikan Jalan Jadi Usulan Prioritas Warga Cengar
Paket Roaming IM3 Aktif Otomatis di Arab Saudi.(foto: istimewa)Tetap Terhubung Saat Haji, Paket Roaming IM3 Aktif Otomatis di Arab Saudi
  Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Suratman terpilih nahkodai KTNA Riau periode 2026–2031 (foto/ist)Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Wedding Showcase 2026.Living World Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Maison Blush Wedding Showcase 2026, Pameran Pernikahan Mewah Pertama di Riau
Anggota DPR EI, Hendry Munief berharap Siak harus bisa menjadi wajah wisata budaya Melayu Indonesia (foto/ist)Hendry Munief: Siak Harus Jadi Wajah Wisata Budaya Melayu Indonesia
Pemko Pekanbaru rencanakan perbaikan dua SDN.(foto: int)Pemko Pekanbaru Mulai Benahi Sekolah Rusak, SDN 13 dan 25 Jadi Prioritas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved