JAKARTA - PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) meraih penghargaan Trusted & Populer Brand 2026 untuk kategori Agrobisnis & Agribisnis. Pengakuan yang diberikan dalam ajang Disway Awards 2026 ini didasarkan pada hasil riset keterkenalan merek (top of mind) dan tingkat kepercayaan publik yang dilakukan Disway National Network bersama lembaga riset Infovesta Utama menggunakan metode Multistage Area Random Sampling.
“Membangun brand nasional hingga memiliki daya saing global yang kuat tidak bisa dilakukan secara instan. Dari pengalaman yang baik dan konsisten, tumbuhnya kepercayaan, loyalitas, dan keterikatan menjadi kunci dari setiap brand untuk masuk ke pasar. Oleh karena itu, brand menuntut kita untuk terus konsisten menjaga kualitas, berinovasi, dan memenuhi janji terhadap konsumen,” ujar Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza sekaligus menyampaikan selamat kepada para peraih award saat memberikan sambutan pada acara yang berlangsung di Jakarta (29/9/2026).
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menggarisbawahi reputasi industri dan daya saing merek yang tidak dapat dibentuk dalam waktu singkat. Menurutnya, sektor industri modern tidak cukup hanya mengejar skala produksi, melainkan harus berpegang pada prinsip berdaulat, maju, dan berkelanjutan, termasuk menjaga aspek kelestarian lingkungan dan sosial.
Selain Wamen Perindustrian, ajang penghargaan tahunan yang kali kedua dilaksanakan ini juga dihadiri Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital Molly Prabawaty dan Founder Disway National Network Dahlan Iskan.
Vice President of Corporate Communication Astra Agro, Mochamad Husni, menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan ini juga menjadi pengingat kepada seluruh insan Astra Agro untuk terus memastikan bahwa pesan-pesan dan informasi positif yang disampaikan ke ruang publik sejalan dengan apa yang dilakukan dan diwujudkan secara konsisten dan penuh kesungguhan,” kata Husni.
Studi yang dilakukan dalam award ini melibatkan 20.000 responden dari kelompok usia produktif, yakni 17 hingga 60 tahun, yang tersebar di 20 kota besar di Indonesia. Responden diminta menyebutkan merek yang pertama kali muncul di pikiran mereka saat kategori industri tertentu ditanyakan.
Brand yang berhasil mencatatkan tingkat keterpilihan di atas 70 persen berhak dinobatkan sebagai pemenang. (rls)