www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
PSPS Pekanbaru Bakal Hadapi Persela di Surajaya? Ini Kabar Terbarunya
 
RITEX 2026 Buka Peluang Bisnis Pariwisata Riau ke Pasar Internasional
Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:43:10 WIB
RITEX 2026 buka peluang bisnis pariwisata Riau ke pasar nasional dan internasional (foto/riki)
RITEX 2026 buka peluang bisnis pariwisata Riau ke pasar nasional dan internasional (foto/riki)

PEKANBARU - Provinsi Riau terus berupaya memperluas jangkauan pariwisatanya hingga ke pasar nasional dan internasional. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui Riau International Travel Exchange (RITEX) 2026 yang digelar pada 19–21 Agustus 2026.

Mengusung tema “Connecting Riau to Global Tourism With Culture, Nature, and Partnership”, RITEX 2026 mempertemukan berbagai pelaku industri pariwisata, mulai dari biro perjalanan, hotel, pengelola destinasi hingga buyer dari dalam dan luar negeri.

Ketua DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Provinsi Riau, Dede Firmansyah, mengatakan RITEX 2026 tidak hanya diarahkan sebagai ajang memperkenalkan destinasi wisata Riau. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat jaringan bisnis dan membuka peluang kerja sama baru di sektor pariwisata.

“Di sini telah berkumpul para pebisnis, khususnya di bidang pariwisata, untuk saling membicarakan kemajuan bisnis ke depan. Yakni 38 seller atau penjual yang berasal dari berbagai segmen industri pariwisata,” ujar Dede.

Sebanyak 38 seller yang terlibat berasal dari berbagai daerah dan segmen industri pariwisata. Di antaranya pelaku usaha dari Malaysia, Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Kampar, serta pengelola hotel dari sejumlah provinsi.

Dari sisi buyer, RITEX 2026 juga memiliki cakupan yang cukup luas. Forum tersebut diikuti 50 buyer lokal dari Riau, 80 buyer nasional, serta 10 buyer internasional asal Malaysia.

Menurut Dede, keterlibatan puluhan seller dan buyer tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha pariwisata Riau untuk memperluas pasar sekaligus membangun kemitraan yang lebih konkret.

“Tidak sekadar menjadi ajang promosi, RITEX 2026 diharapkan mampu melahirkan kerja sama konkret antara pelaku usaha perjalanan, hotel, pengelola destinasi, hingga mitra wisata dari berbagai daerah dan negara,” katanya.

Riau Punya Modal Pariwisata yang Kuat

Dede menilai Riau memiliki modal pariwisata yang cukup kuat untuk dikembangkan menjadi produk wisata yang memiliki nilai jual, baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pekanbaru, misalnya, dinilai memiliki peluang untuk semakin dikenal sebagai destinasi wisata kuliner sekaligus pintu masuk bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Riau.

Sementara itu, Kota Dumai memiliki potensi kuliner dan posisi strategis yang dapat dikembangkan melalui paket perjalanan wisata. Kabupaten Kampar juga memiliki kekayaan alam dan beragam destinasi yang berpeluang dikemas menjadi produk wisata unggulan.

Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan konektivitas, promosi, pengemasan produk serta jaringan pemasaran yang kuat agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Karena itu, forum business-to-business (B2B) seperti RITEX dinilai penting. Pertemuan antara seller dan buyer memungkinkan produk wisata tidak berhenti pada promosi, tetapi dapat berkembang menjadi transaksi maupun kerja sama bisnis.

Dorong Wisatawan Mancanegara Berkunjung ke Riau

Selain memperluas jaringan bisnis, RITEX 2026 juga diarahkan untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan dari luar Riau, termasuk wisatawan mancanegara.

Dede mengatakan peningkatan kunjungan wisatawan akan memberikan dampak terhadap perekonomian daerah karena melibatkan banyak sektor usaha.

“Pada kegiatan RITEX 2026 ini kami akan membahas upaya meningkatkan wisatawan luar yang datang mengunjungi Provinsi Riau, sehingga tentu bisa menaikkan perekonomian daerah akibat kunjungan wisata,” tuturnya.

Menurutnya, meningkatnya jumlah wisatawan berpotensi menciptakan efek berganda bagi berbagai sektor, seperti transportasi, perhotelan, restoran, UMKM, ekonomi kreatif hingga jasa perjalanan wisata.

Karena itu, pengembangan pariwisata tidak hanya diukur dari banyaknya wisatawan yang datang. Lama tinggal wisatawan dan besarnya belanja selama berada di Riau juga menjadi bagian penting untuk memastikan sektor pariwisata memberikan dampak ekonomi yang lebih besar kepada masyarakat.

Dari Riau Menembus Pasar Global

RITEX 2026 menjadi momentum bagi Riau untuk mengangkat tiga kekuatan utama sebagai daya tarik pariwisata, yakni budaya, alam dan kemitraan.

Melalui pertemuan seller dan buyer, potensi tersebut diharapkan dapat diterjemahkan menjadi paket wisata yang lebih menarik, kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Bagi Riau, RITEX 2026 bukan sekadar pertemuan antara penjual dan pembeli produk wisata. Forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas pariwisata, membuka pasar baru, memperluas jejaring industri dan meningkatkan daya saing destinasi.

Riau kini tidak hanya ingin dikenal sebagai daerah yang memiliki beragam destinasi wisata. Lebih jauh, Riau ingin mampu mengemas, menjual dan menghubungkan kekayaan wisata tersebut dengan wisatawan dari berbagai daerah hingga pasar global.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: int)PSPS Pekanbaru Bakal Hadapi Persela di Surajaya? Ini Kabar Terbarunya
Pemadaman karhutla.(ilustrasi/int)Karhutla Belum Usai, Titik Api Baru Bakar Lahan Warga di Penyaguhan Inhu
RITEX 2026 buka peluang bisnis pariwisata Riau ke pasar nasional dan internasional (foto/riki)RITEX 2026 Buka Peluang Bisnis Pariwisata Riau ke Pasar Internasional
  RSD Madani Pekanbaru digeledah polisi terkait dugaan korupsi.(foto: int)7 Jam Geledah RSD Madani Pekanbaru, Polda Riau Sita 323 Dokumen Terkait Dugaan Korupsi
Menu MBG sup ayam di Kampar diduga racuni ratusan siswa dan guru.(ilustrasi/int)Diskes Kampar Telusuri Menu Sup Ayam MBG yang Diduga Racuni 151 Siswa dan Guru di Tapung Hulu
Dua orang jadi tersangka kasus karhutla di Bengkalis.(illustrasi/int)Kasus Kebakaran Lahan di Desa Damai Bengkalis, 2 Orang Jadi Tersangka
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved