www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
PETI Muncul Dekat Kompleks Pemda Kuansing, Polisi Musnahkan 6 Rakit
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


DPRD Riau Tegaskan Anggaran Ada, Perawatan Jalan 2026 Harus Berjalan
Selasa, 20 Januari 2026 - 07:50:00 WIB
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau, Manahara Napitupulu.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau, Manahara Napitupulu.

PEKANBARU – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau, Manahara Napitupulu, meminta pemerintah daerah dan seluruh jajaran teknis tidak ragu melaksanakan proyek perawatan jalan pada Tahun Anggaran 2026, meskipun sebelumnya terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.

Menurutnya, seluruh kegiatan yang telah dianggarkan harus tetap berjalan agar tidak kembali terjadi penundaan seperti pada tahun 2025, yang berdampak pada banyaknya keluhan masyarakat akibat kondisi jalan rusak parah.

Manahara menegaskan, selama seluruh proses pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan tidak terjadi penyimpangan, maka tidak ada alasan bagi pemerintah untuk takut menjalankan program yang telah direncanakan.

“Perlu dipahami bahwa persoalan yang terjadi pada tahun 2025 berbeda dengan kondisi saat ini. Tahun lalu, sejumlah anggaran perawatan jalan memang sempat tertunda karena adanya OTT KPK,” kata Manahara Napitupulu, Senin (19/1/2026).

Namun pada tahun 2026, lanjutnya, anggaran perawatan jalan telah kembali tersedia di berbagai lini, baik di Bina Marga, dinas teknis terkait, maupun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

“Kalau sekarang semuanya sudah ada. Tinggal bagaimana problem-problem teknis yang menyebabkan kegiatan tidak berjalan itu disampaikan secara jelas oleh UPTD,” ujarnya.

Ia menilai, secara regulasi tidak ada hambatan berarti dalam pelaksanaan perawatan jalan pada tahun ini. Untuk pekerjaan yang dilaksanakan melalui mekanisme lelang, seperti di Bina Marga, seluruh tahapan telah diatur dalam prosedur pelelangan.

Sementara untuk pekerjaan yang dilakukan secara swakelola oleh UPTD, Manahara menekankan pentingnya keterbukaan terhadap kendala yang dihadapi di lapangan agar dapat segera dicarikan solusi.

“Tidak ada lagi bahasa tidak ada atau tidak bisa. Ketika anggaran sudah tersedia dan regulasi pendukung telah jelas, maka tugas utama pemerintah adalah melaksanakan kegiatan tersebut dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Manahara juga mengingatkan agar perencanaan waktu pelaksanaan pekerjaan disesuaikan dengan kondisi cuaca di Riau. Ia menilai, pekerjaan infrastruktur sebaiknya tidak dipaksakan saat musim hujan karena berpotensi menurunkan kualitas hasil pekerjaan.

Terkait kekhawatiran pasca sejumlah kasus hukum yang ditangani KPK, Manahara meminta hal tersebut tidak dijadikan alasan untuk menghentikan atau menunda kegiatan pembangunan.

“Tidak perlu takut. Semua sudah ada juklak dan juknisnya. Sepanjang tidak melakukan hal-hal yang menyimpang, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujarnya.

Ia berharap proyek perawatan jalan di Provinsi Riau dapat kembali berjalan optimal pada 2026 demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Polisi temukan aktivitas PETI dekat Komplek Pemda Kuansing.(ilustrasi/AI/halloriau.com)PETI Muncul Dekat Kompleks Pemda Kuansing, Polisi Musnahkan 6 Rakit
Belasan ribu warga Riau terserang ISPA akibat kabut asap karhutla.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Dua Pekan Diselimuti Asap, 11.370 Kasus ISPA Serang Warga Riau
Gedung DPRD Riau.(foto: int)Pokir Tak Jalan Bikin Anggota DPRD Riau Malas-malasan, Ini Respons Kaderismanto
Kabut asap kembali kepung Siak.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Udara Siak Memburuk, 12 Kecamatan Catat ISPU di Atas 170
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto dan Ketua MUI Riau.(foto: mcr)MUI Pusat Petakan Kondisi Ulama Riau, SF Hariyanto Bicara Doa dan Ikhtiar
  Pemprov Riau siapkan 5 posko kesehatan lengkap dengan ambulans.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Ada Dokter, Perawat hingga Ambulans, Ini 5 Lokasi Posko Kesehatan Kabut Asap Pekanbaru
Kakanwil DJP Riau, YFR Hermiyana saat bertemu Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi dalam audiensi di Ruang Rapat Sekda Riau.(foto: mcr)SPT ASN Pemprov Riau Tembus 94 Persen, Masih Ada 6 Persen yang Belum Patuh
Ist.58 Perkara Karhutla di Riau, Polda Tetapkan 61 Tersangka dan Usut Aktor di Baliknya
Kemenkes dan Diskes Riau dirikan posko kabut asap.(ilustrasi/AI/halloriau.com)ISPA Tembus 11.370 Kasus, Diskes Riau Siapkan Posko Darurat Kabut Asap
Anggota Komisi IV DPRD Riau, Syamsuri Daris (foto/int)Solar Masih Langka, DPRD Riau Pertanyakan Kuota Subsidi yang Disebut Bertambah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved