www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tak Hanya MBG, DPRD Ungkap Faktor Lain Penyebab Harga Ayam Pekanbaru Meroket
Senin, 24 Agustus 2026 - 17:15:12 WIB
Pedagang ayam Pekanbaru.(ilustrasi/int)
Pedagang ayam Pekanbaru.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Lonjakan harga ayam potong di Kota Pekanbaru yang kini mencapai Rp47.000 per kilogram menuai sorotan dari DPRD Kota Pekanbaru.

Komisi II meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk mengungkap penyebab kenaikan harga tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Zainal Arifin mengatakan, langkah investigasi diperlukan agar pemerintah memperoleh data yang akurat sebelum menyimpulkan penyebab kenaikan harga.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan apakah lonjakan harga dipicu oleh meningkatnya permintaan, terbatasnya pasokan, atau justru terdapat faktor lain yang memengaruhi rantai distribusi.

"Adanya indikasi permainan atau tidak kita tidak bisa mengandai-andai karena kita belum dapat faktanya. Namun untuk memastikan tentu pemerintah harus turun mencari tahu di mana persoalannya," kata Zainal Arifin, Senin (24/8/2026).

Politikus Partai Gerindra tersebut menilai kenaikan harga suatu komoditas pada umumnya dipengaruhi mekanisme pasar, yakni ketika permintaan meningkat sementara ketersediaan barang terbatas.

Karena itu, Disperindag diminta melakukan kajian menyeluruh terhadap kondisi produksi dan distribusi ayam potong di Pekanbaru, termasuk kemampuan peternak memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Harus dilakukan kajian apakah memang kebutuhan masyarakat tidak tercukupi oleh para peternak ayam sehingga menyebabkan kenaikan," ujarnya.

"Karena sepengetahuan kita memang hukum ekonomi seperti begitu, atau ada faktor penyebab lain yang harus ditelusuri," sambungnya.

Zainal juga menilai tidak tepat jika lonjakan harga ayam potong langsung dikaitkan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, masih banyak faktor lain yang perlu dikaji secara objektif sebelum menarik kesimpulan.

Ia menegaskan fokus utama pemerintah seharusnya mencari solusi agar harga kembali stabil, masyarakat tidak terbebani, dan pasokan tetap terjaga.

"Tidak fair kalau program MBG jadi penyebab kenaikan. MBG ini program nasional yang pro rakyat. Yang tak kalah penting itu bagaimana mencari solusi atas kenaikan ini agar masyarakat tidak terganggu dan pasokan aman terkendali," tuturnya.

"Salah satu caranya mungkin dengan menciptakan pengusaha atau peternak baru sehingga bisa memenuhi permintaan," pungkasnya.

Penulis: Mimi Purwanti
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved