www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Cuaca Riau Hari Ini: Siang Panas Terik, Malam Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Janji Manis Disperindag MinyaKita Normal Ternyata Zonk, DPRD Pekanbaru: Ada yang Salah!
Selasa, 19 Mei 2026 - 22:37:18 WIB
Minyakita di Pekanbaru masih langka.(ilustrasi/int)
Minyakita di Pekanbaru masih langka.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Janji pemerintah untuk menstabilkan pasokan minyak goreng subsidi, MinyaKita, di Kota Pekanbaru hingga kini masih menjadi angin surga.

Memasuki pekan ketiga Mei 2026, komoditas yang sangat diandalkan masyarakat kelas bawah ini justru kian "gaib" dan sulit ditemukan di pasar-pasar tradisional.

Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam bagi kalangan ibu rumah tangga. Mereka mempertanyakan komitmen dan transparansi pemerintah daerah dalam mengelola jalur distribusi bahan pangan pokok tersebut.

"Masih langka, bahkan di pasar tradisional sulit kami mendapatkan. Pemerintah harus jujur lah, ke mana sebenarnya hilang MinyaKita, kok nggak ada di pasaran," keluh Sari, warga Jalan Sepakat, Pekanbaru, Selasa (19/5/2026).

Senada dengan Sari, sejumlah ibu rumah tangga di Pekanbaru juga menyuarakan keresahan yang sama.

Mereka menggantungkan harapan besar agar minyak goreng program pemerintah ini bisa kembali membanjiri pasar dengan harga yang terjangkau.

Menanggapi jeritan warga, Ketua DPRD Kota Pekanbaru, M Isa Lahamid langsung melayangkan peringatan keras kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru.

Menurutnya, kelangkaan yang berlarut-larut ini menjadi indikasi kuat adanya masalah sistemik di lapangan.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai, klaim koordinasi yang selama ini dilakukan Disperindag dengan pihak distributor tidak membuahkan hasil konkret.

Alih-alih pasokan normal, barang justru semakin langka dan pengawasan Harga Eceran Tertinggi (HET) seolah mandul.

“Kasihan masyarakat, sampai hari ini masih kesulitan mendapatkan MinyaKita. Ini pasti ada yang salah. Makanya, jika dugaan ada penimbunan atau permainan distribusi, Disperindag harus turun langsung,” tegas Isa Lahamid.

Isa mensinyalir, salah satu pemicu utama macetnya pasokan ini adalah pola pengawasan dari instansi terkait yang terkesan hanya formalitas di atas kertas, tanpa taji di lapangan.

Longgarnya pengawasan inilah yang diduga dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk memainkan pasokan.

Oleh karena itu, DPRD Pekanbaru mendesak agar rantai pasok MinyaKita dari hulu ke hilir dipantau secara ketat secara real-time.

Jika ditemukan adanya praktik culas seperti penimbunan, pemerintah tidak boleh ragu untuk mencabut izin usaha pelaku.

“Kita minta, untuk distributor yang terbukti melakukan pelanggaran, benar-benar ditindak tegas. Apalagi ada penimbunan. Distributor nakal tak boleh dibiarkan," pungkasnya.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi cuaca di Riau pada siang panas bedengkang dan malam berpeluang hujan lebat (foto/ist)Cuaca Riau Hari Ini: Siang Panas Terik, Malam Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho.Pemko Pekanbaru Perkuat Pelayanan Publik, Agung Nugroho Turun Langsung ke Kecamatan
ilustrasi.Riau Panas Menyengat, BPBD Waspadai Karhutla di Lahan Gambut
Minyakita di Pekanbaru masih langka.(ilustrasi/int)Janji Manis Disperindag MinyaKita Normal Ternyata Zonk, DPRD Pekanbaru: Ada yang Salah!
‎Rektor Unilak, Prof. Dr. Junaidi (foto/ist)Unilak Resmi Buka Magister Kenotariatan, Pertama dan Satu-Satunya di Riau
  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas LHK Provinsi Riau, M Job Kurniawan.Pemprov Riau Percepat Persiapan REDD+ untuk Masuk Pasar Karbon Internasional
Partai Golkar.Musda Sudah Selesai, Pengurus Golkar Riau Masih Menanti Keputusan Pusat
Proses evakuasi jasad pegawai PNM yang tenggelam di Sungai Indragiri.(foto: mcr)Hanyut 10 Km, Pegawai PNM yang Hilang di Sungai Indragiri Ditemukan Meninggal Dunia
Harga TBS sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/int)Pasar Kernel Lesu, Harga TBS Sawit Kemitraan Plasma di Riau Pekan ini Merosot
Harga TBS sawit swadaya Riau hari ini.(ilustrasi/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Tembus Rp3.857/Kg, Ini Pemicu Utamanya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved