Traveling
BREAKING NEWS :
Amankan 5 Kg Sabu dan 8 Ribu Ekstasi, Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar Narkoba Bersenjata Api
 
Seram, 5 Maskapai Ini, Pilotnya Disebut Paling Sering Mabuk
Senin, 13 Januari 2020 - 08:56:15 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Demi keamanan penerbangan, seorang pilot dituntut harus prima baik fisik maupun jasmani. Tetapi masih ada maskapai yang pilotnya disebut suka mabuk!

Setelah mengeluarkan daftar maskapai teraman di awal tahun 2020, pihak AirlineRatings.com juga mengeluarkan daftar maskapai yang bahkan tidak memenuhi kualifikasi tersebut.

Salah satu alasannya adalah karena sejumlah pilotnya yang tak memenuhi standar keamanan. Fakta itu pun diberitakan oleh situs Escape.com Australia.

"Lima maskapai terpaksa dikeluarkan dari daftar 20 maskapai teraman 2020 versi AirlineRatings.com karena pilotnya ditangkap terkait kasus mabuk," ujar Editor AirlineRatings.com, Geoffrey Thomas dikutip dari Detik.

Menurut Thomas, kelima maskapai yang pilotnya bermasalah tersebut berasal dari maskapai United Airlines, American Airlines, Delta Airlines, Japan Airlines, dan All Nippon Airways. Gara-garanya, sejumlah pilotnya ditangkap di bandara terpisah dunia atas tuduhan dalam kondisi tidak prima, atau positif berada di bawah pengaruh alkohol lewat indikasi bau nafasnya.

Untuk diketahui, tingkat konsumsi alkohol oleh pilot di tiap negara berbeda satu sama lain. Namun, batas amannya adalah setengah dari standar alkohol untuk pengendara mobil atau tidak sama sekali.

"Di India ada kewajiban zero alcohol dan semua pilot serta kru pesawat wajib dites nafasnya sebelum terbang. Walau begitu sekitar empat pilot maskapai SpiceJet diketahui mengkonsumsi alkohol di atas batas pada bulan Desember tahun lalu," ujar Thomas.

Lain lagi di negara seperti AS, Australia, dan Inggris. Pilot yang kedapatan memiliki kadar alkohol sekitar 0,02 % saja disebut tak prima untuk mengemudikan pesawat. Begitu seriusnya ketiga negara di atas perihal keselamatan penumpangnya.

Mundur ke bulan Agustus tahun 2019, dua pilot maskapai United Airlines ditahan setelah gagal melewati tes nafas sebelum terbang ke New Ark di New Jersey dari Bandara Glasgow. Buntutnya, penerbangan tersebut harus dibatalkan dan kedua pilot itu ditahan selama 10 hingga 15 tahun di bui seperti diberitakan media BBC.

Masalah serupa juga dialami oleh pilot maskapai American Airlines, David Copeland, pada awal Mei 2019 lalu seperti diberitakan media Mirror. Sesaat sebelum terbang dari Manchester ke Philadelphia, David ditahan oleh petugas setelah gagal melewati tes serupa.

Lain lagi dengan pilot maskapai Japan Airlines (JAL) yang diketahui sering tertangkap akibat kasus alkohol. Menurut situs Japan Times, maskapai JAL tersandung enam laporan terkait kasus alkohol selama tahun 2019 lalu. Di mana salah satu pilotnya kedapatan melewati batas standar alkohol hingga 10 kali batas aman. Termasuk juga salah satu krunya yang kedapatan mengkonsumsi alkohol.

Buntut kejadian tersebut, sejumlah maskapai mulai menerapkan hukuman bagi stafnya yang kedapatan mengkonsumsi alkohol sebelum terbang. Maskapai United misalnya, menerapkan aturan jam bebas alkohol dari pukul 08.00 hingga 00.00 waktu setempat. Sementara dari maskapai JAL menerapkan aturan tak boleh mengkonsumsi alkohol hingga 24 jam sebelum terbang.

Melihat fakta di lapangan, mungkin traveler dibuat takut untuk terbang dengan maskapai di atas. Hanya menurut Thomas, kecelakaan yang terjadi akibat kru pesawat mabuk begitu kecil jumlahnya. Sementara itu mayoritas maskapai dan pilot di seluruh dunia diketahui cukup peduli dan strict perihal larangan konsumsi alkohol sebelum terbang. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Citilink kembali stop penerbangannya.Lagi, Citilink Indonesia Stop Sementara Penerbangan
Air New ZealandRugi Besar karena Corona, Maskapai Selandia Baru PHK 3.750 Karyawan
ANA.ANA Beri Penawaran "Hello Blue Sale", Bisa Dapat Penerbangan Domestik Jepang Gratis
  Pembelian tiket dan untuk mengetahui rute serta jadwal penerbangannya, hanya dapat dilakukan melalui situs web www.citilink.co.id, aplikasi BetterFly Citilink dan kantor penjualan CitilinkCitilink Kembali Layani Penerbangan Domestik Mulai 8 Mei 2020
IlustrasiSeram, 5 Maskapai Ini, Pilotnya Disebut Paling Sering Mabuk
JetstarJetstar Tingkatkan Layanan hingga 36 Penerbangan Mingguan Melbourne - Bali di Musim Panas Ini

 
Berita Lainnya :
  • Warga Purwokerto 'Liburan' ke Singapura Viral, Unik!
  • Provinsi Riau Masuk 8 Nominasi Anugerah Pesona Indonesia
  • Berikut 53 dan 99 Zona Hijau Corona di Indonesia
  • Pariwisata Mesir Dibuka 1 Juli 2020, Ada Diskon Biaya Visa Turis
  • Dua Warga Negara Asing Tersesat di Hutan Bali Gara-Gara Ikuti Google Map
  • Tak Ada Lagi Kursi Tengah Kosong, Ada Perisai New Normal untuk Pesawat
  • Imigrasi Buka Lagi Layanan Pembuatan Paspor, Hari Ini sudah Bisa Daftar
  • Bila Dibuka dengan Prosedur New Normal, Biaya Umrah Bisa Naik hingga 40%
  • AirAsia Mulai Beroperasi Lagi 19 Juni Mendatang
  • Akibat Corona, hanya 1 Orang Turis Luar Negeri Kunjungi Aceh
  • Yang Lain Untung-untungan Mulai Terbang, Maskapai Ini Malah Kandangkan Pesawatnya hingga 2021
  • Begini Bentuk Kursi Pesawat Anti-Corona, Diklaim Aman Buat Penumpang
  • Belum Lapor ke Dispar, Sejumlah Obyek Wisata di Riau Kembali Beroperasi
  • Lagi, Citilink Indonesia Stop Sementara Penerbangan
  • Belum PHK, Lion Air Akui Potong Gaji dan THR Karyawan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved