Otomotif
BREAKING NEWS :
Wakapolres Siak Positif Covid-19, Dirawat di Rumah Sakit Swasta Pekanbaru
 
Toyota Proyeksikan Produksi Mobil Hybrid di Indonesia Mulai 2022
Senin, 22 Juli 2019 - 08:45:41 WIB
Press Conference Toyota Hybrid di GIIAS
Press Conference Toyota Hybrid di GIIAS

JAKARTA - Toyota menunjukan keseriusannya dalam pengembangan kendaraan ramah lingkungan, seperti hybrid, plug-in hybrid, dan listrik murni di Indonesia. Bahkan, raksasa otomotif asal Jepang ini sudah berkomitmen dengan rencana investasinya sebesar 2 miliar US$ atau setara lebih dari Rp28 triliun.

Dijelaskan Presiden Direktur PT Toyota Motor manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono, investasi tersebut melanjutkan dari yang sebelumnya.

"Dulu pada periode pertama, setelah Pak Jokowi (Presiden RI) ke TMC pada 2014, dan investasi pertama dari 2015 hingga 2019. Kini disampaikan, pada periode berikutnya, 2019 sampai 2023 kita berkomitmen untuk berinvestasi lebih dari Rp28 triliun," jelas Warih saat ditemui di booth Toyota GIIAS 2019, di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Lanjutnya, untuk realisasi investasi baru ini masih dalam rencana. Namun yang sudah pasti, termasuk pengembangan dan produksi kendaraan elektrik.

"Kita ingin memulai produksi lokal untuk hybrid pada 2022. Bersamaan dengan itu, kita ingin kendaraan listrik bisa diterima masyarakat dengan baik, di dalamnya termasuk regulasi agar harganya tidak begitu jauh dengan mobil konvensional, volume baik, jadi baik mobil listrik dan komponen untumanya memiliki skala ekonomi yang bagus," tegas Warih.

Sementara itu, saat ditanya mobil hybrid pertama apa yang bakal diproduksi Toyota di Indonesia, pria ramah ini masih belum bersedia memberikan informasi secara detail.

"Modelnya bisa SUV, bisa juga MPV. Kita lihat itu nanti," pungkasnya.
Pajak Tinggi Konsumen Tak Mau Beli Mobil Listrik

Hampir seluruh pabrikan otomotif yang turut meramaikan pasar Tanah Air mengaku siap menghadirkan kendaraan listrik. Namun hingga saat ini regulasi terkait hal tersebut belum juga diterbitkan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mengaku masih harus mengkaji kembali peraturan terkait mobil listrik.

"Masih kami sesuaikan lagi aturannya, keuangannya, pajaknya, itu harus singkron sehingga bisa menarik industri dan juga bisa menarik konsumen, harus diseimbangkan industri dan konsumennya," katanya saat pembukaan GIIAS 2019 di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Pria yang akrab disapa JK itu mengaku pajak terkait kendaraan listrik tak mungkin dihilangkan. Meski demikian, Pemerintah akan menyeimbangkan hal tersebut.

"Kalau pajaknya dihilangkan nanti keuangannya bagaimana? Tapi kalau pajaknya tinggi konsumennya tidak kebeli. Jadi singkronkan itu," ujar JK.

Terkait kendaraan ramah lingkungan yang sesuai di Indonesia, JK mengembalikan semuanya kepada kebijakan Agen Pemegang Merek (APM) masing-masing.

"Hybrid kan sudah, jadi tentu ada tahapan, masing masing merek punya strategi, ada yang langsung ada yang bertahap," jelasnya. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Toyota hadirkan mobil masa depan di ajang GIIAS 2018Toyota Pamerkan Mobil Hybrid Hingga Hidrogen di GIIAS 2018
 



 
Berita Lainnya :
  • Wakapolres Siak Positif Covid-19, Dirawat di Rumah Sakit Swasta Pekanbaru
  • Labortorium Biomolekuler RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru Telah Periksa 31.168 Spesimen
  • Tersiar Kabar Wakapolres Siak Terpapar Covid-19, Kadiskes: Kami Akan Cek
  • Kalahkan Leverkusen, Inter Milan Melaju Semifinal Liga Europa
  • Tingkatkan Imunitas saat Wabah Corona, Mulyadi akan Bersepeda Setiap Hari ke Gedung DPRD
  •  
    Komentar Anda :

     
     

    Suzuki.
    Emisi Gas Buang Suzuki
    Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
     
     

    <br>
    15 Tips & Trik Perawatan Mobil Honda yang Bisa Dilakukan di Rumah
    Tips Memanaskan Mobil
     
     
    MobiL
    Selamat Ulang Tahun Pak Ricky W Anwar
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved