Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

12:45 - Rasidah Alfedri Turun Lang...
19:39 - 50 Rumah Bantuan BSPS Dise...
09:59 - Karhutla di Kawasan Konser...
23:21 - Lantik Ketua TP PKK Kecama...
16:24 - Masuk Nominasi Adipura Ken...
12:54 - Dukung Siak Hijau, Pemkab ...
20:02 - Bupati Siak Minta Para Pen...
15:43 - Bupati Alfedri Resmikan De...
16:09 - Awal Tahun, Alfedri Mutasi...
13:28 - Pemkab Siak Launching Gera...
17:05 - 2019, Dinas PU Siak Raup P...
12:22 - Isi Malam Pergantian Tahun...
17:34 - Fenomena Gerhana Matahari ...
17:19 - GMC di Siak terlihat Sempu...
11:45 - Warga Siak Salat Kusuf di ...
18:29 - Beredar Kabar Harga Tiket ...
07:42 - LAPAN Ungkap Daerah Terbai...
06:19 - Gerhana Matahari Cincin, B...
13:52 - Lahannya Diklaim PT DSI, M...
10:44 - Pemkab Siak Gelar Festival...
 
Syamsuar Resmi Buka Festival Siak Bermadah XV
Rabu, 11/10/2017 - 11:56:26 WIB

SIAK- Bupati Siak Syamsuar membuka secara resmi Festival Siak Bermadah (FSB)  XV di lapangan Tengku Maharatau Siak, Selasa (10/10/2017) malam.

Dalam sambutannya, Syamsuar menyebutkan bahwa Festival Siak Bermadah merupakan ajang apresiasi kesenian dan kebudayaan masyarakat Melayu di Kabupaten Siak.

"Tradisi daerah tahunan ini, sejak lama telah digelar di Negeri Istana. Beberapa tahun terakhir, pengemasan acaranya, Alhamdulillah, terus membaik dan pelaksanaannya dirangkaikan pula dengan senarai kegiatan lain, dengan tujuan turut menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Siak, yang Insya Allah pada tanggal 12 Oktober mendatang, genap berusia 18 tahun,” ujar Datuk Setia Amanah itu.

Pada mulanya helat ini dilaksanakan dengan tujuan mengevaluasi pembinaan kesenian dan kebudayaan daerah yang dikembangkan melalui komunitas seni dan sanggar-sanggar di ceruk-ceruk kampung, sekaligus menghidupkan UKM masyarakat yang bergerak dalam bidang produksi aneka instrumen seni budaya serta peralatan terkait adat istiadat masyarakat Siak, yang kental dengan nilai-nilai Melayu nan religius. Namun seiring waktu, tujuan pelaksanaan Festival Siak Bermadah tersebut terus berkembang, melampaui tujuan pokok yang dicanangkan diawal-awal pelaksanaannya.

Hari ini, kata Syamsuar, Festival Siak Bermadah tak lagi sekedar menjadi ajang evaluasi pembinaan seni budaya semata, atau hanya menjadi stimulan bagi tumbuhnya UKM produk-produk kebudayaan di Siak. Namun lebih dari itu, helat ini telah menjadi wajah kebudayaan kita masyarakat Melayu yang amat kaya dengan adat istiadatnya.

“Karenanya keberadaan even ini sekaligus menjadi sarana yang efektif untuk mengedukasi masyarakat, agar semakin kokoh pendiriannya untuk hidup dengan nilai-nilai falsafah sebagai orang Melayu,” imbuhnya.

Festival Siak Bermadah ini, terang Syamsuar, bahkan telah menjelma menjadi salah satu iven pariwisata unggulan di Siak. Hal tersebut dikarenakan kehadiran para peserta dan utusan yang berdatangan dari dalam dan luar negeri, turut mengundang antusiasme masyarakat luas untuk berkunjung menikmati rangkaian kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari, sembari menikmati suasana Kota Siak Sri Indrapura yang memiliki banyak peninggalan warisan sejarah, serta objek wisata religius dan alamnya yang amat khas.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Siak Fauzi Asni menyebutkan, dengan mengusung tema “Kembangkan Adat Budaya, Untuk Mengangkat Marwah Negeri,  adalah merupakan suatu upaya mengembangkan potensi baik budaya maupun seni yang diharapkan mampu menjadi inspirasi dan kearifan lokal pun terinplementasi serta dapat memberikan kontribusi buat kabupaten siak tercinta.

"Selain mengedepankan kearifan lokal, even ini juga sebagai kontrol sosial agar adat dan budaya bernilai kekal agama dan marwah tidak terjual" ucapnya.

Tahun ini, tambah Fauzi, Festival Siak Bermadah  mengadakan lomba Tari Zapin Kreasi Baru Internasional pada hari Rabu(11/10/2017) malam, yang diikuti oleh beberapa tim kesenian termasuk tim dari luar negeri yakni  dari Malaysia di utus Sanggar Budaya Sri Pengkalan dan Singapura Sanngar Gentari.

Selain itu, lanjut Fauzi, juga ada peserta dari tim Provinsi dari Kabupaten Muara Jambi, Sumatera Utara mengutus Sanggar Centra Seni Serdang Bedagai , utusan Sanggar dari Sumatera Barat dari ISI Padang Panjang , DKI Jakarta dengan Sanggar Melati Putih Utusan Tiba, serta sejumlah sanggar yang ada di kabupaten/kota di Riau yakni dari Kuansing mengutus Sanggar Tari dan Musik Mentuo, juga utusan dari Dewan Kesenian Rohil dan AKMR Pekanbaru, dan dari Siak sendiri dengan Sanggar Pengat Production bersama Sanggar Tasik Seminai.

Penulis : Mg1
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Di 2020, Polres Dumai Amankan 3 Pelaku Pembakar Lahan
  • NGERI! Bukan Ikan, Jaring Nelayan di Meranti Malah Tangkap Buaya Sepanjang Dua Meter
  • Tiga Pelaku Narkoba di Desa RTB Tak Berkutik Ditangkap Personel Satnarkoba Polres Rohul
  • Antisipasi Karhutla, Kapolres Meranti Tinjau Peralatan di Dua Perusahaan
  • Konsep Sukses Memimpin dengan Hati
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved