www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BSU Rp900 Ribu Periode Oktober-Desember 2026 Cair, Cek Info Disini!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dikira Harimau, Jejak Satwa Liar yang Hebohkan Warga Siak Ternyata Milik Hewan ini
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:59:10 WIB
Tapir Sumatera muncul di Siak.(foto: int)
Tapir Sumatera muncul di Siak.(foto: int)

PEKANBARU - Kekhawatiran warga Kampung Langkai, Kabupaten Siak, setelah menemukan jejak satwa liar di sekitar rumah dan kebun akhirnya mendapat kepastian.

Hasil pemeriksaan lapangan yang dilakukan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menunjukkan jejak tersebut diduga berasal dari seekor tapir, bukan harimau sumatera seperti yang sempat dikhawatirkan masyarakat.

Tim BBKSDA Riau melalui Resor Siak melakukan verifikasi di sejumlah titik bersama pemerintah kampung dan warga setempat.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan jenis satwa yang melintasi kawasan permukiman sekaligus mencegah munculnya kepanikan di tengah masyarakat.

Jejak pertama ditemukan di depan rumah seorang warga bernama Samiah. Bekas pijakan satwa juga terlihat di area kebun yang berada di samping rumah tersebut.

Penelusuran kemudian dilanjutkan ke kawasan perkebunan di belakang Pos Bhabinkamtibmas. Di lokasi itu, petugas kembali menemukan jejak berukuran sekitar 20 sentimeter.

Jejak serupa juga terlihat di jalan tanah merah yang berada tidak jauh dari areal perkebunan masyarakat.

Plh Kepala BBKSDA Riau, Ujang Holisudin mengatakan, identifikasi lapangan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang khawatir dengan keberadaan satwa liar di sekitar permukiman.

"Dari hasil identifikasi sementara di lapangan, jejak yang ditemukan diduga merupakan jejak tapir. Bukan jejak harimau sumatera," kata Ujang Holisudin, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, lokasi ditemukannya jejak berada di kawasan perkebunan masyarakat yang termasuk Areal Penggunaan Lain (APL).

Sementara kawasan hutan produksi terdekat berjarak sekitar enam kilometer dari titik penemuan jejak.

BBKSDA Riau menilai kemunculan tapir di kawasan tersebut perlu disikapi secara bijak. Masyarakat diminta tidak panik maupun melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan satwa liar.

"Tapir merupakan satwa liar yang dilindungi. Masyarakat kami imbau untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan satwa. Jika kembali ditemukan satwa atau jejaknya, segera laporkan kepada petugas," ujar Ujang.

Selain mengimbau warga untuk tetap tenang, BBKSDA Riau juga mengingatkan agar masyarakat tidak mendekati, mengejar, menangkap, maupun melukai satwa liar yang memasuki kawasan permukiman.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi potensi konflik antara manusia dan satwa sekaligus menjaga kelestarian satwa dilindungi di Provinsi Riau.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ilustrasi.BSU Rp900 Ribu Periode Oktober-Desember 2026 Cair, Cek Info Disini!
ilustrasi.Nasib Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Ditentukan MK Malam Ini
Sekda Riau, Syahrial Abdi.Pemprov Riau Siapkan Sistem Baru Pembayaran TPP, Kinerja ASN Jadi Acuan
Ratusan kasus DBD tercatat di Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Waspada Pancaroba, 745 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru dan 3 Warga Meninggal
BYD bisa diretas.(ilustrasi/AI/halloriau.com)BYD Shark 6 Dibobol Hacker, Pintu, Lampu dan Wiper Bisa Diaktifkan dari Jarak Jauh
  Ilustrasi asap masih menyelimuti Riau (foto/int)Asap Masih Tebal di Riau, BMKG Imbau Warga Batasi Kegiatan Luar Ruangan
Pameran Honda di salah satu mal di Pekanbaru.Honda Brio RS 2026, Hatchback Sporty yang Cocok untuk Mobilitas Warga Pekanbaru
ilustrasi.Kualitas Udara Membahayakan, Pembelajaran PAUD-SMP di Pekanbaru Beralih Daring
Layanan 112 Pekanbaru dapat panggilan iseng.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Jangan Iseng! Panggilan Palsu ke 112 Pekanbaru Bisa Bahayakan Nyawa
Penjualan Daihatsu tumbuh 10 persen.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Daihatsu Cetak Penjualan 37.167 Unit di Kuartal III 2026, Gran Max Kuasai Separuh Pasar
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved