www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik, Tembus Rp3.859,87 per Kg
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Desak Revisi UU 23/2014
Bupati Siak Afni Zulkifli Soroti Otonomi Daerah yang Kian Tergerus
Jumat, 03 Juli 2026 - 15:38:30 WIB
Bupati Siak, Afni Zulkifli (foto/ist)
Bupati Siak, Afni Zulkifli (foto/ist)

DELI SERDANG – Bupati Siak, Afni Zulkifli menegaskan revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah harus disusun berdasarkan data empiris yang mencerminkan kondisi nyata di daerah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga semangat otonomi daerah sekaligus memastikan regulasi baru mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah kabupaten.

Pernyataan itu disampaikan Afni saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (2/7).

Dalam forum yang dihadiri para kepala daerah dari berbagai kabupaten di Indonesia itu, Afni menilai otonomi daerah merupakan salah satu hasil penting reformasi yang harus terus dijaga agar tidak kehilangan makna.

"Otonomi daerah adalah anak kandung reformasi yang harus kita jaga bersama. Saat ini mulai banyak dikebiri di depan mata kita, sedang di ujung tanduk dan harus ada yang menjaganya. Revisi UU Otonomi Daerah harus masuk dalam agenda prioritas legislasi dan berbasis data lapangan sehingga mampu menjawab persoalan riil yang dihadapi pemerintah kabupaten," kata Afni di hadapan peserta dialog.

Dalam kesempatan tersebut, Apkasi juga mendesak pemerintah bersama DPR RI agar segera merevisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Organisasi itu menilai kebijakan yang memperkuat sentralisasi kewenangan telah mempersempit ruang gerak pemerintah kabupaten sekaligus meningkatkan beban fiskal daerah tanpa diimbangi dukungan anggaran yang memadai.

Berdasarkan kajian yang dipaparkan dalam forum, Apkasi mengidentifikasi tiga persoalan utama yang menjadi perhatian.

Pertama, menguatnya resentralisasi kewenangan, terutama pada sektor perizinan dan pengelolaan sumber daya strategis. Kondisi tersebut dinilai menghambat inovasi daerah, memperlambat pelayanan publik, serta berdampak terhadap iklim investasi.

Kedua, ketimpangan fiskal akibat bertambahnya pelimpahan program nasional kepada pemerintah daerah tanpa diikuti peningkatan alokasi pendanaan. Akibatnya, ruang fiskal pemerintah daerah semakin terbatas karena sebagian besar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terserap untuk belanja wajib.

Ketiga, belum jelasnya pembagian kewenangan antara gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten yang dinilai masih berpotensi menimbulkan tumpang tindih kebijakan.

Selain mendorong revisi regulasi, forum tersebut juga menghasilkan sejumlah rekomendasi, di antaranya penguatan kemandirian fiskal daerah melalui skema pembiayaan alternatif, penyempurnaan draf revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, serta penguatan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Apkasi juga menegaskan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-26 diselenggarakan secara mandiri melalui iuran anggota sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga akuntabilitas dan kemandirian kelembagaan.

Sumber: Detiksumut


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi harga sawit plasma di Riau kembali menguat pekan ini (foto/int)Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik, Tembus Rp3.859,87 per Kg
Anggota Komisi I DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Maazat (foto/ist)Syahrul Aidi Kecam Penghadangan UAS di Kutai Barat, Minta Polisi Lindungi Aktivitas Dakwah
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho (foto/int)Hadapi Kemarau dan El Nino, Pemko Pekanbaru Berlakukan Siaga Darurat Karhutla
Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si (foto/ist)Bupati Afni Tegaskan Setiap Rupiah APBD Siak Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Ilustrasi Riau terpantau muncul satu hotspot (foto/int)Riau Masih Aman, BMKG Deteksi Hotspot di Sumatera Capai 209 Titik
  Bupati Siak, Afni Zulkifli saat mengambil sumpah dan melantik Robi Junipa sebagai Direktur PT BSP masa jabatan 2026–2031 di Pekanbaru, Selasa (7/7/2026). Foto budyLantik Direktur BSP Robi Junipa, Bupati Siak: Tuntaskan Tiga PR Besar Perusahaan
PT Bestari bersama BPDP gelar pelatihan pengembangan SDM perkebunan kelapa sawit untuk tingkatkan kompetensi pekebun (foto/ist)PT Bestari Bersama BPDP Gelar Pelatihan Pengembangan SDM Perkebunan Sawit
ist.UIR Sabet Juara Umum LTMI 2026 Tingkat LLDIKTI XVII, Borong Gelar di Berbagai Cabang
PSPS Pekanbaru siapkan kejutan musim baru dan bidik tiket promosi ke Liga 1 (foto/int)Target Promosi Liga 1, PSPS Pekanbaru Rombak Besar Tim dan Siapkan Pemain Baru
Ilustrasi BMKG sebut enam daerah berpotensi diguyur hujan lebat (foto/int)Warga Riau Diminta Waspada, Hujan Disertai Petir Berpotensi Mengguyur hingga Malam
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved