www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Metas, Ibu Muda di Siak Ditemukan Meninggal
Jumat, 12 Juni 2026 - 15:15:52 WIB
Ilustrasi ibu muda diterkam buaya saat mandi di Sungai Metas (foto/int)
Ilustrasi ibu muda diterkam buaya saat mandi di Sungai Metas (foto/int)

SIAK — Suasana duka menyelimuti Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, setelah seorang ibu rumah tangga, Santi alias Pia (22), ditemukan meninggal dunia usai diterkam buaya di tepian Sungai Metas, Kamis (11/6/2026) petang.

Korban ditemukan sekitar tujuh jam setelah kejadian, menyusul pencarian intensif yang dilakukan puluhan warga bersama keluarga dan unsur terkait di sekitar lokasi kejadian.

Santi, yang merupakan warga Gang Surya RT 01 RW 03 Dusun II Kampung Penyengat, saat itu berada di kawasan kebun sagu bersama suami dan sejumlah anggota keluarga. Lokasi tersebut diketahui cukup jauh dari permukiman warga.

Camat Sungai Apit, Tengku Mukhtasar, mengatakan korban berhasil ditemukan pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 00.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh masyarakat bersama keluarga dan unsur terkait. Saat ditemukan, terdapat bekas gigitan buaya pada tubuh korban,” kata Tengku Mukhtasar, Jumat (12/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu korban sedang mandi di tepian Sungai Metas, sementara suaminya, Kolet (32), berada tidak jauh dari lokasi.

Tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba muncul dari dalam sungai dan langsung menerkam korban. Melihat kejadian tersebut, Kolet segera meminta bantuan Ahui (48), yang merupakan paman korban dan berada di sekitar lokasi.

Keduanya sempat melakukan pencarian di sekitar sungai, namun korban tidak berhasil ditemukan. Kolet kemudian mencari lokasi yang memiliki sinyal telepon untuk menghubungi warga Kampung Penyengat dan meminta bantuan.

Menurut keterangan saksi, selama proses pencarian awal, korban beberapa kali terlihat masih berada dalam gigitan buaya dan sesekali muncul ke permukaan air sebelum kembali menghilang ke dalam sungai.

Mendapat informasi tersebut, sekitar 50 warga Kampung Penyengat bergerak menuju lokasi pada pukul 19.00 WIB menggunakan tiga unit kapal pompong. Mereka melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Metas hingga larut malam.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan sekitar pukul 00.30 WIB tidak jauh dari lokasi kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan kapal pompong menuju Kampung Penyengat.

Sekitar pukul 01.30 WIB, jenazah tiba di Dermaga Tanjung Pal dan selanjutnya dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans untuk disemayamkan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan perairan Sungai Metas dan daerah habitat buaya agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat mandi atau beraktivitas di tepian sungai.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved