SIAK - Kondisi bencana hidrometeorologi berupa banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Siak mulai menunjukkan perkembangan positif.
BPBD Siak memastikan sebagian besar genangan air telah surut hingga Rabu (7/1/2026), meski beberapa akses jalan utama masih terputus dan memerlukan penanganan lanjutan.
Kalaksa BPBD Siak, Novendra Kasmara menyampaikan, saat ini tidak terdapat peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Selain itu, hasil pemantauan juga tidak menemukan titik panas (firespot) di wilayah Kabupaten Siak.
“Untuk kondisi cuaca, tidak ada peringatan dini dari BMKG, dan hingga saat ini tidak ditemukan firespot di wilayah Kabupaten Siak,” katanya.
Akses Jalan Masih Jadi Perhatian
Di Kecamatan Kandis, banjir di Kampung Pencing Bekulo dilaporkan telah berkurang signifikan.
Dari puluhan rumah yang sebelumnya terdampak, kini hanya enam rumah warga yang masih tergenang air.
Namun demikian, persoalan utama masih terletak pada infrastruktur jalan. Akses penghubung Beringin-Bengkalis dilaporkan masih terputus akibat genangan dan belum dilakukan normalisasi saluran air.
“Akses jalan menuju Beringin-Bengkalis masih terputus dan normalisasi saluran air belum dilakukan,” ujar Novendra.
Puluhan KK Terdampak di Kampung Belutu
Sementara itu, di Kampung Belutu, Kecamatan Kandis, kondisi banjir juga mulai berangsur surut.
Tercatat sebanyak 45 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan satu KK sempat mengungsi ke rumah kerabat saat ketinggian air meningkat.
Hingga laporan terakhir, aliran air di wilayah tersebut belum dinormalisasi sehingga masih berpotensi menimbulkan genangan jika curah hujan kembali meningkat.
Banjir 25 Hari di Pusako Akhirnya Surut
Kondisi membaik juga terjadi di Kecamatan Pusako. Banjir yang menggenangi Jalan Siak-Buton RT 5 dan RT 6 RW 03 Kampung Dosan selama kurang lebih 25 hari kini dinyatakan surut.
Warga yang sebelumnya terdampak telah kembali menempati rumah masing-masing. Meski demikian, sisa genangan masih terlihat di beberapa ruas jalan menuju pekarangan rumah warga.
BPBD Siak menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan pemulihan akses jalan serta normalisasi drainase guna mencegah banjir susulan.