Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

20:12 - Ikuti Rapat Paripurna Ranp...
19:22 - Progress PSBB Siak Sesuai ...
18:04 - Seleksi Jabatan Sekda Siak...
17:09 - Dua Pekan Berlakukan PSBB,...
10:29 - Siak Menuju Bebas Covid-19...
10:22 - 634 ODP Covid-19 di Siak M...
15:07 - Pasien Covid -19 Bertambah...
19:02 - Wajar Masyarakat Siak Bert...
05:26 - RAPP Beri Bantuan Bagi Mas...
19:47 - Bupati Alfedri Himbau Warg...
10:24 - Terapkan Konsep Belajar L...
10:07 - Peduli Sesama, PT SSL dan ...
19:00 - Vicon dengan Kasatgaswil V...
20:53 - Laporkan Stabilitas Harga ...
19:31 - Hari Kedua PSBB, Bupati Si...
20:29 - Peduli Warga Kurang Mampu,...
19:54 - Pemkab Siak Salurkan Bantu...
11:36 - Mulai Terapkan PSBB, Berik...
22:04 - Validasi Data JPS, Sekda S...
21:06 - Pemkab Siak Ikuti Doa Keba...
 
Bupati Alfedri Himbau Warga Salat Id di Rumah Saja
Jumat, 22 Mei 2020 - 19:47:33 WIB
Bupati Alfedri menyerahkan bantuan sembako kepada warga kecamatan Koto Gasib bantuan PT RAPP, di Aula kantor Camat, Jumat (22/5/2020).
Bupati Alfedri menyerahkan bantuan sembako kepada warga kecamatan Koto Gasib bantuan PT RAPP, di Aula kantor Camat, Jumat (22/5/2020).
TERKAIT:

SIAK-Bupati Siak Alfedri penuh haru dengan suara terbata-bata saat menjelaskan di hadapan warga Koto Gasib menghadapi musim pandemi Covid-19. Warga diminta menjalankan rutinitas ibadah di rumah saja termasuk salat sunnah muakkad Idul Fitri 1441 H yang diperkirakan jatuh pada Minggu ini.

"Saat mendengarkan suara azan, batin saya menangis, rindu ingin salat berjamaah di masjid. Namun saat seperti ini tidak mungkin saya lakukan demi menghindari penyebaran wabah Covid -19,"ujar Bupati Alfedri tersedu-sedu saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga kecamatan Koto Gasib bantuan PT RAPP, di Aula kantor Camat, Jumat (22/5/2020).

Melalui kesempatan itu Alfedri juga menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat, agar mematuhi himbauan dan larangan pemerintah terkait penanganan COVID- 19 di Kabupaten Siak. 

"ini tidak hanya tangungjawab pemerintah, Medis, Polisi dan TNI, tetapi penanganan wabah ini, juga tangungjawab kita bersama. Dibutuhkan dukungan semua komponen termasuk masyarakat,"himbaunya.

Dirinya juga menegaskan kepada seluruh  warga masyarakat untuk melaksanakan Salat Id 1441 H di rumah, tidak di masjid. Demi memutus mata rantai Covid- 19.

"Kami menghimbau masyarakat untuk Salat Id 1441 H di rumah saja. Kami bukan berarti melarang masyarakat untuk beribadah di masjid, tapi ini murni upaya kami untuk menyelamatkan nyawa kita semua dan menghindari warga terpapar wabah Covid- 19. Kita juga kasihan melihat tim medis yang bekerja siang malam bersiaga, bertaruh nyawa untuk merawat, dan mengurus warga yang di terinfeksi Covid- 19. Tentu mereka juga rentan tertular virus ini. Petugas medis itu juga punya anak dan istri, mereka rindu untuk berkumpul bersama keluarga. Segitu beratnya tugas mereka, sementara warga tak taat dengan himbauan pemerintah,"tegasnya.

Di kesempatan tersebut dia juga menjawab berbagai pertanyaan masyarakat tentang "Kabupaten Siak kan kasusnya minim, kenapa tetap juga di PSBB"?. 

Menurut suami Rasida ini, memang Kabupaten Siak ini bila dibandingkan daerah lain kasus korban pamdeminya yang positif memang sedikit. Namun lantaran Kabupaten Siak berada di tengah-tengah kabupaten/kota Zona merah yaitu Kampar, Pekanbaru, Pelalawan, Bengkalis dan Dumai, maka kondisi inilah yang mengharuskan Kabupaten Siak ini menerapkan PSBB.

"Siak di tengah-tengah, berada di lintasan, maka siapapun yang ingin datang dan pergi dari daerah sekeliling Kabupaten Siak ini mereka pasti melalui wilayah Kabupaten Siak, inilah kenapa Siak juga di-PSBB, kita tidak mau dilakukan PSBB korban malah bertambah," terangnya.

Oleh karenanya, tambah Alfedri masyarakat dan kita semua di Kabupaten Siak ini meski disiplin untuk menjaga dan bertindak dalam rangka memutus mata rantai virus carona ini dengan salah satu cara mentaati protokol kesehatan seperti Physical Distancing, keluar rumah memakai masker. Jika tidak penting jangan keluar rumah, serta menjaga kebersihan lingkungan.

Bupati mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada semua pihak terutama pihak swasta yang telah bersama-sama menunjukan kepeduliannya dalam rangka mengurangi beban warga yang terdampak Covid -19.

Sementara itu Manajemen PT RAPP Syamsuria mengatakan, bantuan sembako ini merupakan komitmen PT RAPP untuk membantu warga yang yang berdampak secara gelobal Covid- 19.

"Hari ini kami datang membantu Sembako, dengan bantuan ini kami harapkan dapat meringgankan beban warga yang terdampak Covid-19,"sebutnya.

175 paket sembako itu, yang akan diberikan kepada warga di empat kampung yang ada di Kecamatan Koto Gasib. Empat kampung itu berada di areal oprasional PT RAPP yaitu areal pelabuhan.

Secara umum hari ini PT RAPP akan mendistribusikan paket sembako di empat kecamatan Dayun, Gasib, Lubuk Dalam, Sungai Apit dengan total keseluruhan bantuan berjumlah 1200 paket sembako untuk 6 kecamatan.(Adv/pemkab) 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Aturan Akad Nikah New Normal, Maksimal Dihadiri 30 Tamu Undangan
  • Tambah 11 Orang, Positif Corona di Sumbar Capai 552 Kasus
  • Selasa, Rektor UIR Lantik Wakil Dekan Fakultas dan Wadir Pascasarjana UIR
  • Rapid Test Massal, 10 Warga Tenayan Raya Pekanbaru Hasilnya Reaktif Covid-19
  • Liga Jerman, Bayern Muenchen Menang Besar Atas Duesseldorf
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved