Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

17:09 - Dilaksanakan Desember, Pem...
16:52 - 20 Tahun Tak Ada Perhatian...
16:42 - Makan Ikan Tingkatkan Imun...
16:52 - Bupati Alfedri Buka Kejuar...
22:18 - Geger, Dua Beruang Muncul ...
17:53 - Forikan Siak Kampanyekan G...
17:21 - Peduli Covid-19, Karyawan ...
22:52 - Karyawan BOB Salurkan 100 ...
21:13 - Ketua TP PKK Siak Minta Ka...
19:12 - Stuban Bansos, Komisi II D...
17:23 - RAPP Jalin Kerjasama Pemka...
12:21 - Peringati Harganas ke-27, ...
21:00 - Peringati Harganas ke-27 V...
11:34 - Masuk ke Kecamatan Siak Wa...
16:55 - Positif Covid-19 di Riau N...
16:46 - Alfedri Siap Berikan Perub...
14:14 - Sepulang Aktivitas di Luar...
16:29 - Gelar Kunker dan Baksos di...
15:58 - Bupati Alfedri Apresiasi K...
22:26 - PT KTU Bantu Masyarakat​...
 
Validasi Data JPS, Sekda Siak Video Conference dengan Sekdaprov Riau
Kamis, 14 Mei 2020 - 22:04:25 WIB
Pj Sekda Siak Jamaludin saat video conference.
Pj Sekda Siak Jamaludin saat video conference.
TERKAIT:

SIAK - Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak Jamaluddin melakukan Video Conference bersama Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ian Prana Jaya. Rapat ini membicarakan terkait bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Riau untuk Covid 19.

Rapat ini juga menidaklanjuti terkait rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara serentak di lima kabupaten/kota di Riau, untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-I9)

"Hari ini kita melakukan rapat Video Conference dengan pak Sekda Provinsi Riau, untuk membahas bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Riau untuk Covid 19. Serta Validasi data penerima bantuan keuangan khusus Provinsi," kata pj Sekda Siak, di kantor Bupati Siak, Rabu (13/5/2020).

Lanjutnya, sesuai surat keputusan Menteri Kesehatan Nomor 01. 07 tentang PSBB (pembatasan sosial bersekala besar) di Provinsi Riau. Ada lima kabupaten kota yang akan melakukan PSBB termasuk kabupaten Siak. Pelaksanaan PSBB nantinya akan berdampak bagi masyarakat. Untuk mengatisipasi hal tersebut pemerintah perlu memvalidasi data jaring pengaman sosial (social safety net).

Ia juga menjelaskan, Pemerintah provinsi Riau, akan mengelonorkan dana bantuan bagi daerah menerapkan PSBB. Bantuan keuangan ini terbagi menjadi tiga, pertama bantuan keuangan khusus kabupaten atau kota tentang jaring pengaman sosial, kedua bantuan keuangan khusus kabupaten dan kota untuk kelurahan dan terakhir terkait bantuan keuangan khusus desa. 

"Jika nantinya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kita terapkan, harapan kita ini nantinya dapat berjalan dengan baik. Untuk itu kita lakukan validasi data untuk jaring pengaman sosial yang akan kita ajukan ke Provinsi. Data PKH murni berjumlah 737, untuk BLT murni berjumlah 2018 kepala keluarga, non DTKS kabupaten Siak berjumlah 16.850. Total keseluruhan jaringan pengamanan sosial yang di ajukan keseluruhan berjumalah 19.605 Kepala Keluarga," ungkapnya.

Sambungnya lagi, sementara untuk bantuan keuangan khusus provinsi BLT Desa Pemkab Siak, juga telah disalurkan besaran dananya berjumlah Rp 20 miliar lebih.

"Alhamdulillah, BLT DK (bantuan langsung tunai dana kampung) sudah kita selesaikan seluruhnya berjumlah 11.385 Kepala Keluarga dengan total dana yang disalurkan berjumlah Rp20 miliar lebih, di 9 kampung  yang ada di kabupaten Siak," terangnya.

Sementara itu data bantuan keuangan khusus kelurahan dari provinsi sudah disampaikan. Selanjutnya data bantuan untuk kecamatan sedang diproses, harapanya besok atau lusa sudah disampikan ke Pemerintah Provinsi Riau.

Selanjutnya bantuan khusus jaringan pengamana sosial provinsi pihaknya masih menunggu SK (surat keputusan) penetapan PSBB dari provinsi sebagai dasar untuk penyusunan peraturan bupati dan proposal yang diminta.

"Jika surat keputusan tentang PSBB dari Gubernur kami terima hari ini, Ins ya allah proposalnya hari ini juga kami sampaikan," tegasnya.

Meskipun sebelum pelaksanan PSBB diterapkan, namun pemkab Siak telah menerapkan protokol penangganan Covid 19 di kabupaten Siak. Dengan mendirikan pos pantau di 9 titik.

"Sejak tanggal 20 Maret lalu, kami telah mendirikan pos pemantauan, ada 9 pos pemantaun bagI warga yang masuk ke kabupaten Siak. Jadi pos pantau ini setelah PSBB selesai akan kami jadikan Cek Point atau pos patroli yang tersebar di 9 titik. Kami juga melakukan penertipan bagi kecamatan yang berpenduduk padat kita lakukan penertipan dalam satu hari dua kali, seperti di kecamatan Minas, Tualang, Kandis, Siak dan Sungai Apit," tutupnya.

Penulis : Diana Sari.
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tak Kantongi Izin Pemko Pekanbaru, Layanan Rapid Test Kimia Farma di Bandara SSK II Dihentikan
  • Brio Laku Keras, Kontribusi 53 Persen, Penjualan Honda Naik 93 Persen Per Juni 2020
  • Pendaftar Webinar Komunikasi Kesehatan Lebih 500 Peserta
  • PT Gagas Energi Indonesia Bagikan Sembako untuk Pelanggan Gasku Terdampak COVID-19 di Batam
  • Sosialisasi Pemantau Pemilihan Pilkada 2020, KPU Bengkalis Paparkan Mekanisme Masyarakat Berpartisipasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved