Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

12:12 - Pemkab Siak Beri Bantuan S...
20:54 - Terapkan Physical Distanci...
18:31 - Disayangkan, Posko Gugus T...
17:22 - Mantab! Polsek Koto Gasib ...
07:26 - Tiga WNA Masuk Daftar ODP ...
10:09 - Kantor Bupati Siak Disempr...
20:52 - Via Video Conference, Bupa...
19:49 - Ruang Isolasi RSUD Arifin ...
22:10 - Diskes Siak Semprotkan Dis...
17:26 - Hadiri Peletakan Batu Pert...
22:29 - Koordinasi Pencegahan Covi...
18:07 - PWI Siak Taja Diskusi Pane...
18:40 - Lantik Anggota Bapekam di...
18:27 - Resmikan Pasar Tuah Kampun...
17:28 - Buka Festival Rebana dan K...
14:32 - Sikapi Corona, Alfedri Him...
12:42 - Alfedri Optimis Mahasiswa ...
22:05 - Pj Sekda Siak Letakkan Bat...
18:04 - Buka Seminar Kesehatan IVS...
17:01 - Siak Sri Indrapura akan Di...
 
Tiga WNA Masuk Daftar ODP Covid-19 di Siak
Rabu, 25/03/2020 - 07:26:05 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Pemkab Siak Beri Bantuan Sembako pada ODP Masyarakat Tak Mampu
  • Tiga WNA Masuk Daftar ODP Covid-19 di Siak
  • Kantor Bupati Siak Disemprot Disinfectant
  •  

    SIAK - Tiga Warga Negara Asing (WNA) masuk daftar Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid -19 di Kabupaten Siak.

    Tiga WNA itu 1 orang warga negara Italia dan 2 lagi warga negara Malaysia.
     
    Bupati Siak Alfedri mengatakan, warga negara Italia berada di Kecamatan Kerinci Kanan.

    Sebab, istri dari warga negara Italia tersebut orang Kerinci Kanan.

    "Dia sudah berencana pulang ke negaranya namun tidak bisa, jadi pulang lagi ke Kerinci Kanan. Dia masuk daftar ODP," kata Alfedri, Selasa (24/3/2020) dikutip dari tribunpekanbaru.

    Sedangkan 2 warga negara Malaysia berada di kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura.

    Dua orang Malaysia itu juga masuk ke dalam ODP di kabupaten Siak.

    "Kami sudah minta camat dan kepala Puskesmas untuk memantau ODP tersebut. Kemudian meminta ODP itu melakukan isolasi mandiri," kata Alfedri.

    Ia menerangkan, jika tidak menunjukkan gejala mengarah Covid -19, mereka dapat dikeluarkan dari ODP.

    Jika mempunyai gejala Covid -19 maka statusnya menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

    "Kalau sudah PDP nanti dirawat di rumah sakit," kata dia.

    Sedangkan orang asing asal Malaysia sudah dipantau setiap hari oleh pihak camat Mempura.

    Selain itu, daftar ODP terbaru di kecamatan Sungai Apit 63 orang, Sabak Auh 16 orang, Dayun 15 orang dan Bungaraya 14 orang. (*)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Seorang TKI Asal China Jalani Isolasi Mandiri di Tembilahan
  • Pemkab Inhu akan Jemput Bantuan Rapid Test Covid-19 ke Pemprov Riau
  • Belajar di Rumah Diperpanjang, Walikota Dumai: Jangan Ajak Anak Liburan
  • Perangi Covid-19, Bupati Inhu Pinjamkan Hotelnya Jadi Tempat Isolasi PDP
  • Gubernur Riau: Rapid Test Tidak Hanya untuk ODP, Tapi ...
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved