Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

15:07 - Pasien Covid -19 Bertambah...
19:02 - Wajar Masyarakat Siak Bert...
05:26 - RAPP Beri Bantuan Bagi Mas...
19:47 - Bupati Alfedri Himbau Warg...
10:24 - Terapkan Konsep Belajar L...
10:07 - Peduli Sesama, PT SSL dan ...
19:00 - Vicon dengan Kasatgaswil V...
20:53 - Laporkan Stabilitas Harga ...
19:31 - Hari Kedua PSBB, Bupati Si...
20:29 - Peduli Warga Kurang Mampu,...
19:54 - Pemkab Siak Salurkan Bantu...
11:36 - Mulai Terapkan PSBB, Berik...
22:04 - Validasi Data JPS, Sekda S...
21:06 - Pemkab Siak Ikuti Doa Keba...
20:40 - Besok Tetapkan PSBB, Bupat...
22:43 - Alfedri Imbau OPD Perhatik...
15:52 - Dinas PU-Tarukim Siak, Ber...
20:31 - Pemkab Siak Tidak Pasang S...
16:46 - Cegah Penularan Covid 19, ...
15:53 - Satu PDP Warga Tualang Sia...
 
Siak Sri Indrapura akan Diusulkan Menjadi Kota Warisan Dunia
Rabu, 11 Maret 2020 - 17:01:51 WIB
Bupati Siak Alfedri foto bersama saat mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Teknis Penetapan Kota Warisan/Pusaka di Gedung Kemenko PMK.
Bupati Siak Alfedri foto bersama saat mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Teknis Penetapan Kota Warisan/Pusaka di Gedung Kemenko PMK.
TERKAIT:

JAKARTA - Bupati Siak Alfedri mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Teknis Penetapan Kota Warisan/Pusaka di Gedung Kemenko PMK. Rapat tersebut dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, I Nyoman Shuida.

Dalam Rapat tersebut, di hadapan peserta yang hadir Bupati Siak Alfedri memaparkan dasar hukum Jaringan Kota Pusaka dengan rumusan agar Kawasan Strategis Kota Pusaka Indonesia di SK-kan oleh Presiden nantinya. Ia juga menjelaskan pada saat ini dari sebanyak 70 kabupaten/kota yang telah bergabung di JKPI, hanya 48 daerah saja yang telah ditetapkan sebagai kota pusaka Melalui SK Kementerian PUPR.

''Kota Pusaka merupakan kota yang di dalamnya terdapat Kawasan Cagar Budaya atau bangunan yang memiliki nilai-nilai penting bagi kota, untuk itu perlu di-SK-kan oleh Bapak Presiden agar ke depannya bisa ditetapkan sebagai kawasan Strategis Kota Pusaka," harap Alfedri.

Dikatakan oleh Alfedri, saat ini pemerintah telah berkomitmen terhadap upaya pelestarian cagar budaya. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Siak saat menjadi tuan rumah Festival JKPI nanti akan mengusulkan Kota Siak sebagai Kota Warisan Dunia (World Haritage) UNESCO, yang rencananya pada agenda seminar internasional akan mengundang Keynote Speaker yang berkompeten baik dari UNESCO, maupun dari pejabat di kementerian.

"Untuk Seminar Internasional nantinya kita akan mendatangkan pembicara dari Intangible World Cultural Heritage, Asia Pacific (Warisan Budaya Dunia Tidak Berwujud Untuk Wilayah Asia Pasifik) asal Korea, Menteri Pariwisata Uni Emirat Arab dari UNESCO, serta tiga pembicara dari Menteri PU, dan Rektor Universitas Indonesia (UI) pada seminar internasional, Festival Pusaka Nusantara di Kabupaten Siak," tutupnya.

Penulis : Diana Sari
Editor : Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 373 Warga Binaan Lapas Kelas 2B Pasir Pangaraian Dapat Remisi Khusus Idul Fitri
  • Alhamdulillah, Satu Lagi Pasien Covid-19 di Riau Sembuh
  • Sebelum Diterapkan, Legislatif Minta Pemko Pekanbaru Jelaskan ke Masyarakat Konsep New Normal
  • Polres Inhu Amankan 3 Tersangka Narkoba, Puluhan Paket Sabu Disita
  • Riau Bersiap Jalankan New Normal, Gubri Minta Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved