Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

19:26 - Waspada Corona, Kampung Ad...
15:02 - Antisipasi Lonjakan Eskala...
17:37 - Dana Penanggulangan Covid-...
16:00 - Dekranasda Salurkan Bantua...
16:14 - Sambut Bulan Ramadan, Ini ...
15:36 - Bupati Siak Apresiasi Pera...
06:03 - 122 dari 392 ODP Tergolong...
16:54 - Dekranasda Siak Gandeng Pe...
12:12 - Pemkab Siak Beri Bantuan S...
20:54 - Terapkan Physical Distanci...
18:31 - Disayangkan, Posko Gugus T...
17:22 - Mantab! Polsek Koto Gasib ...
07:26 - Tiga WNA Masuk Daftar ODP ...
10:09 - Kantor Bupati Siak Disempr...
20:52 - Via Video Conference, Bupa...
19:49 - Ruang Isolasi RSUD Arifin ...
22:10 - Diskes Siak Semprotkan Dis...
17:26 - Hadiri Peletakan Batu Pert...
22:29 - Koordinasi Pencegahan Covi...
18:07 - PWI Siak Taja Diskusi Pane...
 
14 Hari Diobservasi, 12 TKA Asal Tiongkok di Siak Bebas Virus Corona
Selasa, 18/02/2020 - 15:47:01 WIB

SIAK - Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi Siak, Provinsi Riau, memastikan 12 tenaga kerja asing asal Tiongkok di Pabrik Kertas PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang negatif Virus Corona setelah diobservasi 14 hari.

"Kami sudah tinjau ke sana (PT IKPP), 14 hari hasil observasinya tanggal 14 Februari kemarin sudah clear," kata Kepala Imigrasi Kelas II TPI Siak, Anak Agung Bagus Narayana di Siak, Selasa (18/2/2020) dikutip dari antarariau.

Dia mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan dinas kesehatan, dinas transmigrasi dan tenaga kerja, serta Satuan Polisi Pamong Praja di Siak untuk mengecek langsung. Ada 12 TKA PT IKPP saat itu baru datang dari Tiongkok pada 30 Januari lalu.

Para pekerja itu, kata dia ketika datang sudah dilakukan karantina khusus yang disiapkan perusahaan. Sebelum masuk ke IKPP, lanjut dia juga sudah dilakukan pemeriksaan observasi di Rumah Sakit Eka hospital Pekanbaru.

"Kami sudah lihat mereka didampingi dokter yang menangani di IKPP dan hasil observasi yang dilakukan Dinkes Siak menyatakan itu negatif. Jadi di Siak khususnya di IKPP tidak ada yang Corona," tegasnya.

Dia menambahkan bahwa pihaknya Imigrasi Siak bukan merupakan tempat masuk kedatangan dari luar negeri sehinggatak ada pemeriksaan imigrasi. Makanyaberkoordinasi dengan yang ada di Bandara Pekanbaru maupun di Pelabuhan Bengkalis.

Secara umum dikatakannya bahwa Imigrasi Siak saat ini menerbitkan kartu izin tinggal terbatas (Kitas) sebanyak 186 orang. Dari jumlah itu yang TKA adalah sebanyak 116 orang, selebihnya anak istrinya.

"Semuanya bekerja di bawah Sinar Mas, yang banyak dari India bekerja di perkebunan. Tiongkok banyak kerja di 'engineering'. Tahun 2019 enam orang dideportasi karena penyalahgunaan izin pakai izin wisata," tambahnya. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kemenag Rohul Tunda Pernikahan Masyarakat yang Daftar Setelah 1 April 2020 karena Wabah Corona
  • Cegah Corona, Seorang ASN di Pemkab Kepulauan Meranti Bikin Disinfection Chamber
  • Bulog Riau Siapkan 1.200 Ton Beras Tanggap Bencana Covid-19
  • Tragis, Ibu dan Anak Tewas Tertimbun Longsor
  • Warga Sumbar Diduga Terinfeksi Virus Corona Meninggal Usai Perjalanan dari Tembilahan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved