Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

12:12 - Pemkab Siak Beri Bantuan S...
20:54 - Terapkan Physical Distanci...
18:31 - Disayangkan, Posko Gugus T...
17:22 - Mantab! Polsek Koto Gasib ...
07:26 - Tiga WNA Masuk Daftar ODP ...
10:09 - Kantor Bupati Siak Disempr...
20:52 - Via Video Conference, Bupa...
19:49 - Ruang Isolasi RSUD Arifin ...
22:10 - Diskes Siak Semprotkan Dis...
17:26 - Hadiri Peletakan Batu Pert...
22:29 - Koordinasi Pencegahan Covi...
18:07 - PWI Siak Taja Diskusi Pane...
18:40 - Lantik Anggota Bapekam di...
18:27 - Resmikan Pasar Tuah Kampun...
17:28 - Buka Festival Rebana dan K...
14:32 - Sikapi Corona, Alfedri Him...
12:42 - Alfedri Optimis Mahasiswa ...
22:05 - Pj Sekda Siak Letakkan Bat...
18:04 - Buka Seminar Kesehatan IVS...
17:01 - Siak Sri Indrapura akan Di...
 
Warga Kampung Langkai Minta Bupati Siak Copot Kades yang Tertangkap Mesum
Senin, 17/02/2020 - 19:48:56 WIB
Massa dari Kampung Langkai datangi DPRD Siak.
Massa dari Kampung Langkai datangi DPRD Siak.
TERKAIT:

SIAK - Sekitar seratusan warga Kampung Langkai, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau, mendatangi kantor DPRD Siak, Senin (17/2/2020). 

Mereka datang untuk mendesak DPRD  meminta kepada Bupati Siak agar Penghulu Kampung (Kades) Lagkai Sugiono dicopot dari jabatannya karena terlibat mesum atau perselingkuhan.

"Kami tidak sanggup lagi dipimpin penghulu mesum. Bahkan dia mesum di kampung kami sendiri dengan istri orang. Jadi, kedatangan kami kemari meminta agar Anggota Dewan Siak mendesak Bupati Siak segera mencopotnya," teriak Korlip Aksi, Ujang (43) di depan gadung DPRD Siak.

Sebelum datang ke kantor DPRD Siak, seratusan warga ini juga menggelar aksi damai di kantor desa. Dengan membawa spanduk dan poster, mereka dikawal ketat puluhan petugas TNI/Polri dan Satpol PP Siak.

Ujang juga mengancam, jika aspirasi mereka tidak diindahkan, akan membawa massa lebih banyak lagi. Sebab kata Ujang, sebelum menggelar aksi ini, mereka sudah mengadakan rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPRD Siak. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan dari wakil rakyat tersebut.

"Kami hanya meminta itu. Sebab ini sangat berdampak pada anak istri kami. Kami tidak mau kejadian ini terjadi lagi nantinya," ucapnya.

Apalagi, kasus mesum penghulu ini sudah jelas terbukti. Sebab, belum lama ini, dia dan seorang wanita tertangkap basah di kebun sawitnya usai melakukan hubungan selayaknya suami-istri.

"Maka itu, dia harus turun dari jabatannya secara tidak hormat," teriaknya.

Ketua DPRD Siak Azmi bersama sejumlah anggota DPRD Siak lainnya menghampiri massa. Azmi mengatakan, segera menindaklanjuti surat yang diberikan Komisi I ke Bupati Siak untuk mempertimbangkan permohonan warga Kampung Langakai tersebut.

"Sebenernya, setelah bapak-ibuk hearing kemarin, DPRD sudah mengeluarkan surat rekom ke pemerintah daerah agar menurunkan penghulu tersebut. Jadi, sekarang tergantung pemerintah daerah lagi. Waktu yang diberikan kemarinkan 5 hari. Kini sudah 15 hari tapi belum ada kejelasan. Maka itu, kita akan meminta kepada Bupati Siak untuk menindaklanjuti surat tersebut," jelas Azmi.

Azmi menambahkan, perosalan ini memang tidak ada delik hukumnya. Sebab, tidak ada laporan ke kepolisan. Namun, sebagai pejabat publik, kelakuan yang bersangkutan sudah di luar dari kewajaran.

"Maka itu akan kita selesaikan secepatnya. Semua butuh proses. Kita jalani semua proses ini. Kita paham semua isi hati bapak/ibuk," ujarnya.

Sementara itu, Camat Siak T Indra Putra mengatakan, pada Jumat pekan lalu, Penghulu Kampung Langkai sudah diperiksa Inspektorat Siak soal dugaan mesum terbaru. Pemeriksaan itu kata Indra bagian dari disposisi surat DPRD ke Bupati Siak. 

"Jumat lalu, Pak Penghulu Langakai sudah diperiksa tim Inspektorat. Hasilnya masih kita tunggu," kata Camat.

Kendati seratusan warga sempat geruduk Kantor Desa, Indra memastikan aktivitas di kantor desa berjalan seperti biasanya. 

"Tak ada yang disegel. Semua lancar saja. Aktivitas kantor desa tetap seperti biasa. Cuman tadi saya sempat telepon Pak Sugiono, agar sementara ini tak usa dulu masuk kantor. Kalau tandatangan berkas desa di rumah aja. Takutnya kita, warga ini besok datang lagi ke kantor desa," ujarnya.

Penulis : Diana Sari
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Lagi, 67 TKI dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
  • Telantarkan TKI, Bupati Irwan Akan Stop Rute Kapal ke Selatpanjang
  • Satu dari 7 Pasien Positif Corona di Sumbar Meninggal Dunia
  • Selama Wabah Corona, Pemko Diminta Pastikan Ketersediaan Pangan dan Anggaran Aman
  • Cegah Corona, DPW FPI Kepulauan Meranti Semprot Disinfectant di Masjid dan Musala
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved