Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

17:52 - Pemkab Siak Salurkan Bantu...
16:53 - Hadiri Peletakan Batu Pert...
14:58 - Disdik Siak Sukses Taja We...
20:31 - Pemkab Siak Salurkan Bantu...
17:28 - Bupati Siak Alfedri Pimpin...
15:18 - PT KTU Serahkan Satu Unit ...
20:31 - Pustu Sialang Sakti Dayun ...
18:43 - Cegah Covid-19, Bupati Alf...
16:15 - Tingkatkan Penerimaan Paja...
11:46 - Enam Ranperda Disetujui Pa...
15:39 - Lantik Forum Kadus se-Bung...
15:31 - Tinjau Pembangunan Kolam B...
18:45 - Pemkab Siak Ekspose Rencan...
20:43 - Bupati Alfedri: Bersama Fo...
20:25 - Optimalkan Layanan Kesehat...
14:07 - Dilantik Sebagai Sekda, Bu...
17:13 - Komit Tingkatkan Layanan K...
16:51 - Walau Belum Diresmikan, RT...
20:16 - Di Tengah Pandemi Covid-19...
20:15 - Siak Sudah Uji Swab pada 1...
 
Bupati Alfedri Ikut Panen Bersama, Bertanam Ubi Ternyata Untungnya Menjanjikan
Rabu, 29 Januari 2020 - 17:47:33 WIB
 Bupati Siak Alfedri ikut memanen ubi kayu di lahan seluas 2 hektar milik warga, Rabu (29/1/2020).
Bupati Siak Alfedri ikut memanen ubi kayu di lahan seluas 2 hektar milik warga, Rabu (29/1/2020).
TERKAIT:

SIAK - Sebelum meresmikan BUMKam Mart Syariah Tuah Rezeki di Kampung Rantau Bertuah, Bupati Siak Alfedri bersama kelompok tani diajak untuk memanen ubi kayu di lahan seluas 2 hektar milik warga, Rabu (29/1/2020).

Alfedri mengapresiasi Penghulu atas upayanya mengajak kelompok tani untuk menanam ubi. Sebab, Ia menilai hasil dari ubi kayu tersebut cukup memuaskan, bahkan lebih menguntungkan ketimbang sawit.

"Tadi dihitung tiap-tiap 1 hektar ditanam 10 ribu batang. Jika 1 batang menghasil 10kg maka total hasil panennya 100.000 kg.  Kalau harga perkilonya Rp1000, maka hasilnya jadi Rp100 juta. Ini jelas sangat menguntungkan," kata Alfedri.

Ia menjelaskan, dalam waktu 8 sampai 9 bulan, sudah bisa dipanen. Oleh karena itu Alfedri mengajak masyarakat untuk bisa memanfaatkan lahan kosong dengan menanam ubi kayu, ubi gajah, bawang merah, atau usaha peternakan.

Lebih lanjut kata dia, pemerintah menghimbau Penghulu atau Kepala Desa mengoptimalkan penggunaan dana kampung untuk pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kerakyatan. Dana kampung bisa digunakan untuk membantu kelompok tani ataupun peternakan serta pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Penghulu Rantau Bertuah Darbi mengatakan, karena adanya pabrik tapioka di Kandis menjadi alasan dirinya mengajak para petani untuk menanam ubi kayu.

Ia bilang, jika uji coba ini berhasil maka usaha tersebut ia teruskan kepada kelompok tani yang lain melalui dana desa tersebut.

"Jika ini berhasil, kami akan mengajak kelompok masyarakat yang lain untuk melakukan hal yang sama. Cuma, mereka harus membuat pengajuan dan membentuk kelompok tani terlebih dahulu," ucapnya.

Penulis: Diana Sari
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pasien Covid-19 di Riau Melonjak, Ruang Isolasi dan Obat yang Dibutuhkan di RS Mulai Langka
  • Hasil Liga Spanyol, Real Madrid Harus Puas Bermain Imbang 0-0 Lawan Real Sociedad
  • Heboh, Warga Kepulauan Meranti Temukan Bayi Terbungkus Kantong Plastik, Masih Hidup
  • Hati-hati, Konsumsi Air Isi Ulang Berbahaya, Bisa Timbulkan Penyakit Serius
  • Urutan Keempat di Sumatera, Sudah 100 Orang di Riau Meninggal karena Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved