Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

20:02 - Ini Kata Bupati Siak Alfed...
16:46 - Jamaludin: Pemda Diminta D...
15:40 - KLHK Sosialisasi Program P...
22:18 - KPP Pratma Sosialiasi Peka...
17:01 - Kawal Dana Kampung, Bupati...
16:47 - Buka Musrenbang Kecamatan ...
16:17 - Himpaudi bersama Disdik Si...
14:48 - 10 Ketua PKK Kampung di Si...
09:08 - Kajati Riau Warning Jaksa ...
15:47 - 14 Hari Diobservasi, 12 TK...
21:28 - Impian Besar Adrisman, Seo...
19:48 - Warga Kampung Langkai Mint...
19:16 - Antisipasi Wabah Virus Cor...
17:36 - Imigrasi Siak Canangkan Zo...
07:19 - Diminta Buat Embung dan Me...
21:41 - 122,8 Ha Kebun Sawit di De...
21:49 - Helikopter APP Sinar Mas F...
18:02 - Ada Kecelakaan atau Kebaka...
08:53 - RPK Arara Abadi Distrik Si...
07:27 - Sumber Air Jauh, Empat Har...
 
Bupati Alfedri Ikut Panen Bersama, Bertanam Ubi Ternyata Untungnya Menjanjikan
Rabu, 29/01/2020 - 17:47:33 WIB
 Bupati Siak Alfedri ikut memanen ubi kayu di lahan seluas 2 hektar milik warga, Rabu (29/1/2020).
Bupati Siak Alfedri ikut memanen ubi kayu di lahan seluas 2 hektar milik warga, Rabu (29/1/2020).
TERKAIT:

SIAK - Sebelum meresmikan BUMKam Mart Syariah Tuah Rezeki di Kampung Rantau Bertuah, Bupati Siak Alfedri bersama kelompok tani diajak untuk memanen ubi kayu di lahan seluas 2 hektar milik warga, Rabu (29/1/2020).

Alfedri mengapresiasi Penghulu atas upayanya mengajak kelompok tani untuk menanam ubi. Sebab, Ia menilai hasil dari ubi kayu tersebut cukup memuaskan, bahkan lebih menguntungkan ketimbang sawit.

"Tadi dihitung tiap-tiap 1 hektar ditanam 10 ribu batang. Jika 1 batang menghasil 10kg maka total hasil panennya 100.000 kg.  Kalau harga perkilonya Rp1000, maka hasilnya jadi Rp100 juta. Ini jelas sangat menguntungkan," kata Alfedri.

Ia menjelaskan, dalam waktu 8 sampai 9 bulan, sudah bisa dipanen. Oleh karena itu Alfedri mengajak masyarakat untuk bisa memanfaatkan lahan kosong dengan menanam ubi kayu, ubi gajah, bawang merah, atau usaha peternakan.

Lebih lanjut kata dia, pemerintah menghimbau Penghulu atau Kepala Desa mengoptimalkan penggunaan dana kampung untuk pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kerakyatan. Dana kampung bisa digunakan untuk membantu kelompok tani ataupun peternakan serta pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Penghulu Rantau Bertuah Darbi mengatakan, karena adanya pabrik tapioka di Kandis menjadi alasan dirinya mengajak para petani untuk menanam ubi kayu.

Ia bilang, jika uji coba ini berhasil maka usaha tersebut ia teruskan kepada kelompok tani yang lain melalui dana desa tersebut.

"Jika ini berhasil, kami akan mengajak kelompok masyarakat yang lain untuk melakukan hal yang sama. Cuma, mereka harus membuat pengajuan dan membentuk kelompok tani terlebih dahulu," ucapnya.

Penulis: Diana Sari
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Irwan Terima SK Perhutanan Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti dari Presiden Jokowi
  • Nyetir Sambil Nonton Film Porno di HP, Berujung Kecelakaan Renggut Tiga Nyawa
  • Ratusan Pelajar SMPN di Selaman Hanyut Terseret Arus saat Susuri Sungai
  • Gara-gara Warganya Ditangkap, Masyarakat Desa di Meranti Ini Tak Mau Bantu Padamkan Karhutla
  • Dicurhati Masyarakat, Presiden Jokowi Perintahkan Gubri dan Kapolda Riau Selesaikan Sengketa Lahan Gondai
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved