Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

22:52 - Karyawan BOB Salurkan 100 ...
21:13 - Ketua TP PKK Siak Minta Ka...
19:12 - Stuban Bansos, Komisi II D...
17:23 - RAPP Jalin Kerjasama Pemka...
12:21 - Peringati Harganas ke-27, ...
21:00 - Peringati Harganas ke-27 V...
11:34 - Masuk ke Kecamatan Siak Wa...
16:55 - Positif Covid-19 di Riau N...
16:46 - Alfedri Siap Berikan Perub...
14:14 - Sepulang Aktivitas di Luar...
16:29 - Gelar Kunker dan Baksos di...
15:58 - Bupati Alfedri Apresiasi K...
22:26 - PT KTU Bantu Masyarakat​...
10:22 - Etika Social Distancing di...
16:28 - Polda Riau Canang Gerakan ...
06:23 - Bank Indonesia Salurkan Ba...
20:20 - Komitmen Pemkab Siak Beri ...
14:31 - Geliat Perpustakaan Aktif ...
13:44 - Pemkab Siak-BKSDA-BOB Rapa...
21:34 - 219 Warga Kampung Mandi An...
 
Istana Siak Sudah Dibuka Kembali, Belum Ada Keterangan Mengapa Sempat Ditutup
Jumat, 15 November 2019 - 15:38:15 WIB
Istana Siak sudah dibuka kembali.
Istana Siak sudah dibuka kembali.
TERKAIT:

SIAK - Istana Asserayah Hasyimiah Siak Sri Inderapuradi Kabupaten Siak kembali dibuka pada Jumat usai sempat ditutup Kamis (14/11) diduga akibat ada kisruh ahli waris yang mengklaim memiliki surat wasiat asli dari kesultanan atas istana tersebut.

"Iya, saya pastikan Jumat ini sudah dibuka," kata Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Siak, Tengku Said Hamzah dikutip dari Antarariau.

Berdasarkan pantauan Jumat siang, petugas Istana Siak mengaku tempat bersejarah itu sudah dibuka kembali untuk umum. "Dari tadi pagi buka, istirahat habis Jumat, pukul 14.00 WIB nanti bukalagi" ujar petugas kepada Antara.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Siak, Fauzi Asni juga menyampaikan belum mau berkomentar banyak terkait persoalan ini. Demikian juga dengan Asisten III Sekdakab Siak, Jamaluddin tentang keputusan sempat menutup istana ini masih belum ada keterangan.

Oleh sebab itu saat ini menunggu arahan dari orang nomor satu di Siak. Saat iniBupati Siak, Alfedri masih belum berada di negeri istana tersebut beberapa hari ini berkaitan dengan tugas di Jakarta.

Sebelumnya Istana Siak sempat heboh karena ditutup dan pada saat bersamaan ada peristiwa pihak mengaku ahli waris menuntut. Salah satunyaTengku Syarifah Nadira yang mengklaim memiliki surat wasiat dari Sultan.

"Ini sudah bertahun-tahun, bulan lalu juga sudah, tapi tak dipedulikan juga. Dulu kami wasiat yang asli memang tak ada, duplikat yang ada, sekarang yang aslinya ada pada kami, kami minta hak kami," katanya.

Dia mengaku rencananya Kamis kemarin akan ada musyawarah terkait masalah tersebut. Akan tetapi tiba-tiba dibatalkan dengan alasan Bupati Siak, Alfedri sedang tidak berada di tempat.

Hal tersebut lanjutnya disampaikan oleh Asisten III Pemerintah Kabupaten Siak, Jamaluddin sehingga musyawarah tidak jadi dilakukan. Padahal menurut dia kesepakatan sebelumnya tak ada bupati tidak ada masalah.

"Katanya kemarin kalau tak ada bupati sekretaris daerah saja, Pak Jamal bisa juga. Saya tak masalah, yang penting apa kata bupati disampaikan. Tapi dapat pesan pagi ini tak jadi," ujarnya.

Terkait masalah ini pihaknya mengaku sudah melakukan berbagai cara mulai dari buat surat pernyataan hingga kronologis. Akan tetapi sampai saat ini juga belum ada tanggapan sehingga dia merasa tidak diperhatikan.

Terlebih lagi, katanya dia dan adiknya yang tidak lagi menetap di Siak mengurus hal ini memakan waktu, biaya, dan tenaga. Bahkan dari Rabu (13/11) mereka tidur di sekitar Istana Siak itu.

"Kami ke sini pakai biaya, waktu dan tenaga. Tadi pagi menginap di istana, kami sudah tak pulang. Nenek moyang kami dari sini, yang punya istana itu. Tapi kami menjerit, sudah tidak diperhatikan dari dulu," tambahnya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Karyawan BOB Salurkan 100 Paket Sembako kepada Warga Siak Terdampak Covid-19
  • Mobil Meledak Usai Pemotor Lempar Benda Mencurigakan
  • Mahasiswa Satgas Kerelawanan Covid-19 Unri Bantu Pelaksanaan UTBK 2020 di Era New Normal
  • Satu PDP Covid-19 Asal Bandar Laksamana Meninggal Dunia
  • Gara-gara Tak Bawa Hasil Rapid Test, Peserta Gagal Ikuti UTBK di UNS
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved