Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

20:11 - Dorong Peningkatan Kapasit...
19:54 - Saka Bhakti Husada Kwartir...
18:30 - Siak Patenkan Beras Lokal ...
15:41 - DPRD Siak Harapkan Tak Ada...
13:24 - Bupati Alfedri Diundang Ha...
11:56 - Sempena Haul ke-880 di Ker...
17:29 - Mantap, Dinas Perpustakaan...
20:53 - Tahun Depan Pemkab Siak Da...
17:52 - Satu-satunya di Riau, Bupa...
11:11 - Sempurnakan RTRW Siak, Pem...
20:35 - Pemkab Siak Persiapkan Fes...
18:29 - Bupati Alfedri: LAMR Siak ...
17:56 - Bantu Tata Keuangan Kampun...
20:06 - LAZNas Chevron Resmikan Sa...
20:05 - Camat Minas Resmikan PKBM ...
15:39 - Terungkap Walau Banyak Upa...
12:17 - Jaga Kelestarian Lingkunga...
18:29 - Buka FGD Satu Data Kependu...
08:10 - Alfedri: Kerjasama Eksekut...
17:48 - Dibantu Biaya Operasi Jant...
 
Bupati Siak Hadiri Rakornas di Bogor, Presiden Paparkan Visi Pembangunan Nasional 2020-2024
Rabu, 13/11/2019 - 19:52:57 WIB
Bupati Siak Alfedri
Bupati Siak Alfedri
TERKAIT:

SIAK - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) antara Presiden RI dengan Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi, Kota dan Kabupaten se-Indonesia, berlangsung di Bogor Jawa Barat sejak Rabu (13/11/2019) pagi.

Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka menyamakan Visi Pembangunan 2020-2024 pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.

Bupati Siak Alfedri bersama para anggota Forkopimda Kabupaten Siak, turut menghadiri undangan rapat yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC) tersebut.

"Presiden Jokowi dalam sambutannya menekankan lima prioritas pembangunan nasional 2020-2024, yang harus meliputi prioritas utama pembangunan SDM. Di antaranya karakter pekerja keras yang dinamis, SDM terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, talenta global untuk diajak kerja sama," kata Alfedri. 

Kemudian arahan presiden selanjutnya kata Alfedri, ialah terkait pembangunan infrastruktur yang perlu dihubungkan dengan kawasan produksi serta distribusi, dan kawasan wisata, sehingga dapat mendongkrak lapangan kerja baru, dan pada akhirnya dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian rakyat.

"Bapak Presiden tadi juga sempat menyinggung perlunya penyederhanaan regulasi dengan menerbitkan dua Undang-Undang besar, yaitu Undang - Undang Cipta Lapangan Kerja dan Undang-Undang Pemberdayaan UMKM," tambahnya. 

Arahan lain kata dia, terkait penyederhanaan aturan investasi untuk lapangan kerja, prosedur perizinan dan birokrasi terlalu panjang yang perlu dipotong. Termasuk soal kebijakan eselonisasi yang perlu disederhanakan menjadi dua level saja, dan diganti dengan jabatan fungsional keahlian dan kompetensi. 

Penulis : Diana Sari
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kukerta Unri Gelar Sosialisasi PHBS di Desa Pulau Rumput
  • Kejari Tahap II Perkara Korupsi Dana Hibah Penelitian UIR
  • Terbakar Cemburu, Suami di Inhil Kalap Aniaya Istri yang Hamil 5 Bulan Hingga Tewas
  • Walikota Dumai Terima Penghargaan Program Sehari Belajar di Luar Kelas dari Menteri PPPA
  • Dorong Peningkatan Kapasitas UMKM, Pemkab Siak Dukung Program DBS DJP Wilayah Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved