Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

19:49 - Bupati Siak Alfedri Minta ...
18:54 - Bupati Alfedri Resmikan Op...
18:11 - Bupati Alfedri Lantik Lima...
16:49 - Jamin Kepastian Hukum Hak ...
15:36 - Rakernas VIII JKPI dan Fes...
20:46 - Berterima Kasih dengan Pro...
20:05 - Lantik Pj Penghulu Kampung...
18:05 - Pimpin Apel Bersama, Alfed...
17:35 - Alfedri: Generasi Muda, Ja...
12:45 - Rasidah Alfedri Turun Lang...
19:39 - 50 Rumah Bantuan BSPS Dise...
09:59 - Karhutla di Kawasan Konser...
23:21 - Lantik Ketua TP PKK Kecama...
16:24 - Masuk Nominasi Adipura Ken...
12:54 - Dukung Siak Hijau, Pemkab ...
20:02 - Bupati Siak Minta Para Pen...
15:43 - Bupati Alfedri Resmikan De...
16:09 - Awal Tahun, Alfedri Mutasi...
13:28 - Pemkab Siak Launching Gera...
17:05 - 2019, Dinas PU Siak Raup P...
 
Bupati Siak Hadiri Rakornas di Bogor, Presiden Paparkan Visi Pembangunan Nasional 2020-2024
Rabu, 13/11/2019 - 19:52:57 WIB

SIAK - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) antara Presiden RI dengan Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi, Kota dan Kabupaten se-Indonesia, berlangsung di Bogor Jawa Barat sejak Rabu (13/11/2019) pagi.

Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka menyamakan Visi Pembangunan 2020-2024 pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.

Bupati Siak Alfedri bersama para anggota Forkopimda Kabupaten Siak, turut menghadiri undangan rapat yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC) tersebut.

"Presiden Jokowi dalam sambutannya menekankan lima prioritas pembangunan nasional 2020-2024, yang harus meliputi prioritas utama pembangunan SDM. Di antaranya karakter pekerja keras yang dinamis, SDM terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, talenta global untuk diajak kerja sama," kata Alfedri. 

Kemudian arahan presiden selanjutnya kata Alfedri, ialah terkait pembangunan infrastruktur yang perlu dihubungkan dengan kawasan produksi serta distribusi, dan kawasan wisata, sehingga dapat mendongkrak lapangan kerja baru, dan pada akhirnya dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian rakyat.

"Bapak Presiden tadi juga sempat menyinggung perlunya penyederhanaan regulasi dengan menerbitkan dua Undang-Undang besar, yaitu Undang - Undang Cipta Lapangan Kerja dan Undang-Undang Pemberdayaan UMKM," tambahnya. 

Arahan lain kata dia, terkait penyederhanaan aturan investasi untuk lapangan kerja, prosedur perizinan dan birokrasi terlalu panjang yang perlu dipotong. Termasuk soal kebijakan eselonisasi yang perlu disederhanakan menjadi dua level saja, dan diganti dengan jabatan fungsional keahlian dan kompetensi. 

Penulis : Diana Sari
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Jalin Tali Silaturahmi, Upika Kecamatan Rimba Melintang Gelar Komsos
  • Anggota DPRD Riau, Politisi PPP Asal Kuansing Diklarifikasi Kejati Riau
  • Banjir Pangean Kuansing Rendam 12 Desa, Dua Desa Sempat Terisolir
  • Bupati Wardan Resmikan Puskesmas Desa Sungai Raya, yang ke-29 di Inhil
  • Toyota Sukses Jadi Market Leader di Tahun 2019, Kuasai 32,2 Persen Pasar
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved