Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

12:41 - Pasca PSBB, Pemkab Siak Be...
20:12 - Ikuti Rapat Paripurna Ranp...
19:22 - Progress PSBB Siak Sesuai ...
18:04 - Seleksi Jabatan Sekda Siak...
17:09 - Dua Pekan Berlakukan PSBB,...
10:29 - Siak Menuju Bebas Covid-19...
10:22 - 634 ODP Covid-19 di Siak M...
15:07 - Pasien Covid -19 Bertambah...
19:02 - Wajar Masyarakat Siak Bert...
05:26 - RAPP Beri Bantuan Bagi Mas...
19:47 - Bupati Alfedri Himbau Warg...
10:24 - Terapkan Konsep Belajar L...
10:07 - Peduli Sesama, PT SSL dan ...
19:00 - Vicon dengan Kasatgaswil V...
20:53 - Laporkan Stabilitas Harga ...
19:31 - Hari Kedua PSBB, Bupati Si...
20:29 - Peduli Warga Kurang Mampu,...
19:54 - Pemkab Siak Salurkan Bantu...
11:36 - Mulai Terapkan PSBB, Berik...
22:04 - Validasi Data JPS, Sekda S...
 
PT KTU Turunkan Tim Bantu Atasi Karhutla
Selasa, 13 Agustus 2019 - 19:41:52 WIB
Tim tanggap darurat kebakaran lahan PT KTU berjibaku padamkan api.
Tim tanggap darurat kebakaran lahan PT KTU berjibaku padamkan api.
TERKAIT:
 
  • PT KTU Turunkan Tim Bantu Atasi Karhutla
  •  

    SIAK - Sudah dua minggu lebih kebakaran lahan terjadi Desa Sri Gemilang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau. Di beberapa titik asap masih mengepul. Tim pemadam kebakaran masih berjibaku di lapangan, termasuk tim tanggap darurat kebakaran lahan dari PT Kimia Tirta Utama (KTU), perusahaan perkebunan kelapa sawit anak usaha Grup Astra Agro Lestari yang berlokasi di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau.

    "Yang menjadi kendala, angin bertiup kencang," kata Halason Sihite, anggota tim tanggap darurat kebakaran lahan PT KTU. Di lokasi, ia bahu membahu bersama personil kepolisian dan TNI (Tentara Nasional Indonesia). Kebakaran sudah mulai tertangani.

    Dengan dasar kemanusiaan, kata pekerja bagian rawat PT KTU yang ditugaskan juga untuk mencegah dan mengatasi kebakaran ini, ia mengaku terjun di lapangan sejak hari pertama terjadi kebakaran lahan.

    Tidak hanya angin, bentang kawasan yang luas membuat pemadaman makin menyusahkan. Penanganannya sangat menguras keringat. Yang jelas, kemarau panjang ini memang meningkatkan potensi api melahap lahan. Ia berharap semua pihak mencegah dan menjaga lingkungan masing-masing. 

    "Pakai dasar kemanusiaan saja," katanya seakan hendak mengingatkan banyak pihak untuk peduli pada lingkungan karena dampak buruk kebakaran sangat merugikan.

    PT KTU sendiri, tempat Halason bekerja, memiliki kepedulian yang sama. Tidak hanya membentuk satuan tugas internal perusahaan yang bertugas mencegah dan mengatasi kebakaran lahan, sejak 2016 perusahannya membentuk kelompok-kelompok di tingkat desa yang diberi nama Masyarakat Peduli Api.

    Ada empat MPA yaitu MPA desa Pangkalan Pisang, Buatan Satu, Teluk Rimba dan Kuala Gasib.

    Selain itu, perusahaan juga bekerja sama dengan Manggala Agni, menggelar pelatihan, patroli rutin dan bekerja sama dengan provider seluler menyebar pesan yang mengimbau agar masyarakat waspada, peduli dan ikut mencegah bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (rilis)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Belum Lapor ke Dispar, Sejumlah Obyek Wisata di Riau Kembali Beroperasi
  • Anggota DPRD Riau Pertanyakan Kesiapan Pemprov Terapkan New Normal
  • Imbas Corona, 2.226 Karyawan Distributor Nike Dirumahkan
  • Ada 18 PDP Baru di Riau, Tersebar di Beberapa Kabupaten/Kota, 9 Pria dan 9 Wanita
  • Ratusan Balita dan Anak-anak di Surabaya Terpapar Virus Corona
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved