Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

15:11 - Operasi Yustisi Covid-19 B...
14:09 - Sikapi Kepmenkes Revisi 5,...
19:50 - Kelanjutan Pengelolaan 1.3...
18:14 - Di Tengah Pandemi Covid-19...
17:41 - Pjs Bupati Masrul Kasmy Tu...
15:29 - Si Jago Merah Ngamuk Dini ...
13:00 - Kunker ke Rohul, Ketua TP ...
22:43 - Resahkan Warga, Puluhan Em...
18:55 - Deklarasi Tolak Aksi Unjuk...
17:19 - Ikuti GSSB di Kunto Daruss...
15:30 - BP Jasmsotek Rohul Bayarka...
11:59 - Wagubri Bersama Pjs Bupati...
10:02 - Rohul Dapat Nilai B di Pen...
09:15 - Pindah Tugas ke Kejagung R...
22:48 - Anggota DPR RI Achmad Kemb...
21:32 - Saat Kampanye Pilkada, Kam...
17:48 - ASN Deklarasi Netral di Pi...
15:23 - Pjs Bupati Rohul Gesa Buat...
08:07 - Pjs Bupati: Zikir dan Doa ...
20:06 - Paripurna Istimewa HUT ke-...
11:21 - Hingga 9 Oktober, Pasien B...
22:35 - Polres Rohul Jadikan Jumli...
18:03 - Pjs Bupati Rohul Dukung BR...
21:33 - Pindahkan ke Sumut, 50 Ken...
19:27 - Unjuk Rasa APPUN, Ratusan ...
15:58 - Dukung Ketahanan Pangan, B...
06:18 - Pjs Bupati Rohul Imbau Tim...
23:11 - Kapolres Rohul Pantau Ops ...
18:38 - Sekda Abdul Haris Tinjau K...
15:38 - Pasca Tenaga Kesehatan Ter...
17:49 - Di Tengah Covid-19, Pemkab...
17:26 - Program Safari Suling Berl...
22:38 - Mediasi Lanjutan Kompensas...
22:15 - Tiga Dokter dan Satu Peraw...
17:45 - Jalankan Program Kerohania...
16:38 - Hanya Miliki 39 Petugas, J...
15:35 - Cegah Klaster Baru Covid-1...
17:13 - Meski Kasus Baru Covid-19 ...
23:07 - Pjs Bupati Rohul Sampaikan...
19:11 - Peringati Hari Kesaktian P...
16:14 - Seorang Lagi Pasien Positi...
15:50 - Tekan Penyebaran Covid-19,...
21:54 - Cari Rumput di Babussalam,...
18:25 - Sudah Jangkau 11 Kecamatan...
16:20 - Jembatan Rusak Penghubung ...
19:28 - Kowani Peringati HAI 2020 ...
18:56 - Rapat dengan Pejabat Eselo...
22:12 - Seorang Anggota DPRD dan P...
20:32 - Pjs Bupati Rohul Harapkan ...
18:14 - Dua Calon Ajukan Keberatan...
17:29 - Dinas PUPR Riau dan Rohul ...
09:53 - DPRD Setujui RAPBD-P Rohul...
21:16 - Usai Dilantik Sebagai Pjs ...
17:05 - Pindah dari Rumah Dinas, S...
08:28 - Diserahkan Bupati Sukiman,...
15:37 - Selama 9 Hari, 252 Warga D...
14:59 - Mudahkan Pelayanan Publik ...
20:06 - Satgas Pemburu Teking Covi...
18:32 - Cegah Covid-19 Meluas, BPB...
19:15 - Polres Rohul Taja Rakor Ga...
 
83 Warga Rohul Dapat Teguran Petugas di Hari Pertama Operasi Yustisi Protokol Kesehatan
Kamis, 17 September 2020 - 18:45:40 WIB
Petugas gabungan memberikan pengarahan ke warga pengendara yang tidak mengenakan masker, saat hari pertama operasi yustisi penegakan hukum protokoler kesehatan Covid-19.
Petugas gabungan memberikan pengarahan ke warga pengendara yang tidak mengenakan masker, saat hari pertama operasi yustisi penegakan hukum protokoler kesehatan Covid-19.
TERKAIT:

PASIR PANGARAIAN - Sebanyak 83 warga dapat teguran petugas gabungan, saat digelarnya operasi yustisi penegakan hukum protokoler kesehatan COVID-19, menindaklanjuti peraturan bupati (Perbup) Nomor 41 Tahun 2020.

Dalam operasi yustisi penegakan hukum protokoler COVID-19, Kamis (17/9/2020) pagi dimulai dengan apel di halaman depam kantor PMI Rohul Jalan Diponegoro, Kelurahan Pasir Pangaraian, Kecamatan Rambah. Apel dipimpin Kabag Ops Polres Rohul Kompol J Firdaus mewakili Kapolres Rohul AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat, juga Kasat Narkoba Polres Rohul AKP Masjang, Kasi Ops Satpol PP dan Damkar M Makmur, Kabid Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Arwin Lubis.

Selain itu, juga hadir perwakilan hakim Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pangaraian, perwakilan jaksa dari Kejari Rohul, dan tim gabungan Satpol PP dna Damkar, personel Polres Rohul, TNI, juga dari personel Dinas Perhubungan.

"Polri secara keseluruhan menurunkan 215 personel yang djbagi 6 regu dan setiap regunya ada 35 juga 36 personel. 
Dalam operasi yustisi penegakan hukum protokoler COVID-19 ini, Polri sifatnya hanya memback up sedangkan yang menindak Satpol PP, " kata Kabag Ops Kompol J.Firdaus, disela operasi.

Dalam operasi yustisi gabungan dihari pertama, Kabag Ops membagi seluruh personel yang terlibat operasi yustisi dibagi empat titik operasi, di depan Pasar Modern Desa Rambah Tengah Utara, Simpang Tangun Desa Pematang Berangan, kawasan tugu Ratik Togak Desa Pematang Berangan dan di Jalan Raya kawasan Taman Kota Kelurahan Pasir Pangaraian.

"Pada pelaksanaan operasi ini, saya tekankan dalam penegakan hukum saling bahu membahu. Juga kita himbau seluruh personel menjaga tindakan saat di lapangan. Sesuai arahan Kapolres, penegakan cukup sifatnya teguran, dengan sanksi bermanfaat bagi orang banyak, contoh melakukan K3, menyanyikan lagu indonesia Raya, dan sanki bersifat fisik hindari bagi yang tidak mengenakan masker atau pelanggaran di tahap awal ini," pesan Kabag Ops ke seluruh personel yang terlibat.

Sedangkan dikatakan Kabid Penegakan Perda dan Damkar Arwin Lubis mengakui, kegiatan operasi yustisi yang digelar sesuai kesepakatan. Satpol PP dan Dakar melibatkan 2 pleton personel atau 60 orang yang dibackup Polri, TNI, melibatkan hakim PN Pasir Pangaraian, Jaksa juga dari Dishub.

"Kita dibantu dengan personel gabungan dari TNI, Polri, Kejaksaan dan hakim PN karena ini sifatnya sudah pada penegakan penindakan. Tahap awal operasi, kita lakukan di empat titik operasi yustisi diutamakan ke desa dan kota," jelas Arwinz dan ditambahkannya untuk ke desa-desa belum masuk termasuk di kecamatan-kecamatan.

Arwin juga mengakui operasi kali ini sifatnya masih sosialisasi dan belum penindakan. Penindakan kepada masyarakat  tentunya harus memakai adab. Walaupun dalam penegakan Perbup 41 tahun 2020 selaku pengayom masyarakat tidak mungkin langsung ambil tindakan atau upaya paksa.

"Kita akan upayakan 7 hari berupa sosial, 7 hari berikutnya juga masih sosial, 7 berikutnya juga masih sosial lagi atau 21 hari. Tapi kalau dimungkinkan ada yang melanggar setelah sekali diberi peringatan, maka bila terjaring lagi itu kami akan melakukan upaya penindakan secara sanksi administratif denda Rp250 ribu," jelasnya.

Dirinya berharap, operas kali ini sifatnya sosial dulu masyarakat diharapkan punya sifat malu dalam diri, saat tidak memakai masker. "Jadi bukan karena takut, tapi malu karena tidak memakai masker," tambah Arwin.

Saat dilakukan operasi, masih ada sebagian kecil warga pengendara baik sepeda motor juga mobil, termasuk pemilik usaha yang tidak menggunakan masker saat petugas lakukan operasi.

Bagi warga yang terjaring tak mengenakan masker, ada yang diberi sanksi sosial berupa push up, ditegur lisan maupun dicatat identitas diri sesuai KTP, bahkan ada diantaranya warga yang membawa masker namun tidak memakainya saat berkendara.

Penulis : Feri Hendrawan
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Mandau Peringkat Pertama Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19
  • Ekonomi Krisis, Pengusaha Pastikan UMP 2021 Tak Naik
  • Sepekan ke Depan Harga TBS di Riau Naik Menjadi Rp2.122,77/Kg
  • Legislatif Sorot Kinerja Kadiskes Pekanbaru yang Tak Kunjung Bekerja Pasca Dilantik
  • Data Corona di Indonesia Hari Ini: Total Positif 368.842 Orang
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved