Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

16:55 - Minta Bantuan Pusat, Pemka...
22:27 - Bupati Sukiman Nyatakan Bu...
19:32 - Camat Rambah Bersama TNI-P...
17:50 - Jalin Silaturrahmi, Manaj...
16:19 - Kapolres Rohul Salurkan Se...
12:38 - Wisuda XIV UPP Program Sar...
17:38 - Bupati Rohul Janji Perjuan...
21:56 - Pandemi Covid-19, Kunjunga...
17:47 - Pemdes di Rohul Diharapkan...
15:08 - Dipimpin Kapolres, Polres ...
11:12 - Terapkan Budaya Goro, Pemu...
21:58 - 25 Ekor Hewan Kurban Polre...
18:23 - Acungi Jempol, Idul Adha T...
12:22 - Selama Sepekan, Satlantas ...
19:16 - Idul Adha 1441 Hijriyah, J...
13:31 - Di Tengah Pandemi Covid-19...
22:28 - Idul Adha Tahun Ini Jumlah...
17:25 - Kantor DPD IPK Rohul Terba...
16:59 - Dukung Ketahanan Pangan, P...
06:18 - Cabut dan Bekukan SK Pengu...
21:44 - Pelajar SD Muhammadiyah Ut...
15:07 - Jaga Stabilitas Pangan di ...
06:29 - Lawatan ke Dusun Sungai Bu...
22:32 - Pemkab Rohul Tahun Ini Ber...
19:38 - Korem 031/WB Gelar Webinar...
16:46 - Ketua DPRD Desak Penegak H...
06:28 - Cegah Penyebaran Virus Co...
20:10 - Disnakbun Rohul Turunkan P...
15:39 - Pemkab Usulkan ke Menhub A...
14:55 - Komitmen Bupati Sukiman di...
14:09 - Bupati Sukiman Salurkan Ba...
13:07 - PT Hutahaean Kebun Teluk S...
13:56 - Dirut PT Rajawali Perkasa ...
08:00 - Disdukcapil Rohul Beri Lay...
06:19 - OPS Patuh Lancang Kuning D...
18:52 - Titik Api Terpantau di Paw...
16:33 - Sudah Makan Korban, Kades ...
16:42 - Diserahkan Sekda, BAZNas R...
06:26 - Diikuti 90 Peserta, Disper...
21:58 - Kabag Ops Polres Rohul Pim...
20:30 - Bupati Sukiman Hadiri Rako...
20:47 - Seorang Warga Kabun Rohul ...
19:46 - Kelengkapan Surat dan Komp...
18:09 - Tingkatkan Kualitas SDM, P...
17:26 - Kadisdukcapil Rohul Sebut ...
22:52 - Hasil Swab Massal, Seorang...
18:19 - PPDP Lakukan Coklit Pemuta...
06:14 - Kendarai "Kuda Besi", Kapo...
17:18 - Tingkatkan SDM ASN, Pemkab...
16:45 - Kunker di Koto Ranah, Bupa...
14:47 - Jalinprov Kota Ujung Batu ...
12:01 - Mei 2020, Pemdes Sialang J...
15:27 - Pemdes Rambah Samo Barat S...
07:44 - Coklik Pemilih di Pilkada ...
22:59 - Sakit Dalam Kemiskinan, Mu...
22:02 - Di Masa New Normal, Disduk...
14:39 - LSM-PERKARA Rohul Resmi Te...
13:32 - Rakor Bersama KPU dan Bawa...
13:02 - Bupati Sukiman Resmikan Ja...
09:38 - 2.167 Petugas KPU Jalani ...
 
Kesal Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Sontang Tanam Pohon di Badan Jalan Provinsi yang Rusak
Rabu, 24 Juni 2020 - 17:49:31 WIB
Belasan warga aksi tanam pohon pisang dan kelapa sawit di jalan lintas Provinsi Riau yang rusak parah sejak 7 bulan, namun tidak ada perbaikan. Jalan itu menghubungkan Sontang- Kasang Padang, Bonai Darusalam.
Belasan warga aksi tanam pohon pisang dan kelapa sawit di jalan lintas Provinsi Riau yang rusak parah sejak 7 bulan, namun tidak ada perbaikan. Jalan itu menghubungkan Sontang- Kasang Padang, Bonai Darusalam.
TERKAIT:
 
 

BONAI DARUSSAlAM - Puluhan warga Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Rabu (24/6/2020) sekitar pukul 16.00 WIB, gelar aksi tanam pohon pisang dan kelapa sawit, di badan Jalan Lintas Provinsi Riau Desa Sontang- Kasang Padang yang rusak parah sepanjang 1 km namun tak kunjung diperbaiki.

Aksi warga tersebut, sebagai bentuk puncak dari kekesalan mereka karena hingga kini jalan lintas provinsi menghubungkan Dusun I Desa Sontang ke Dusun III Kasang Padang Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul tidak dapatkan perhatian serius dari pemerintah Provinsi Riau.

"Bila tidak segera direalisasikan perbaikan jalan yang rusak, kami akan blokir jalan sehingga tidak ada lagi aktivitas kendaraan yang melintas lagi. Kami minta kepastian Bapak Gubernur Riau, karena kami merasa dianak tirikan," kata salah seorang warga Sontang Ibnu Nazib, diikuti teriakan bealasan warga lain yang ikut aksi tanam pohon pisang dan kelapa sawit.

Aksi tersebut kata Ibnu Nazib, sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terimbas jalan rusak parah. Selain banyak kendaraan yang terjebak di jalan rusak, jalan kondisinya bagaikan "bubur". Bahkan mobil pribadi maupun sepeda motor warga tak lagi bisa melintasi jalan tersebut.

"Kita menuntut tanggungjawab provinsi Riau, termasuk pak Gubenur Riau sesuai janjinya saat kampanye dulu akan melakukan perbaikan infrastruktur jalan. Tapi mana buktinya, dengan jalan rusak sudah 7 bulan pasca banjir hingga kini belum ada disentuh perbaikan baik itu dari Dinas PUPR Riau," tegas Ibnu Nazib lagi.

Di ujung jalan rusak, puluhan warga yang akan bepergian ke Duri maupun Desa Kasang Padang juga Bonai, kini terpaksa harus menggunakan jasa angkutan pompong (perahu kayu) dan harus membayar uang pribadi antara Rp30 ribu sampai Rp100 ribu sekali seberang, dengan jarak 1 km. Bahkan sekitar 20 pompong yang ada 24 jam, satu satunya solusi gunakan jasa penyeberangan pompong bagi pengendara sepeda motor agar bisa melintasi jalan rusak. 

"Terpaksa kita pakai jasa pompong, bila ingin ke Desa Kasang Padang, Bonai Kecamatan Bonai Darussalam termasuk ke Duri Kabupaten Bengkalis," kata Rika warga Kasang Padang yang akan ke Sontang gunakan jasa pompong.

Sikapi aksi puluhan warga yang menanam pohon pisang dan kelapa sawit di badan jalan yang rusak, Kepala Desa Sontang Zulfahriyanto. SE mengatakan, pemerintah desa tidak bisa mencegah aksi protes masyarakat yang merasa kesal atas kerusakan jalan namun tidak juga dilakukan perbaikan.

Kata Zulfahriyanto lagi, warga sebelumnya sudah menyampaikan ke dirinya berkali kali terkait permintaan perbaikan jalan. Malahan dirinya sudah merespon dan sudah melayangkan surat permohonan perbaikan jalan rusak ke Gubernur Riau. Bahkan diakuinya, surat sudah tiga kali disampaikan namun tidak juga direspon untuk diperbaiki.

"Ini puncak kekesalan masyarakat, dan kita tidak bisa melarang melakukan aksi tanam pohon di badan jalan yang rusak bahkan kini kondisinya rusak parah. Apalagi jalan lintas provinsi Riau yang benar benar hanya 1 km saja mengapa provinsi tak mampu memperbaikinya," tegas Zulfahriyanto, yang juga menjabat Ketua DPD KNPI Rohul juga Ketua APDESI Rohul.

Zulfahriyanto yang juga tokoh masyarakat Bonai Darussalam mengakui, selama ini jalan rusak diperbaiki secara swadaya Pemerintah Desa Sontang bersama Plt.Camat Bonai Darussalam Setyono, termasuk partisipasi dari perusahaan PT.Graha Permata Hijau, PT.RAS juga Andhika dan PT. SJI Coy. Termasuk sejak jalan rusak tiga unit alat berat eksavator, geleder dan bomax milik PT Graha Permata Hijau disiagakan 24 jam guna membantu bila ada kendaraan terjebak.

"Bisa saja blokir jalan seperti ancaman masyarakat itu terjadi bila tidak juga ada perbaikan dari pihak provinsi Riau. Akses jalan tersebut bukan hanya akses jalan masyarakat saja, namun juga akses kendaraan mengangkut CPO, kelapa sawit, BBM menuju ke Pelabuhan Dumai. Kita tidak bisa melarang masyarakat bila nantinya melakukan aksi blokir jalan,. Kita juga bertanya, kita ini masyarakat Riau atau Sumatera Utara," ucap Kades Sontang. 

Penulis : Feri Hendrawan
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Suhu Brno Lebih Dingin, Rossi Optimis Mesin Yamaha Tak Bermasalah di MotoGP Ceko
  • Rumah di Jondul Lama Pekanbaru Ledes Terbakar, Diduga Akibat Arus Pendek Listrik
  • Kematian Akibat Corona di Brazil Lebih dari 100 Ribu
  • Catat! Jadwal Perempatfinal Liga Champions
  • Kalahkan Quartararo, Zarco Raih Pole Position di MotoGP Ceko 2020
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved