Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

21:13 - Sekda Rohul Buka Kegiatan ...
17:56 - Kapolres Rohul Pimpin Patr...
16:21 - BUMDesa Usaha Makmur Desa ...
15:56 - Pupuk Kebersamaan, DWP Roh...
20:21 - Terkait Sengketa Lahan, Ko...
20:02 - HUT ke-39, Bupati Rohul I...
16:25 - DPRD Rohul Minta PT Pertam...
16:03 - Belajar Sistem Pengelolaan...
15:01 - Diwakili Sekda Abdul Haris...
20:25 - Bupati Rohul Apresiasi Bum...
16:39 - Polres Rohul Gunakan Aplik...
16:15 - Sempat Kisruh, Fajrul Akhi...
07:27 - 'Jumpa Lagi', Tiga Warga D...
13:39 - Bupati Janji Keluarkan 7.0...
17:35 - Sidak, Disperindag Rohul M...
21:48 - Dinas PUPR Rohul Serap Ang...
18:08 - Kunker ke Desa Tajung Meda...
17:03 - Ardiminsyah Terpilih Jadi ...
15:54 - Satlantas Polres Rohul Sep...
15:20 - Agar Masjid Agung Terurus ...
14:22 - Bentuk Lembaga MCR, Solusi...
17:38 - Diduga Tercemar Limbah PKS...
17:07 - HUT Security ke-39 di Rohu...
16:33 - Stok Blanko KTP-el di Rohu...
15:23 - Bupati Sukiman akan Evalua...
10:33 - Literasi dan FTBM Taja Dis...
09:42 - Kapolres Rohul Bantu Kelua...
08:28 - Polri Peduli Lingkungan, P...
20:00 - Wagubri Gagas Seminar Mene...
17:20 - Dapat Perhatian, Kades RTB...
16:48 - Dipusatkan di MTsN 3 Rohul...
17:44 - Wagubri Resmikan Bagas God...
13:56 - Lantik 250 Pejabat, Bupati...
09:37 - Karyawan PT PN V Sei Rokan...
20:00 - Tekan Stunting dan Tingkat...
17:10 - Danramil 02/Rambah Melayat...
16:38 - Disambut Meriah Masyarakat...
16:22 - Bupati Sukiman: Jangankan ...
15:26 - Sekda Rohul Irup Apel Gabu...
08:25 - Bupati Resmikan Taman Kons...
22:33 - Tahun Baru, Hutan Kota Pas...
22:21 - 94 Personel Polres Rohul T...
19:00 - Tangis Haru Iringi Pelepas...
13:45 - Pengurus PMI Kecamatan se-...
05:52 - Tunggu Izin KASN, 8 Pejaba...
21:47 - Perayaan HUT ke-39 Transmi...
19:57 - Lelang Kegiatan Proyek Dan...
17:29 - Usai Diresmikan Gubri, War...
12:43 - Rakorda 2019, Pemkab Rohul...
13:20 - Warga Pasir Pangaraian Ant...
11:17 - Pegawai Tambah Libur Siap-...
19:01 - Bupati Rohul Tutup Latsar ...
17:15 - Bupati Rohul Sukiman Lanti...
12:33 - ‎Kembalikan Formulir, Su...
20:58 - Ibu-ibu di Rohul Diharap L...
17:39 - Bupati Sukiman Hadiri Peng...
15:27 - Bupati Sukiman Pimpin Apel...
12:30 - Di Puncak Peringatan Hari ...
10:59 - Kemenag Imbau Umat Beragam...
09:21 - Bupati Sukiman Bantu Warga...
 
Melalui FGD, Polres Rohul Ajak Masyarakat Ikut Antisipasi Paham Radikalisme
Rabu, 20/11/2019 - 19:49:17 WIB
  Para peserta foto bersama dengan Kapolres dan Kakan Kemenang, saat digelarnya Forum Group Discussion FGD yang ditaja Binmas Polres Rohul, dengan tema Meningkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat Guna Menolak Paham Radikalisme, Anti Pancasila, Terorisme dan Intoleransi.
Para peserta foto bersama dengan Kapolres dan Kakan Kemenang, saat digelarnya Forum Group Discussion FGD yang ditaja Binmas Polres Rohul, dengan tema Meningkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat Guna Menolak Paham Radikalisme, Anti Pancasila, Terorisme dan Intoleransi.
TERKAIT:

PASIR PANGARAIAN - Polres Rokan Hulu (Rohul), ajak seluruh elemen masyarakat agar ikut mengantisipasi paham radikalisme di daerahnya.

Itu disampaikan juga oleh Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting SIK, saat berikan amanat di Forum Group Discussion (FGD), dengan tema 'Meningkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat Guna Menolak Paham Radikalisme, Anti Pancasila, Terorisme dan Intoleransi', di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Pasir Paangaraian, Selasa (20/11/2019).

Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting, melalui Kasat Binmas Polres Rohul AKP Hermawan mengatakan, giat FGD diikuti para Camat, Kepala Desa, lurah, Kapolsek, Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas, serta para Tokoh Masyarakat‎ se- Rohul, yang dibuka Kapolres Rohul‎.

AKP Hermawan mengaku, pihaknya menghadirkan dua narasumber yakni Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rohul Drs H Syahrudin M.Sy, dan pimpinan Pondok Pesantren Babussalam Kecamatan Tandun H Ahmad Suhada.

‎Di FGD tersebut kata AKP Hermawan, dibahas berbagai hal tentang radikalisme,‎ kebangsaan, empat pilar yang dipaparkan langsung oleh Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting, dan lainnya.

Katanya, kepolisian belum bisa mengatakan, ada tidaknya paham radikal di wilayah hukumnya. Namun jelasnya, Satuan Binmas Polres Rohul‎ terus mengimbau masyarakat melalui berbagai kegiatan untuk mengantisipasi paham dilarang di Indonesia ini, termasuk salah satu contohnya melalui FGD.

Hermawan berharap, seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Rohul ikut menjaga keutuhan NKRI, dan tidak terpengaruh dengan pemahaman-pemahaman anti Pancasila.

"Mari bersama kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa ini,"‎ harap AKP Hermawan.

Kakan Kemenag Rohul Syahrudin mengatakan, bahwa secara langsung dan laporan resmi, Kemenag belum menemukan ada gerakan paham radikal di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk.

Dalam mengantisipasi munculnya paham radikalisme, Kemenag‎ dengan program terbarunya yang dirancang oleh Menteri Agama Fachrul Razi, menerapkan ‎lima prioritas aksi, pertama soal deradikalisasi yaitu mengantisipasi paham radikal seperti melakukan pendekatan dengan kelompok-kelompok umat beragama.

"Melalui pendekatan itu nanti bisa mengantisipasi berbagai paham, terutama yang menjurus radikalisme," jelas Syahrudin.

Jelasnya, paham radikalisme biasanya terselubung, atau tidak dilakukan terangan-terangan dalam menyebarkan‎ pahamnya, sehingga dibentuk kelompok-kelompok tertentu untuk menyebarkannya.

"Sehingga kita sampaikan ke masyarakat, kalau ada kelompok-kelompok pengajian yang tertutup dengan orang lain, misalnya dia mengadakan pengajian tapi ditutup pintu‎nya semuanya ini perlu dicurigai, karena Islam itu harus disyiarkan, harus dipahami oleh semua orang, tak boleh disembunyi-sembunyikan," imbaunya.

Syahrudin juga mengu‎ngkapkan, bahwa penyebab munculnya paham radikalisme sebagian besar karena pemahaman agama yang setengah-setengah, dan bukan belajar dari ahlinya, ditambah lagi beban ekonomi dan beban politik, sehingga paham terselubung ini bisa berkembang.

"Dia hanya percaya dengan seseorang yang langsung diserap oleh fikirannya, sehingga terjadi pencucian otak. Setelah ada pencucian otak, dia tidak mau lagi menerima yang lain‎, bahkan gurunya itu sudah dianggapnya seperti nabi. Apa yang diperintahkan oleh gurunya itu dia sudah tahan mati dia akan menjalankannya," ujarnya.

Syahrudin juga menerangkan, pemahaman radikal‎ juga diindikasi karena seseorang yang tidak banyak membaca kitab‎ (buku), padahal dalam Islam harus dipelajari banyak buku.

"Kata beberapa ulama kalau belum baca seratus kitab jangan coba-coba membuat doktrin. Jadi ini yang belum dilakukan, tiba-tiba dia sudah konsumsi sebuah ajaran, lalu dipelihara ajaran tersebut dalam dirinya lalu apa yang diperintahkan oleh yang mengajarkannya maka dia lakukan," ungkap Syahrudin, dan mengaku paham radikal tidak terfokus pada satu agama saja.

Syahrudin juga menambahkan, upaya mengantisipasi paham radilisme ini, Kemenag Rohul berdayakan sekira 130 penyuluh agama yang ada di setiap desa dan mereka telah diberikan materi dan Diklat bagaimana cara mencegah radikalisme.

Penulis: Feri Hendrawan
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Sekda Rohul Buka Kegiatan Temu Ramah Karang Taruna
  • Suzuki Lakukan Product Quality Update untuk Sepeda Motor Suzuki Address FI
  • Uji Kelayakan dan Kepatutan, OJK Belum Terima Nama Calon Komut dan Dirut BRK
  • Dugaan Plagiat Buku, Ahli Waris dan LAMR Bengkalis Sepakat Damai
  • Jenazah Wanita yang Ditemukan Mengapung di Laut Dibawa ke Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved