Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

18:53 - LAMR Rohul dan LKA Lima Lu...
18:23 - Bupati Pimpin Rapat Desk P...
17:44 - 8 Tahun Usia RS Awal Bros ...
17:50 - Pasien Positif Sembuh dan ...
17:03 - Achmad Sosialisasikan 4 Pi...
21:24 - Hasil Swab Keluar, Satu Wa...
21:11 - Hadiri Rakor Penanganan Ka...
18:50 - 2.167 Petugas KPU untuk Pi...
18:13 - Diskop UKM Trans Naker Roh...
11:10 - Tes Swab Ketiga Negatif, P...
10:38 - Bupati Sukiman Serahkan TO...
18:11 - Gubri Bentuk UPTD PUPR, Di...
20:19 - Tahap Dua, RSUD Rohul Tes ...
15:14 - Koramil 02/Rambah Bersama ...
12:44 - Kapolres Rohul Pimpin Kena...
22:12 - Hasil Test Swab 87 Tenaga ...
21:16 - Pemkab Rohul Quattrik Raih...
19:33 - Tak Dapat Bantuan Covid-19...
11:12 - Presiden RI Apresiasi Bupa...
08:59 - Meriahkan HUT ke-74 Bhayan...
08:39 - Pemkab Rohul Tetap Laksana...
23:16 - Salurkan 15 Ton Beras, Kap...
19:45 - Baksos Peringati HUT ke-74...
07:18 - Dari Webinar BPSDM Provins...
16:16 - Satu Warga Rohul PDP Peraw...
06:06 - Sempena HUT ke-74 Bhayangk...
20:07 - Kalaksa BPBD Salurkan Bant...
17:49 - Kesal Tak Kunjung Diperbai...
22:30 - RSS Surya Insani Benarkan ...
16:40 - GP Riau Salurkan Sembako u...
23:22 - Seorang Petugas Medis RS S...
19:53 - Putra Rohul Anggota DPRD S...
19:11 - BPJamsostek Salurkan JKM P...
12:24 - Bupati Batu Bara Takjub Li...
10:43 - PA dan KUA Kecamatan Kunto...
07:33 - Sambut HUT ke-74 Bhayangka...
16:32 - PUPR Rohul Giat Rutin Peli...
10:06 - Rapid Test Reaktif, Hasil ...
20:34 - PUPR Rohul Lakukan Pemelih...
14:26 - BPJamsostek Kembali Salurk...
19:08 - Sikapi Kisruh Hasil RABL, ...
18:50 - ‎Tagihan Listrik Melonja...
16:34 - Tolak Perpanjangan HGU, AM...
17:27 - APH Rohul Gelar Coffee Mor...
16:48 - Jalinprov Sontang-Duri Rus...
16:12 - Warga Pulang Mudik, Kasus ...
15:57 - Kades Akui Kriminalitas di...
20:23 - Deteksi Dini Penyebaran Co...
13:23 - Pemkab dan KPU Rohul Siap ...
22:32 - Batal Berangkat, JCH Rohul...
15:07 - 449 JCH Rohul Batal Berang...
14:59 - Rentan Tertular COVID-19, ...
14:04 - Motor Hendak Dijual Orang ...
21:07 - Sikapi Pelajar SMP Aniaya ...
22:12 - Bupati Sukiman Salurkan Ba...
19:10 - Babinsa Koramil 02/Rambah ...
16:22 - Gantikan Kompol A.Cholik H...
13:48 - Posko Chek Poin Non Aktif,...
12:06 - Bupati Sukiman Tinjau Posk...
19:39 - Rohul Masuk Pilot Perconto...
 
Tunggakan ke RSUD Rohul Belum Dibayarkan, Ini Alasan BPJS Kesehatan
Senin, 30 September 2019 - 16:54:32 WIB
Kepala perwakilan BPJS Kesehatan Rohul, Ivo Sartika
Kepala perwakilan BPJS Kesehatan Rohul, Ivo Sartika
TERKAIT:
 
  • Waduh, Tunggakan Pelanggan PLN Bagan Batu Capai Rp10 M
  •  

    PASIR PANGARAIAN - Pihak BPJS Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sekitar lima bulan terakhir belum membayarkan tunggakan ke RSUD Rohul, terhitung April-Agustus 2019. Tunggakan cukup lama itu berdampak suplay obat-obatan terganggu.

    Direktur RSUD Rohul dr. Novil mengatakan, tunggakan BPJS Kesehatan merupakan masalah nasional, dan dirasakan hampir seluruh manajemen rumah sakit yang ada di Indonesia.

    Diaku Novil, ada beberapa dampak belum dibayarnya tunggakan BPJS ke RSUD Rohul selama lima bulan terakhir, selain fee kepada perawat yang belum dibayarkan, juga mengganggu ketersediaan obat-obatan di apotek rumah sakit.

    Dikatakannya, besar klaim BPJS Kesehatan yang diajukan manajemen RSUD Rohul per bulannya fluktuatif, tergantung jumlah kunjungan pasien ke rumah sakit.

    "Rata-rata Rp 1,5 miliar lah, kita kalkulasikan ada piutang Rp 6 miliar‎. Itu yang kita ke depankan bukan masalah jasa medik, kita yakin perawat-perawat kita sudah bekerja dengan tulus," ucap Novil.

    "Kita permasalahkan benturan antara tenaga kesehatan dengan pasien. Seolah-olah kita tidak siap," tambahnya.

    Novil mengakui pihaknya membuat resep obat keluar karena suplay obat di apotek RSUD Rohul dari pihak distributor sedang terganggu‎.

    Diakuinya, uang pasien yang terpakai untuk membeli obat akan diganti seratus persen oleh manejemen RSUD melalui Kepala Seksi Pelayanan.

    ‎"Kita pingin pasien‎ kita dapat (pelayanan) yang terbaik, karena di rumah sakit tidak ada obat," ujarnya.

    Novil mengaku, bila rumah sakit tidak membayar utang obat selama seratus hari, bisa-bisa rumah sakit akan di-blacklist oleh pihak distributor.

    "Artinya meresep (obat) keluar untuk kesembuhan pasien saja, tapi otomatis pasien BPJS tetap ditanggung rumah sakit,"‎ ucap Novil, juga menegaskan bukan pasien yang membeli obat diluar, namun RSUD membuatkan resep keluar.

    Novil menuturkan, pihanya telah memberikan solusi, termasuk beradabtasi dengan pihak rumah sakit di Sumatera Barat yang sudah menggunakan dana talangan atau CSR dari bank daerah.

    Kata Novil menambahkan, untuk dana talangan ini merupakan kebijakan dari Gubernur yang bisa memberikan tekanan kepada bank daerah untuk menalangi dana sementara waktu, agar bank daerah mengeluarkan regulasi atau produk, sehingga stok obat tidak terganggu.

    "Bila belum dibayarkan sampai bulan ini (September 2019, red) otomatis pelayanan kita terganggu,‎" tutur Novil.

    "Pertama ketersediaan obat-obatan, yang kita kasihan kan perawat-perawat di belakang, cleaning service yang hanya mata pencarian mereka di rumah sakit," tegas Direktur RSUD.

    Kepala Perwakilan BPJS Kabupaten Rohul,‎ Ivo Sartika SE‎, juga mengakui keterlambatan pembayaran klaim dari BPJS Kesehatan ke rumah sakit sudah menjadi masalah nasional.

    "Sekarang pemerintah, selain untuk memberikan dana talangan juga sudah membahas bagaimana kelanjutan dari BPJS itu sendiri, nah itu juga yang menyebabkan keterlambatan di kita untuk‎ RSUD Rohul," jelas Ivo , Senin (30/9/2019).

    Ivo mengakui,  pembayaran klaim dari BPJS Kesehatan ke RSUD Rohul terakhir dibayarkan, per Maret 2019. Informasi terakhir didapatnya, BPJS Kesehatan telah membayarkan klaim ke RSUD Rokan Hulu untuk bulan April 2019, setelah mendapat droping dana dari pusat.

    Untuk tagihan klaim dari RSUD Rokan Hulu Mei, Juni, dan Juli‎ 2019 diakuinya telah diterima oleh BPJS Kesehatan, namun baru tagihan April 2019 yang sudah dibayarkan, sedangkan tagihan Agustus 2019 sejauh ini belum diajukan pihak rumah sakit.

    Keterlambatan pembayaran klaim untuk April 2019 dari BPJS Kesehatan ke RSUD Rohul diakuinya,  karena pengajuan klaim April, Mei, dan Juni baru diajukan pihak rumah sakit di awal Juli 2019, sedangkan untuk pembayaran harus melalui proses verifikasi sekitar 15 hari.

    Ia tidak menampik pembayaran klaim ke RSUD Rohul untuk bulan April 2019 memang mengalami keterlambatan pembayaran dari jatuh tempo dua bulan. Karena untuk pembayaran klaim, BPJS Kesehatan menerapkan siapa yang lebih dulu mengajukan.

    "Disaat jatuh tempo kita tidak ada dananya, karena kondisi kita ini siapa yang duluan masuk itulah yang akan dibayarkan terlebih dahulu, itu yang diproses terlebih dahulu," ungkap Ivo.

    Ivo mengungkapkan, tunggakan klaim yang dibayarkan tidak bisa dibayarkan BPJS Kesehatan setiap bulannya ke rumah sakit, karena ada proses klaim per bulannya.

    Pengajuan klaim per Juli 2019‎ sendiri baru diajukan manajemen RSUD Rokan Hulu beberapa hari terakhir, dan sudah selesai dilakukan verifikasi dan untuk tagihan Juli jatuh temponya per 27 September 2019. Namun demikian Ivo belum bisa memastikan kapan akan dibayarkan.

    ‎Selain RSUD, jelas Ivo, seluruh rumah sakit yang ada di Kabupaten Rokan Hulu juga mengalami keterlambatan pembayaran klaim dari BPJS Kesehatan, termasuk RS Surya Insani, RS Az Zahra, dan RS Awal Bros Ujung Batu.

    "Tapi, untuk Rumah Sakit Surya Insani dan Awal Bros mereka itu rutin mengajukan klaim setiap bulan sebelum tanggal 10," kata Ivo.

    Adanya keterlambatan pembayaran klaim ke rumah sakit ini, Ivo mengharapkan peserta BPJS Kesehatan untuk rutin membayarkan iuran‎ bulanan sebelum jatuh tempo tanggal 10 setiap bulannya, sehingga pelayanan kesehatan tetap berjalan seperti biasa di seluruh fasilitas kesehatan.

    Penulis : Feri Hendrawan
    Editor : Fauzia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • 1.285 Petugas PPDP Jalani Rapid Test, Hasilnya Ada yang Reaktif
  • Kabupaten Inhu Kembali Rawat Satu PDP, Total 29 Pasien
  • Bawa 15 Kg Sabu, Dua Orang Kurir Jaringan Internasional Terancam Hukuman Mati
  • Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Amril Mukminin, Indra Gunawan Eet Tegaskan Tak Pernah Terima Uang Ketok Palu
  • Launching Kampung Tangguh Nusantara, Kapolres Inhu: Masyarakat Bisa Atasi Masalah Sendiri
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved