Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

19:10 - Babinsa Koramil 02/Rambah ...
16:22 - Gantikan Kompol A.Cholik H...
13:48 - Posko Chek Poin Non Aktif,...
12:06 - Bupati Sukiman Tinjau Posk...
19:39 - Rohul Masuk Pilot Perconto...
15:26 - Warga Desa Bengkolan Salak...
19:46 - Pertahankan Zona Hijau, Ob...
18:26 - 373 Warga Binaan Lapas Kel...
08:17 - Hotspot Terpantau Melalui...
19:47 - Berlakukan Protokol Covid-...
22:33 - Digeser untuk Penanganan C...
19:53 - Anggota DPRD RI Achmad dan...
21:20 - Kabupaten Rohul Ikuti Himb...
17:43 - Aneh! Istri Kades dan Pera...
15:04 - 3.033 KK 4 Kecamatan Cair...
14:39 - Gubri Hibahkan Lahan 15 He...
13:16 - Tak Kunjung Diperbaiki PUP...
12:09 - Siapkan Rp22,3 Miliar, TH...
22:14 - Peduli Masyarakat Terdampa...
15:20 - Karyawan BRK Pasir Pangara...
19:30 - Dua Warga Aksi Diam di Dep...
17:39 - Bupati Sukiman Salurkan Sa...
10:02 - Bagi Masker dan Takjil Gra...
20:09 - Agar Terlihat Indah dan Ra...
19:52 - Desa Aliantan di Kecamatan...
17:52 - 14 Titik Jalan Provinsi Ro...
21:47 - Bupati Rohul Beri Jempol k...
17:55 - Atasi Kerusakan Jalan, Kad...
16:55 - Tunggu SK Menteri, Kadis P...
11:16 - Gerakan 100 Takjil Gratis,...
13:26 - Dua Ruko Penjual Barang Ke...
12:46 - Pasca Viral Rayakan Kelulu...
22:05 - Ikut Antisipasi COVID - 19...
12:29 - Perkembangan COVID-19 di R...
12:08 - Tindaklanjut Imbauan Sekda...
11:40 - Viral Foto Serta Video Ray...
05:07 - Camat Kunto Darussalam Apr...
21:26 - Meski PDP di Rohul Menurun...
19:32 - Bupati dan Ketua TP PKK Ro...
18:55 - Wakili Bupati Sukiman, Sek...
17:26 - Dua Jembatan di Desa Cimpa...
20:43 - PDP di Rohul 30 Orang, 22 ...
10:52 - Bupati Sukiman Akan Beri P...
08:49 - Forum Rohul Bicara Tidak S...
13:30 - Setiap yang Masuk Diperiks...
07:26 - M Zaki Jabat Plt Kepala Ba...
20:59 - Satu PDP Asal Pendalian IV...
19:05 - Posko Perbatasan Rohul-Kam...
17:09 - Kritik Lambannya Pemkab Sa...
15:52 - Anggaran Penanganan Covid-...
13:27 - 10 PDP Covid-19 Rohul Jala...
18:07 - Koramil 08/Tandun dan Pera...
17:20 - PDP Sembuh Terus Meningkat...
16:28 - BAZNas Rohul Tuntas Salurk...
20:07 - ODP yang Sehat di Rohul Be...
17:53 - Sejak 15 Tahun, Sekitar 60...
15:57 - Dari 9.160 Usulan Desa, Ke...
12:25 - Ketua DPRD Rohul Akui Pena...
09:47 - RSUD Rohul Gesa Bangun 4 R...
20:53 - Dua PDP di Rohul Wafat, Sa...
 
Jamin Daging Sehat dan Akan Aktifkan RPH, Disnakbun Rohul Segera Tertibkan TPH Ilegal
Minggu, 08 September 2019 - 09:41:36 WIB
Sosialisasi rencana penertiban TPH ilegal oleh Disnakbun Rohul, melibatkan tim gabungan yang dimulai di Kecamatan Rambah agar kembali mengaktifkan RPH yang sudah lama tidak dimanfaatkan.
Sosialisasi rencana penertiban TPH ilegal oleh Disnakbun Rohul, melibatkan tim gabungan yang dimulai di Kecamatan Rambah agar kembali mengaktifkan RPH yang sudah lama tidak dimanfaatkan.
TERKAIT:
 
  • Jelang Idul Adha, Stok Daging Sapi Cukup
  • Rohil Swasembada Daging
  • Distanak Rohil Bangun RPH Tahun Ini
  •  

    PASIR PANGARAIAN - Dinas Peternakan dan Perkebunanan (Disnakbun) Rokan Hulu (Rohul) bersama tim gabungan, akan menertibkan seluruh Tempat Pemotongan Hewan (TPH)‎ ilegal yang tersebar di 16 kecamatan se Kabupaten Rohul. Hal ini sebagai upaya mejamin daging sehat serta aktifnya kembali Rumah Potong Hewan (RPH). 

    ‎Diakui Kepala Disnakbun Rohul Ir H Sri Hardono MM,  penertiban TPH ilegal dimulai di Kecamatan Rambah, sebagai pusat Ibukota dari Kabupaten Rohul.

    Penertiban TPH di Kecamatan Rambah nantinya melibatkan tim gabungan dari berbagai instansi, mulai Disnakbun, Satpol PP dan Damkar Rohul, Pemerintah Kecamatan Rambah, Babinsa Koramil 02 Rambah dan Bhabinkamtibmas Polsek Rambah, serta Pemerintah Desa.

    Sebelum dilakukan menertibkan, nantinya seluruh TPH, Disnakbun Rohul telah mensosialisasikan Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) kepada tim gabungan se-Kecamatan Rambah yang dilaksanakan di Kantor Camat Rambah, Selasa sore (3/9/2019), termasuk ke pemilik TPH.

    Di sosialisasi itu, nantinya juga dihadiri Camat Rambah H Fhatanalia Putra SSos, MSi, Kapolsek Rambah Iptu P. Simatupang, perwakilan dari Satpol PP dan Damkar, para Bhabinkamtibmas, petugas Dinaskbun Rohul, serta tiga Kepala Desa (Kades).

    Sri Hardono mengakui, dalam sosialisasi sehari tersebut, Disnakbun Rohul bersama tim gabungan menentukan‎ langkah-langkah yang akan diambil untuk mengambil sikap atas beberapa masalah berkaitan dengan Rumah Potong Hewan (RPH) yang dimanfaatkan sekitar sepuluh tahun terakhir.

    "Selama ini RPH berlokasi di Desa Sukamaju Kecamatan Rambah yang sudah dibangun dengan biaya mahal dari uang rakyat‎ tidak dimanfaatkan maksimal, meski sarana dan prasarana pendukungnya telah ada. Karena‎ masyarakat cenderung lebih memotong hewan di TPH yang notabene tidak mengantongi izin," ujarnya.

    "Karena yang legal itu adalah yang dipotong‎ di rumah potong hewan bukan TPH, sehingga dagingnya itu terjamin, sehat, aman, bersih dan halal," jelas Sri Hardono, Sabtu (7/9/2019).

    Katanya lagi, baik dari teknis maupun dari syari-nya  agamanya, dan itu yang justru diinginkan masyarakat. Disamping‎ efek lain pihaknya tidak ingin menghapuskan lingkungan yang kurang bagus di TPH.

    Sebutnya, bau darah dapat menimbulkan anyir dan tentunya mengganggu kesehatan lingkungan sekitar, serta berpotensi menimbulkan bibit penyakit di TPH yang sembarangan.

    Sehingga, Sri Hardono mengatakan, sosialisasi dilakukan sudah cukup, bahkan Disnakbun Rokan Hulu telah mengeluarkan peringatan sampai tiga kali ke emilik TPH.

    "Sekarang ini kita melakukan langkah-langkah mungkin agak persuasiflah, kalau selama ini baru preentif terus, kita akan berikan bisa dikatakanlah semacam shock theraphy," tegas Hardono.

    Sambung Sri Hardono bukan hanya sekedar agar masyarakat manfaatkan RPH, namun memberikan pembelajaran ke masyarakat agar pemotongan hewan dilakukan secara benar, sehat dan tentunya aman serta layak konsumsi.

    Camat Rambah H Fhatanalia Putra, didampingi Kapolsek Rambah Iptu P. Simatupang mengaku, sangat menyambut baik‎ langkah dilakukan Disnakbun Rokan Hulu dan tim gabungan untuk menertibkan TPH.

    "Phak kecamatan bersyukur sekali, karena memang kalau RPH beroperasi artinya masyarakat punya jaminan untuk mendapatkan daging berkualitas," jelas Fhatanalia.

    Sambung Fhatanalia, dengan dioperasikan RPH, tentunya tidak adalagi TPH ilegal, dan hal itu akan menciptakan kenyamanan di tengah masyarakat karena tidak ada bau anyir atau kotoran hewan.

    "Karena TPH yang ada membuat sedikit ketidaknyamanan, seperti bau kemudian juga kotorannya kan," ujarnya.

    Fhatanalia mengaku sesuai data di pemerintah kecamatan, sedikitnya ada empat TPH yang ada di Kecamatan Rambah, dan semuanya digunakan untuk pemotongan hewan setiap harinya.

    "Jelasnya izinnya juga tidak jelas‎, tentu tingkat ke-higenisannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Makanya ketika dinas terkait ingin menertibkan itu, kita pihak kecamatan sangat bersyukur sekali, dan kita sangat dukung itu," kata Fhatanalia Putra.

    Penulis : Feri Hendrawan
    Editor : Fauzia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Alhamdulillah, Pasien Covid-19 di Pekanbaru Sembuh Semua, Ini Pesan TAF Buat Tenaga Medis dan Pemko
  • Diduga Hendak Bunuh Diri, Gadis Remaja Ditemukan Pingsan di Taman Pelabuhan BSL Bengkalis
  • Kasus Positif Covid-19 di Inhu Nihil, OTG 4 Orang, PDP Masih Dirawat 1 Orang
  • Ikut Demo Protes Kematian George Floyd, Senator Amerika Dipukul, Disemprot Merica, dan Diborgol
  • Babinsa Koramil 02/Rambah Kunjungi Penderita Kanker Rahang di Rohul yang Butuh Bantuan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved