Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

20:49 - Sungai Batang Lubuh Meluap...
18:05 - TNI-Polri, Kadis TPH dan C...
15:22 - Tingkatkan Disiplin, Polre...
07:38 - 27 Kepsek di Rohul Diduga ...
22:05 - Instruksi Sekda, BPBJ Rohu...
07:35 - Bupati Sukiman Hadiri SAKI...
06:05 - DPRD Rohul Galar Paripurna...
19:26 - Tingkatkan Kesejahteraan G...
07:57 - Kapolres Rohul Bantu Warg...
22:05 - Akses Jalan ke Dusun Sei B...
17:51 - Jalan Lintas Rohul-Duri Ma...
14:33 - Perusahaan Perkebunan di R...
18:05 - Personel Polsek Rambah Sam...
20:50 - Balum Kantongi IMB dari Di...
18:00 - Bupati Sukiman Tegaskan Pe...
15:38 - Akhir Februari, 17 Unit Ru...
16:18 - Diduga Akibat Korsleting L...
15:58 - Kapolres Kunker ke Kunto d...
15:09 - Ustadz Sauqi akan Isi Tabl...
14:52 - Hasil SKD CPNS Rohul Diumu...
19:15 - Satpol PP Rohul Tertibkan ...
17:07 - Dukung Zahra di LIDA, Bupa...
16:14 - 610 Warga Kurang Mampu di ...
15:12 - Dibuka Presiden Jokowi, Bu...
18:09 - Kapolres Rohul dan Persone...
17:50 - Antisipasi Karhutla, Polse...
16:09 - Hadiri Milad ke-2 Paguyuba...
09:13 - Sikapi Jalan Provinsi Rusa...
06:04 - Bakal Direvitalisasi Melal...
16:59 - Pengurus DPD JBMI Rohul Pe...
05:59 - Diduga Turunkan Baleho Bac...
21:02 - Warga Tiga Desa Aksi ke Ka...
18:16 - Dilantik Sekretaris MPW PP...
17:15 - Upika dan Masyarakat Kabun...
15:48 - Tangani Kerusakan Jalan Li...
15:31 - Gedung DPRD Mangkrak, Dina...
22:16 - Sepanjang Januari 2020, 10...
18:05 - Rocky Gerung Dipastikan Ja...
17:26 - Bupati Sukiman Hadiri Gera...
16:25 - Warga: Gubernur dan Wakil ...
22:05 - Warga RTB Rambah Dambakan ...
21:47 - PUPR Rohul Siapkan Anggara...
21:17 - Kajari Rohul Gelar Konsoli...
19:30 - Sekda, Kapolres dan Ormas ...
18:04 - Upika Rokan IV Koto dan Pe...
17:07 - Puluhan Peserta Gagal Ikut...
14:55 - Pisah Sambut, Jabatan Kaja...
14:22 - Raih SHU Tertinggi se-Rohu...
20:03 - BKPP Rohul Simulasi CAT SK...
14:47 - Bupati Sukiman Hadiri MPTB...
14:12 - Bupati Sukiman Resmikan da...
12:59 - Pasca Banjir Akhir Tahun 2...
21:13 - Sekda Rohul Buka Kegiatan ...
17:56 - Kapolres Rohul Pimpin Patr...
16:21 - BUMDesa Usaha Makmur Desa ...
15:56 - Pupuk Kebersamaan, DWP Roh...
20:21 - Terkait Sengketa Lahan, Ko...
20:02 - HUT ke-39, Bupati Rohul I...
16:25 - DPRD Rohul Minta PT Pertam...
16:03 - Belajar Sistem Pengelolaan...
 
Waspada, Beruang Madu Kembali Serang Petani saat Sadap Karet di Rohul
Senin, 01/07/2019 - 06:03:07 WIB
Ilustrasi Beruang Madu.
Ilustrasi Beruang Madu.
TERKAIT:
 
 

PASIR PANGARAIAN - Kembali terjadi, Beruang Madu serang warga di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Kali ini  korbannya petani karet warga Desa Sungai Salak, Kecamatan Rambah Samo.

Konflik beruang dengan masyarakat sebelumnya juga sudah pernah terjadi. Bahkan sudah memakan korban jiwa seorang wanita petani karet warga Dusun Sungai Deras Desa Rambah Tengah Barat, Kecamatan Rambah meregang nyawa setelah bagian kepalanya terkena cakaran Beruang Madu. 

Penyerangan beruang kali ini sama dengan saat itu, dimana  petani tengah menyadap karet di kebunnya.

Diakui Kepala desa Sungai Salak, Haryanto, seorang warganya diserang hewan buas jenis Beruang Madu, mengakibatkan kakinya luka robek dan mendapatkan jahitan dari tim medis. 

Haryanto juga mengatakan, saat ini warganya yang bernama Sapri sudah mendapatkan penanganan dari tim medis.

"Awal kejadian Beruang Madu yang menyerang Sapri, di saat dia sedang  menyadap karet di kebunnya pada Kamis (27/6/19). Ketika itu Sapri tengah menyadap getah karet dengan membawa anak dan‎ istrinya Rika," jelasnya, Minggu (30/6) malam. 

Namun di saat tengah menyadap pohon karet, tiba-tiba istri dan anaknya berteriak-teriak minta tolong ke sang suami, karena dikejar seekor beruang. 

Seketika itu, Sapri yang mendengar serta mengetahui istri dan anaknya dikejar oleh beruang, bergegas menuju istri dan anaknya yang dikejar beruang. Ketika itu Sapri menggantikan posisi istri yang dikejar beruang hingga ia mengalami luka di bagian kaki.

"Dari keterangan Sapri ke saya, di saat anak dan istrinya yang dikejar beruang, Sapri mendatangi dan mengejar beruang, sehingga kakinya sempat terkena serangan beruang, namun saat itu beruang kabur," ungkapnya.

Kades menyatakan, anak dan istri Sapri tidak mengalami luka, namun masih takut untuk pergi ke ladang menyadap karet pasalnya hingga saat ini beruang tersebut belum berhasil ditangkap.

‎Kini warga, ucap Kades, masih takut untuk melaksanakan aktivitas di kebun, karena beruang madu masih belum bisa ditangkap oleh BKSDA Provinsi Riau hingga kini. 

"Saya imbau ke warga untuk berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas di kebun, jangan pergi ke kebun seorang diri, kalau bisa bawa teman atau rekan karena berbahaya, beruang madunya belum ditangkap. Kalau mau pergi juga bawa rekan atau keluarga, dan jangan bawa istri atau anak kecil ke ladang karena sangat berbahaya," harapnya.

Penulis : Feri Hendrawan
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Plt Bupati Bengkalis Sebut Fintech Technology Peluang Besar Bidang Keuangan
  • Massa Demo Desak Polda Riau Tahan Tersangka Kasus Pipa Transmisi Inhil
  • 14 Hari Diobservasi, 12 TKA Asal Tiongkok di Siak Bebas Virus Corona
  • Sensus Penduduk 2020, BPS Kabupaten Pelalawan Rakor Kecamatan
  • Polsek Bangko Amankan Pelaku Pencurian di Rumah Kosong
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved