BAGANSIAPIAPI - SDN 004 Bagan Timur Kecamatan Bangko tahun ini membuka penerimaan murid baru dengan sistem zonasi, afirmasi, dan mutasi. Total kuota yang tersedia adalah 84 siswa, terbagi dalam tiga rombongan belajar (rombel).
Kepala Sekolah Jumiar S.Ag menjelaskan, pembagian jalur penerimaan terdiri dari 80 persen zonasi, 15 persen afirmasi, dan 5 persen mutasi. Sistem ini mengikuti aturan yang berlaku secara nasional.
Meski kuota sudah ditetapkan, jumlah pendaftar yang melakukan daftar ulang hingga hari ini baru mencapai 61 siswa dari total 84 yang dibutuhkan. Proses daftar ulang berlangsung pada 2–3 Juli 2026.
Penurunan jumlah pendaftar ini, menurut Jumiar, terjadi karena pihak sekolah berpatokan pada domisili calon siswa. Hal tersebut membuat sebagian calon murid dari luar wilayah tidak dapat diterima.
Kebijakan zonasi memang bertujuan untuk mendekatkan akses pendidikan dengan tempat tinggal siswa. Namun, di sisi lain, sekolah harus menghadapi tantangan berkurangnya jumlah pendaftar.
Jumiar menegaskan, pihak sekolah tetap berkomitmen menjalankan aturan yang berlaku. "Kami mengikuti ketentuan zonasi, sehingga penerimaan murid benar-benar sesuai domisili," ujarnya.
Selain jalur zonasi, sekolah juga membuka kesempatan melalui jalur afirmasi bagi siswa yang memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), atau Program Indonesia Pintar (PIP).
Jalur mutasi pun tersedia, meski jumlahnya terbatas. Hanya 5 persen dari total kuota yang diperuntukkan bagi siswa pindahan dari sekolah lain.
Dengan kondisi ini, SDN 004 Bagan Timur berharap siswa yang sudah mendaftar ulang dapat segera melengkapi administrasi agar proses belajar mengajar berjalan lancar.
Sekolah optimis, meski jumlah pendaftar menurun, kualitas pendidikan tetap terjaga. Jumiar menekankan pentingnya disiplin dan karakter sejak dini sebagai bekal bagi generasi penerus bangsa.