www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Makin Menjamur, Dewan Minta Pemko Tertibkan PKL HR Soebrantas Panam
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Harkitnas ke-116
Bupati Rohil Ajak Bersama Wujudkan Kebangkitan Menuju Indonesia Emas
Senin, 20 Mei 2024 - 17:10:21 WIB

BAGANSIAPIAPI - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116 tahun 2024. Upacara dipusatkan di depan kantor BPKAD, Jalan Merdeka, Bagansiapiapi, Senin (20/5/2024).

Dalam upacara peringatan Harkitnas yang bertemakan "Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas" tersebut, Bupati Rohil, Afrizal Sintong bertindak sebagai inspektur upacara. Serta dihadiri Ketua DPRD Rohil Maston, Dandim 0321/Rohil Letkol Kav Nugraha Yudha Prawiranegara SIP, Kasi Datun Kejari Rohil Rendi Panalosa, Kapolsek Bangko Kompol IMT Sinurat, Danyon Brimob Kompol Rohani, para Asisten, para Kepala OPD, OKP serta berbagai unsur lainnya.

Dalam amanat Menteri Kominfo RI, Budi Arie Setiadi yang dibacakan Bupati Rohil Afrizal Sintong mengatakan saat ini dihadapkan pada suatu realitas yang terpampang terang yakni, kemajuan teknologi yang melesat cepat.

"Kita sudah memilih bukan hanya ikut-serta, tetapi lebih daripada itu, menjadi pemain penting agar dapat menggapai dunia. Hari-hari ini hingga dua dekade ke depan merupakan momen krusial yang akan sangat menentukan langkah kita dalam mewujudkan itu semua," katanya.

Ia menerangkan, lebih dari seabad lalu, tepatnya pada 20 Mei 1908, lahir organisasi Boedi Oetomo, yang di masa itu telah menumbuhkan bibit bagi cita-cita mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Hari berdirinya Boedi Otomo inilah yang kelak menjadi simbol dari Hari Kebangkitan Nasional yang kita rayakan hari ini.

Organisasi Boedi Oetomo sebutnya, bermula dari sejumlah dokter dan calon dokter di Batavia yang berkumpul mendirikan suatu organisasi modern. Banyak orang menaruh harapan pada organisasi ini dan menganggapnya sebagai motor penggerak gerakan kemerdekaan di tanah Hindia Belanda. Bahkan Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis Belanda, menyatakan: "Sesuatu yang ajaib sedang terjadi, Insulinde molek yang sedang tidur, sudah terbangun".

"Boedi Oetomo menjadi awal mula tempat orang belajar dan berdebat tentang banyak hal, seperti pentingnya pendidikan barat bagi rakyat Hindia Belanda serta penyebaran pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang priayi atau bukan. Dari sana timbul pula pemikiran tentang pentingnya memperluas keanggotaan yang mencakup seluruh rakyat Hindia Belanda," terangnya.

Sebelum Boedi Oetomo lanjutnya, adalah Kartini, perempuan dari kota kecil Jepara, yang mengawali lahirnya gagasan kemerdekaan, kebebasan, kesetaraan, keadilan, persaudaraan dan kemajuan, melalui tulisan-tulisannya yang tersiar ke penjuru dunia.

Dialah yang menggodok aspirasi-aspirasi kemajuan di Indonesia untuk pertama kali muncul sejak lebih dari seabad lalu. Di tangannya kemajuan itu dirumuskan, diperinci, dan diperjuangkan, untuk kemudian menjadi milik seluruh
bangsa Indonesia," katanya.

Kartini merupakan pembaharu dalam menggagas sebuah imajinasi mengenai sebuah tatanan masyarakat yang merdeka, dan sebuah cita-cita ideal baru tentang bangsa yang lebih besar dibandingkan asal-usul sosialnya sendiri. Apa yang digagas Kartini telah jauh melampaui kisah hidupnya sendiri. Ia telah memberikan inspirasi penting bagi sumbu-sumbu kecil, yakni para kaum muda "embrio bangsa", yang perlahan menjadi nyala berkobar yang kemudian kita kenal sebagai pergerakan kebangkitan nasional.

"Kebangkitan nasional adalah penanda lahirnya zaman baru. Pencetus cara berpikir baru. Semangat kebangkitan nasional merumuskan kemerdekaan sebagai wahana memperjuangkan kedaulatan dan kemuliaan manusia," sebutnya.

Apa yang digagas Boedi Oetomo, Kartini dan para embrio bangsa, kemudian dirumuskan Bung Karno sebagai "jembatan emas". Kemerdekaan dibayangkan Bung Karno sebagai sebuah "jembatan emas" yang akan membawa bangsa Indonesia menikmati kehidupan sejahtera lahir dan batin di atas tanah sendiri.

Hari ini lanjut nya lagi, kita berada pada fase kebangkitan kedua, melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa. Berbeda dengan perjuangan yang telah dirintis lebih dari seabad yang lalu, kini kita menghadapi berbagai tantangan dan peluang baru. Kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru.

Kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan kita sehari-hari dan menjadi bagian dari peradaban kita hari ini. Inovasi-inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner.

Inovasi teknologi digital bertumbuh setiap hari. Kecepatannya bak lompatan kuantum. Dalam dua dekade terakhir, perubahannya demikian pesat. Teknologi digital, misalnya, telah melesat jauh melampaui bayangan banyak orang.

Sementara itu, di hadapan kita telah terbentang potensi kekuatan yang siap merambah dunia. Bonus demografi menunjukkan bagaimana 60% penduduk Indonesia dalam dua dekade ini menjadi tenaga usia produktif yang siap mengembangkan inovasi-inovasi baru, bagi kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi.

Bonus demografi yang dimiliki Indonesia haruslah dikelola dengan kebijaksanaan. Salah satu yang berpeluang menjadi penopangnya adalah adopsi teknologi digital. Tingkat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 79.5% dari total populasi. Ini diperkuat dengan potensi ekonomi digital ASEAN yang diperkirakan meroket hingga 1 triliun USD pada Tahun 2030.

"Potensi-potensi ini tentu mendukung percepatan transformasi digital, sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk keluar dari middle-income trap. Perekonomian Indonesia harus tumbuh di kisaran 6 hingga 7% untuk dapat mencapai target negara berpendapatan tinggi atau negara maju pada tahun 2045," paparnya.

Kebangkitan kedua tambahnya, merupakan momen terpenting. Jadi harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan. Kemajuan telah terpampang di depan mata.

"Momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu. Di titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Penulis: Afrizal
Editor: Riki

   


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi DPRD Pekanbaru minta Pemko tertibkan PKL di kawasan HR Soebrantas Panam (foto/int)Makin Menjamur, Dewan Minta Pemko Tertibkan PKL HR Soebrantas Panam
Kisruh di internal PPP Riau (foto:ilustrasi) Kisruh Mosi Tak Percaya Pada Syamsurizal, DPC PPP Pekanbaru Tak Mau Ikut-ikut
Jalan Tol Yang Dikelola Makin Panjang, HK Prioritaskan Edukasi Keselamatan Berkendara Dengan Kampanye SETUJU (foto/Rivo)Jalan Tol yang Dikelola Makin Panjang, HK Gencar Kampanyekan SETUJU
KPU Rohil lantik serentak petugas Pantarlih (foto/int)1.728 Petugas Pantarlih Dilantik Serentak, Ketua KPU Rohil: Bekerjalah Profesional
New Honda Brio. Foto IstDibanderol Rp219 Jutaan, Begini Spesifikasi Honda Brio Satya E CVT
  (ki-ka) Sekda Indra Pomi, Zulfahmi Adrian, dan Burhan Gurning masuk bursa di Pilwako Pekanbaru (foto/int)Deretan Nama Birokrat Pemko Mencuat Jelang Pilwako Pekanbaru 2024
Bengkalis Raih tiga terbaik pertama Jambore Kader PKK se-Riau (foto/Zulkarnain)Bengkalis Raih 3 Terbaik Pertama Jambore Kader PKK se-Riau
Satpol PP Pekanbaru apel luar biasa penjatuhan hukuman disiplin anggota oknum pungli (foto/int)2 Oknum Satpol PP Pekanbaru Dipecat Tidak Hormat, Satu Lagi Masih Proses
Mantan Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun disebut kandidat potensial maju Pilwako 2024 (foto/int)Mulai Jumpai Masyarakat, Pengamat Ingatkan Muflihun Jangan Pakai Fasilitas Negara
Pj Gubri, SF Hariyanto hadiri pengukuhan Kepala Perwakilan BI Provinsi Riau, Panji Achmad (foto/int)Panji Achmad Dikukuhkan Jadi Kepala BI Riau, Ini Harapan Pj Gubri
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Salad Idul Adha di Masjid Awaluddin
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2024 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved