Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

16:20 - Lima ABK Ditangkap Polisi ...
17:23 - ABK Ditangkap Polisi Malay...
15:49 - Penerima PKH Rohil Capai A...
15:32 - Puluhan Ribu KIA Sudah Dit...
15:25 - Antisipasi Karhutla, Tiga ...
05:52 - Tahun Ini, Pemkab Rohil Ba...
16:33 - DLH Rohil Ajukan Ranperda ...
10:25 - HUT ke-4 Kodim 0321/Rohil,...
15:41 - Bupati Rohil Serahkan Sert...
12:52 - Bupati Rohil Minta Kelesta...
21:18 - Jalin Kemanunggalan dengan...
18:29 - Bupati Suyatno Hadiri Jeja...
19:33 - Kapolda Riau Kunjungi Rohi...
15:29 - Babinsa Sosialisasi Cegah ...
13:38 - Kantor Polsek Panipahan Di...
13:19 - Bupati Rohil Resmikan Jala...
08:03 - Dipimpin Dandim 0321/Rohil...
06:19 - Dua Perbup PTSL Telah Terb...
15:03 - Meriahkan HUT ke-4, Puluha...
11:42 - Diskan Rohil Jadi Pusat Pe...
17:03 - Kondisi Sangat Memprihatin...
16:18 - Babinsa Koramil 05/Rimba M...
13:52 - Lapas Bagansiapiapi Deklar...
14:19 - Imigrasi Kelas II TPI Baga...
14:23 - Dampak Virus Corona, Harga...
19:34 - Wabup Rohil Terima Penghar...
14:45 - Pj Sekda Rohil Sepakat Pen...
14:33 - Dukung UMKM, Pemkab Rohil ...
16:08 - Dihadiri Direktur Fasyanke...
13:42 - Lepas Festival Lampion Cap...
16:50 - Hasil Tes Tertulis PPK Roh...
15:56 - Sudah Diluncurkan, Website...
15:15 - Konsultasi Publik Rancanga...
15:35 - Cegah Karhutla, Satgas Kec...
15:12 - Terkendala Perda, Retrebus...
15:03 - Hadiri Rakor di Bogor, Bup...
14:47 - Museum Tionghoa di Rohil D...
15:33 - Purna Tugas, Tiga Personel...
20:28 - Mantab! Rohil Miliki GOR B...
14:32 - Polres Rohil Bahas Karhutl...
14:37 - BPBD Rohil Fokus pada Penc...
15:25 - Hutan Kota Bagansiapiapi J...
18:13 - Hari Bhakti ke-70, Imigras...
17:20 - Pelayanan Paspor Haji, Imi...
11:39 - Pemkab Rohil Akan Bangun M...
11:15 - Tingkatkan Kinerja, DLH Ro...
07:26 - Jalin Tali Silaturahmi, Up...
16:07 - Distan Rohil Ingatkan PPL ...
15:38 - Tingkatkan Pelayanan Keseh...
15:10 - Bupati Harapkan Kemenag Be...
 
Limbah di Atas Baku Mutu
DLH Rohil Sanksi PKS DMDR dan PTPN III
Selasa, 15/10/2019 - 16:14:29 WIB
Kadis DLH Rohil, Suwandi S Sos melihat kolam PT PKS BBS beberapa waktu lalu.
Kadis DLH Rohil, Suwandi S Sos melihat kolam PT PKS BBS beberapa waktu lalu.
TERKAIT:

BAGANSIAPIAPI - Setelah menjatuhkan Sanksi Administrasi Paksaan Pemerintah terhadap PT BSS, PT SKL, dan DGS beberapa waktu lalu, tak menjadikan PKS lainnya merasa takut. Pasalnya, saat ini Pemkab Rohil kembali memberikan Sanksi Administrasi terhadap dua PKS yang diduga membuang limbah di atas baku mutu.

Dua PKS itu diberikan sanksi berdasarkan keputusan Bupati Rohil dengan Nomor 547 dan 548 Tahun 2019. Dimana tim nantinya akan mengantar surat sanksi itu kepada dua perusahaan yang dianggap melanggar ketentuan. Dua perusahaan itu yakni PKS Dwi Mitra Daya Riau (DMDR) dan PKS Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN III).

Demikian Disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil, Suwandi SSos, Selasa (15/10/2019) di Bagansiapiapi. Ia mengatakan, sanksi terhadap Perusahaan DMDR itu diberikan berdasarkan hasil verifikasi di lapangan dan laporan dari masyarakat pada tanggal 28 Agustus 2019. Sedangkan sanksi terhadap PTPN III juga berdasarkan hasil verifikasi lapangan dan laporan masyarakat pada tanggal 6 September 2019.

Untuk PKS DMDR sebut Suwandi, dari hasil uji sample air limbah di auret Ipal air naik ke permukaan dan mengalir ke sungai Perbaungan. Dimana perusahaan itu diketahui telah membuang limbah di atas baku mutu. Oleh karena itu, DMDR dijatuhi sanksi berupa penutupan saluran air limbah dan melakukan pengolahan air limbah di kolam Ipal.

Selain itu, DMDR juga diberikan sanksi penghentian operasi sementara selama empat (4) hari dalam satu bulan. Tidak itu saja, DMDR juga wajib melakukan normalisasi sungai perbaungan sepanjang 500 meter dan melakukan restoking (Penaburan benih ikan) sebanyak 15.000 ekor dengan rincian ikan lele sebanyak 5000 ekor, Nila 5000 ekor dan Patin 5000 ekor.

"Kita memberikan sanksi kepada Perusahaan DMDR sebanyak 25 sanksi termasuk sanksi teknis di antaranya membuat lobang sempling, membuat titik koordinat pada cerobong, membuat penyimpanan limbah B3 dan lain sebagainya," jelas Suwandi.

Untuk PKS PTPN III lanjutnya diberikan sanksi paksaan pemerintah karena berdasaran hasil pengujian sample telah membuang limbah dari saluran drainase pabrik menuju Sungai Meranti. Sehingga dari hasil sample dinyatakan limbah yang dihasilkan PKS itu melebihi baku mutu. "Limbah disalurkan ke drainase yang kemudian menuju ke sungai. Sehingga menyebabkan ikan yang ada di Sungai Meranti mati," kata Suwandi.

Untuk sanksi katanya, PTPN III harus melakukan penghentian sementara produksi selama tujuh (7) hari, melakukan normalisasi Sungai Meranti sepanjang 500 meter serta melakukan restoking sebanyak 15.000 ekor ikan. 15.000 ikan itu terdiri dari Ikan Nila 5000 ekor, Patin 5000 ekor dan lele 5000 ekor.

Disamping itu, ada 15 sanksi lagi yang diberikan diantaranya harus membuat papan plang nama disetiap kolam, menyampaikan hasil laporan pengujian emisi udara, udara embiyen dan uji kebauan serta uji kebisingan kepada Gubernur Riau (Gubri), DLHK serta membuat Limbah B3.

Lebih jauh Suwandi mengatakan, untuk tiga perusahaan yang telah dijatuhkan sanksi beberapa waktu lalu saat ini sudah dijalankan oleh masing-masing perusahaan. Karena setiap hasil perbaikan dilaporkan ke DLH dan pihaknya juga melakukan verifikasi setiap bulannya.

"Untuk PT PKS BBS di bulan pertama menjalankan sangsi tingkat kebauan sudah mulai menurun, untuk PT PKS DGS kolam 9 sudah ditutup sambil menunggu pengujian sample dan izin limbah caer nya keluar. Dan PT PKS SKL saat ini telah menjalankan penghentian operasional dan melakukan perbaikan," tutup Suwandi.

Penulis : Afrizal
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dua Ekskavator Diturunkan, TPS di Jalan Hos Cokroaminoto Pekanbaru Dibongkar
  • Karhutla di Pulau Rupat Sulit Dipadamkan, Ini Sebabnya
  • 4 Alasan Lebih Baik Kamu Tidur Tanpa Busana Malam Ini
  • Jumlah Korban Meninggal Akibat Virus Corona Capai 2.858 orang
  • Ketua TP PKK Inhu Lantik Pengurus 4 Desa
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved