Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

16:00 - Bupati Rohil: Ancaman Benc...
14:28 - Lepas Surya Arfan, Pemkab ...
17:33 - Bupati Rohil Resmikan Posy...
15:38 - Baznas Rohil Salurkan Bant...
14:36 - Sertijab Sekda Rohil Digel...
15:06 - Mantan Sekda Rohil Surya ...
13:41 - Bupati Rohil Minta PUPR da...
13:17 - Penghijauan, Polres Rohil ...
16:36 - PKS Muda Rohil Bantu Warga...
16:20 - Bupati Suyatno Letakkan Ba...
14:28 - Usai Lantik Sekda dan 239 ...
16:48 - DLH Rohil Launching Aplika...
15:52 - Parit Sungai Garam di Rohi...
14:59 - Pengaruh Kekeringan, Hasil...
16:31 - Kasi Palayanan Umum Bagan ...
15:53 - Pimpin Sertijab Kapolsek B...
19:53 - Polsek Bangko Tanam 100 Po...
10:42 - Perkuat Internal, Ipemaroh...
14:45 - Warga Resah, Harimau Sumat...
15:25 - Hadapi Tuan Rumah MTQ 2021...
18:31 - Babinsa Patroli ke Sejumla...
14:35 - Hari Ini, 20 Datuk Penghul...
16:06 - Baznas Rohil Serahkan Bant...
14:44 - Antisipasi Karhutla, Bupat...
13:24 - Pengurus LAMR Rohil Bakal ...
16:13 - 45 Panwascam se-Rohil Resm...
13:35 - 300 KK di Karya Mukti Rohi...
15:34 - 2020 SMP Wajib UNBK, 50 Pe...
16:03 - Taman "I Love Bagansiapiap...
14:38 - KONI Riau Tawarkan Rohil S...
14:12 - Amankan Natal dan Tahun Ba...
14:45 - Gaet Investor, Rohil Gelar...
16:51 - Akan Ditanami Tebu, Bupati...
14:11 - Diserahkan Bupati Suyatno,...
15:07 - Dian Affandi Panjaitan Res...
14:36 - Pengurus LAMR Kawasan Bang...
15:31 - Agar Terhindar dari Korups...
15:07 - Komisi V DPRD Riau Siapkan...
14:32 - Susun Program Pembangunan,...
16:41 - Tingkatkan Ekora dan Atasi...
16:15 - Bupati Suyatno Sebut Data ...
15:28 - Peringati Hakordia, Kejari...
14:52 - Bupati Rohil: Jangan Gara-...
21:04 - Usai Tutup Turnamen Gasing...
17:35 - Masjid Cheng Ho Rohil Diya...
21:48 - Bupati Rohil Berangkatkan ...
16:12 - Bupati Suyatno: Terimakasi...
15:33 - Resmikan Wisata Kuliner Ba...
20:13 - Dibuka Bupati Rohil, TNI S...
17:05 - Bupati Rohil Lantik Ulang ...
 
Limbah di Atas Baku Mutu
DLH Rohil Sanksi PKS DMDR dan PTPN III
Selasa, 15/10/2019 - 16:14:29 WIB
Kadis DLH Rohil, Suwandi S Sos melihat kolam PT PKS BBS beberapa waktu lalu.
Kadis DLH Rohil, Suwandi S Sos melihat kolam PT PKS BBS beberapa waktu lalu.
TERKAIT:

BAGANSIAPIAPI - Setelah menjatuhkan Sanksi Administrasi Paksaan Pemerintah terhadap PT BSS, PT SKL, dan DGS beberapa waktu lalu, tak menjadikan PKS lainnya merasa takut. Pasalnya, saat ini Pemkab Rohil kembali memberikan Sanksi Administrasi terhadap dua PKS yang diduga membuang limbah di atas baku mutu.

Dua PKS itu diberikan sanksi berdasarkan keputusan Bupati Rohil dengan Nomor 547 dan 548 Tahun 2019. Dimana tim nantinya akan mengantar surat sanksi itu kepada dua perusahaan yang dianggap melanggar ketentuan. Dua perusahaan itu yakni PKS Dwi Mitra Daya Riau (DMDR) dan PKS Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN III).

Demikian Disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil, Suwandi SSos, Selasa (15/10/2019) di Bagansiapiapi. Ia mengatakan, sanksi terhadap Perusahaan DMDR itu diberikan berdasarkan hasil verifikasi di lapangan dan laporan dari masyarakat pada tanggal 28 Agustus 2019. Sedangkan sanksi terhadap PTPN III juga berdasarkan hasil verifikasi lapangan dan laporan masyarakat pada tanggal 6 September 2019.

Untuk PKS DMDR sebut Suwandi, dari hasil uji sample air limbah di auret Ipal air naik ke permukaan dan mengalir ke sungai Perbaungan. Dimana perusahaan itu diketahui telah membuang limbah di atas baku mutu. Oleh karena itu, DMDR dijatuhi sanksi berupa penutupan saluran air limbah dan melakukan pengolahan air limbah di kolam Ipal.

Selain itu, DMDR juga diberikan sanksi penghentian operasi sementara selama empat (4) hari dalam satu bulan. Tidak itu saja, DMDR juga wajib melakukan normalisasi sungai perbaungan sepanjang 500 meter dan melakukan restoking (Penaburan benih ikan) sebanyak 15.000 ekor dengan rincian ikan lele sebanyak 5000 ekor, Nila 5000 ekor dan Patin 5000 ekor.

"Kita memberikan sanksi kepada Perusahaan DMDR sebanyak 25 sanksi termasuk sanksi teknis di antaranya membuat lobang sempling, membuat titik koordinat pada cerobong, membuat penyimpanan limbah B3 dan lain sebagainya," jelas Suwandi.

Untuk PKS PTPN III lanjutnya diberikan sanksi paksaan pemerintah karena berdasaran hasil pengujian sample telah membuang limbah dari saluran drainase pabrik menuju Sungai Meranti. Sehingga dari hasil sample dinyatakan limbah yang dihasilkan PKS itu melebihi baku mutu. "Limbah disalurkan ke drainase yang kemudian menuju ke sungai. Sehingga menyebabkan ikan yang ada di Sungai Meranti mati," kata Suwandi.

Untuk sanksi katanya, PTPN III harus melakukan penghentian sementara produksi selama tujuh (7) hari, melakukan normalisasi Sungai Meranti sepanjang 500 meter serta melakukan restoking sebanyak 15.000 ekor ikan. 15.000 ikan itu terdiri dari Ikan Nila 5000 ekor, Patin 5000 ekor dan lele 5000 ekor.

Disamping itu, ada 15 sanksi lagi yang diberikan diantaranya harus membuat papan plang nama disetiap kolam, menyampaikan hasil laporan pengujian emisi udara, udara embiyen dan uji kebauan serta uji kebisingan kepada Gubernur Riau (Gubri), DLHK serta membuat Limbah B3.

Lebih jauh Suwandi mengatakan, untuk tiga perusahaan yang telah dijatuhkan sanksi beberapa waktu lalu saat ini sudah dijalankan oleh masing-masing perusahaan. Karena setiap hasil perbaikan dilaporkan ke DLH dan pihaknya juga melakukan verifikasi setiap bulannya.

"Untuk PT PKS BBS di bulan pertama menjalankan sangsi tingkat kebauan sudah mulai menurun, untuk PT PKS DGS kolam 9 sudah ditutup sambil menunggu pengujian sample dan izin limbah caer nya keluar. Dan PT PKS SKL saat ini telah menjalankan penghentian operasional dan melakukan perbaikan," tutup Suwandi.

Penulis : Afrizal
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Korban DBD di Kuansing Berjatuhan Lagi, Dinkes Salahkan Warga
  • Gali Lubang Tutup Lubang​, Salah Satu Tantangan Wujudkan Ibu Kota Baru
  • Dibikin Teler Dulu Pakai Lem Cap Kambing, Bocah SD di Siak Digilir 8 Pemuda
  • Natuna, China dan Kegelisahan Nelayan Indonesia
  • PT CPI Hargai Upaya Pemuda Riau Minta Dilibatkan Kelola Penanganan Limbah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved