www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Desak SF Hariyanto Turun Tangan, RTRW Riau Tersandera Konflik Tata Ruang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Perkuat Konservasi Berbasis Masyarakat, RAPP Teken MoU CCP dengan Koperasi Wana Lestari Kampar Kiri
Kamis, 11 Juni 2026 - 20:14:27 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Community Conservation Program (CCP) RAPP dengan Koperasi Wana Lestari Kampar Kiri.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Community Conservation Program (CCP) RAPP dengan Koperasi Wana Lestari Kampar Kiri.

KAMPAR – Upaya menjaga kelestarian hutan memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Berangkat dari semangat tersebut, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), bagian dari APRIL Group, bersama Koperasi Wana Lestari Kampar Kiri memperkuat sinergi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Konservasi Bersama Masyarakat atau Community Conservation Program (CCP).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kampar Kiri, Sungai Pagar, Kamis (11/6/2026), mencakup kerja sama pengelolaan kawasan hutan dengan masa pelaksanaan selama lima tahun. Kesepahaman ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

Inisiatif ini sejalan dengan filosofi 5C yang menjadi landasan perusahaan, yaitu Good for Community, Country, Climate, Customer, dan Company. Keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kebermanfaatannya bagi masyarakat, dukungan terhadap pembangunan nasional, kontribusi dalam menjaga lingkungan, serta komitmen terhadap keberlanjutan jangka panjang.

Program CCP merupakan pengembangan dari Fire Free Village Program (FFVP) atau Program Desa Bebas Api yang telah dijalankan sejak 2014 sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau. Pengembangan program ini dilakukan untuk memperkuat upaya pelestarian hutan melalui pendekatan yang melibatkan masyarakat secara aktif serta mendukung pengelolaan kawasan secara berkelanjutan.

Sejak mulai diimplementasikan pada 2022, CCP telah dijalankan di sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kelurahan Pelalawan, Kelurahan Teluk Meranti, Kampung Penyengat, Desa Pulau Muda, Koperasi Tasik Bersatu Sejahtera, serta tiga Kelompok Tani Hutan di Desa Balung. 

Dalam sambutannya, General Manager Stakeholder Relations RAPP, Wan Mohammad Jakh Anza, mengatakan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pelestarian lingkungan melalui pendekatan yang melibatkan masyarakat secara aktif.

“Momentum ini menjadi wujud nyata komitmen dan tanggung jawab kita bersama dalam menjaga hutan dan lingkungan, sekaligus membangun kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi, kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya pelestarian hutan di masa mendatang,” ujar Jakh.

Lebih lanjut, Jakh mengapresiasi peran aktif berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga kelompok tani hutan. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan sekaligus mendukung target Pemerintah Provinsi Riau dalam implementasi FOLU Net Sink 2030.

Sebagai implementasi dari kesepahaman yang telah disepakati, berbagai kegiatan akan dilaksanakan, meliputi patroli kawasan hutan secara partisipatif, pemasangan papan informasi, penanaman tanaman untuk mendukung restorasi ekosistem, serta pengembangan usaha hortikultura, perikanan, dan peternakan sebagai sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat.

Selain itu, program juga mencakup peningkatan kapasitas anggota kelompok melalui pelatihan dan pendampingan agar masyarakat memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai dalam mengelola kawasan hutan sekaligus mengembangkan usaha produktif yang ramah lingkungan.

Kepala UPT KPH Kampar Kiri, Dewi Handayani, mengapresiasi RAPP dan Koperasi Wana Lestari Kampar Kiri atas komitmen dan sinergi yang dibangun untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan.

“Nota kesepahaman ini merupakan langkah strategis yang menunjukkan bahwa upaya konservasi hutan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi yang kuat untuk memastikan kelestarian kawasan hutan tetap terjaga. Hutan yang dikelola dengan baik akan memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang,” kata Dewi.

Penandatanganan nota kesepahaman ini diharapkan semakin memperkuat upaya konservasi berbasis masyarakat di Provinsi Riau. Melalui sinergi antara perusahaan, pemerintah, kelompok tani hutan, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus menciptakan manfaat sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Anggota DPRD Riau, Edi Basri.(foto: int)DPRD Desak SF Hariyanto Turun Tangan, RTRW Riau Tersandera Konflik Tata Ruang
Tahanan kabur dari PN Pekanbaru.(ilustrasi/int)Lima Tahanan yang Kabur dari PN Pekanbaru Ditangkap, Satu Masih Diburu
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby saat hadiri pembukaan Pacu Jalur dan MTQ Riau 2026.(foto: ultra/halloriau.com)Bupati Suhardiman Amby Buka Pacu Jalur Rayon I di Inuman, Pengunjung Disuguhkan Pawai Budaya
Dari minyak jelantah hingga limbah elektronik, Elnusa memperkuat budaya keberlanjutan (foto/ist)Elnusa Ubah Botol Plastik hingga E-Waste Jadi Aksi Nyata Menuju Energi Berkelanjutan
Tersangka  Khairul Saleh saat ditangkap Tim Kejari Kuansing.(foto: tribunpekanbaru.com)8 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Rp1,2 Miliar di Kuansing Akhirnya Ditangkap di Loteng Rumah Istri
  Mahasiswa UIR demo 600 hari pemerintahan Prabowo-Gibran di DPRD Riau.(foto: int)Mahasiswa UIR Evaluasi 600 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran, Soroti MBG hingga Pelemahan Rupiah
Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana bersama Bupati Kuansing, Suhardiman Amby saat hadiri pembukaan Pacu Jalur Rayon I Inuman 2026.(foto: ultra/halloriau.com)Pacu Jalur Rayon I di Inuman, Kapolres Kuansing: Jaga Keamanan dan Ketertiban
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Community Conservation Program (CCP) RAPP dengan Koperasi Wana Lestari Kampar Kiri.Perkuat Konservasi Berbasis Masyarakat, RAPP Teken MoU CCP dengan Koperasi Wana Lestari Kampar Kiri
Pemerintah terapkan cukai untuk minuman berpemanis.(ilustrasi/int)Demi Dongkrak Pendapatan Negara, DPR Beri Lampu Hijau Cukai Minuman Berpemanis
Stok minyakita di Pekanbaru masih aman.(ilustrasi/int)Satgas Pangan Pastikan Stok Minyakita Aman di Pekanbaru, Harga Telur dan Ayam Turun
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved