www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Hujan Ringan Bantu Redam Kebakaran Lahan di Kuala Kampar, Bara Bawah Tanah Masih Membara
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dukung Komitmen APRIL2030, PT RAPP Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu untuk Penurunan Stunting
Minggu, 22 Juni 2025 - 14:14:56 WIB
Pelatihan Coaching Komunikasi Antar Pribadi (KAP) bagi kader Posyandu di lima kabupaten daerah operasional RAPP. (Foto: Istimewa)
Pelatihan Coaching Komunikasi Antar Pribadi (KAP) bagi kader Posyandu di lima kabupaten daerah operasional RAPP. (Foto: Istimewa)

PANGKALAN KERINCI – Dalam upaya mendukung pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), melalui Community Development (CD) RAPP, kembali menggelar program pelatihan Coaching Komunikasi Antarpribadi (KAP) bagi kader Posyandu. 

Coaching KAP ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam berkomunikasi secara efektif, khususnya dalam layanan konseling dan kunjungan rumah.

Pelatihan ini berlangsung mulai April 2025 hingga Mei 2025, menjangkau 320 Posyandu di 138 desa, dengan lokasi tersebar di lima kabupaten daerah operasional perusahaan yakni Pelalawan, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, dan Kepulauan Meranti. Setiap Posyandu mengirimkan dua kader, sehingga total peserta pelatihan mencapai 640 orang.

Salah satu peserta pelatihan, Triwahyuni Julita (39), kader Posyandu Kemuning Dua dari Desa Sengkemang, Kabupaten Siak, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. 

Sebagai kader yang aktif melakukan kunjungan rumah dan memberikan penyuluhan gizi kepada ibu yang memiliki balita, ia kerap mengalami kendala dalam menyampaikan informasi dengan bahasa yang mudah dimengerti masyarakat.

“Sering kali kami menghadapi warga yang malu atau enggan membicarakan kondisi anaknya. Setelah mendapatkan pelatihan ini, saya belajar bagaimana bertanya dengan cara yang lebih sopan, tidak menyudutkan, dan bisa mengajak ibu-ibu berpikir tentang yang terbaik untuk anak tanpa merasa disalahkan. Dengan pendekatan tersebut membuat para ibu jadi lebih terbuka,” ujarnya.

Yuni, yang telah aktif menjadi kader Posyandu sejak tahun 2019, turut merasakan manfaat langsung dari pelatihan ini. Ia mengapresiasi kepedulian perusahaan serta langkah RAPP yang secara konsisten mendukung peningkatan kapasitas kader di desa-desa.

“Saya sangat bersyukur bisa ikut pelatihan ini. Biasanya kami hanya dapat informasi dari buku atau pelatihan singkat dari Puskesmas. Tapi pelatihan dari RAPP ini berbeda, materinya mendalam dan cara penyampaiannya juga menyenangkan. Kami diajak praktik langsung, jadi lebih paham,” tutur Yuni.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Lubuk Dalam, dr. Aisatia Wiguna Ramanal, turut mengapresiasi program pelatihan KAP yang diinisiasi CD RAPP. Menurutnya, kader Posyandu memiliki peran yang besar dalam mendistribusikan pesan-pesan terkait kesehatan, khususnya stunting.

"Pembekalan soft skill seperti pelatihan kemampuan komunikasi antarpribadi sangat penting dimiliki oleh kader Posyandu dan tenaga kesehatan (nakes). Sering kali kita temui di lapangan, cara penyampaian informasi yang kurang tepat dapat berakibat pada kesalahpahaman masyarakat terhadap informasi yang diberikan,” terang dr. Aisatia.

Pelatihan ini mengacu pada kurikulum resmi dari Kementerian Kesehatan RI dan dipandu oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat yang juga menjadi pembina langsung Posyandu di wilayah masing-masing. 

Dengan adanya pelatihan, para kader memiliki ruang untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi atas tantangan-tantangan yang mereka hadapi di lapangan, mulai dari rendahnya kesadaran orang tua tentang pentingnya ASI eksklusif, hingga sulitnya menjangkau keluarga di daerah terpencil. 

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapat ilmu, tetapi juga semangat dan rasa percaya diri untuk menjalankan tugas mereka dengan lebih baik.

Ferdinand Leohansen Simatupang, Head of CD Department RAPP, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam memperkuat kapasitas lini terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. 

Menurutnya, kader Posyandu memiliki peran penting sebagai jembatan antara sistem layanan kesehatan dan masyarakat desa.

“Dalam banyak kasus, keberhasilan kampanye kesehatan sangat ditentukan oleh cara pesan disampaikan. Pelatihan KAP ini membekali kader Posyandu dengan keterampilan komunikasi yang lebih empatik, personal, dan membangun kepercayaan. Dengan begitu, penyuluhan gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta layanan konseling dapat dilakukan secara lebih efektif,” jelas Leo.

Leo menambahkan bahwa pihaknya menargetkan penurunan angka stunting hingga 50 persen di desa-desa binaan sesuai yang tertuang pada komitmen APRIL2030

Target tersebut diyakini dapat dicapai dengan sinergi dan kolaborasi kuat antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat lokal.

“Setiap anak berhak untuk tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Karena itu, kami menempatkan program ini sebagai prioritas sosial perusahaan yang juga menjadi bagian dari kontribusi kami terhadap pembangunan berkelanjutan,” lanjutnya.

RAPP meyakini bahwa keberhasilan penurunan stunting tidak hanya bergantung pada intervensi medis atau program bantuan pangan, tetapi juga pada pendekatan sosial dan edukatif yang menyentuh langsung perilaku masyarakat. 

Oleh karena itu, program ini sejalan dengan inisiatif keberlanjutan APRIL2030 yang diluncurkan oleh APRIL Group sebagai kerangka kerja jangka panjang untuk menciptakan kemajuan sosial dan lingkungan yang inklusif. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Tim Manggala Agni padamkan karhutla di Kuala Kampar.(foto: mcr)Hujan Ringan Bantu Redam Kebakaran Lahan di Kuala Kampar, Bara Bawah Tanah Masih Membara
Jorge Martin juarai sprint race MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Sensasi Le Mans! Jorge Martin Menang Sprint Race MotoGP Prancis 2026, Marquez Terlempar di Lap Akhir
Trofeo Mini Soccer dalam rangka HPN yang digelar PWI Riau.(foto: istimewa)Trofeo Mini Soccer HPN 2026 Satukan PWI, PLN dan BRK Syariah di Pekanbaru
Operasi bypass jantung.(ilustrasi/int)RSUD Arifin Achmad Catat Sejarah Baru, Operasi Bypass Jantung Saat Masih Berdetak Sukses
Pemprov Riau gelontorkan dana untuk beasiswa.(ilustrasi/int)Rp62 Miliar Digelontorkan, 3.644 Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa 2026
  LAM Riau terus perjuangkan DIR.(foto: int)Naskah 600 Halaman Sudah di DPR, Riau Terus Berjuang Jadi Daerah Istimewa
Wamenpar, Ni Luh Puspa membuka Rakernas II ASITA 2026 di Makassar (foto/ist)ASITA Tegaskan Komitmen Majukan Pariwisata Indonesia Lewat Kolaborasi Nasional
Francesco Bagnaia raih pole di MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Dari Q1 ke Front Row! Marquez Tantang Bagnaia di MotoGP Prancis 2026
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: mcr)Di Hadapan Wisudawan Umri, Sekdaprov Riau Soroti Perubahan Pola Pikir Lulusan
Sidak pedagang Minyakita di Pekanbaru menjual di atas HET.(ilustrasi/int)Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved