www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Sempena HUT ke-63 Riau, AMSI Taja Webinar Merayu APBN
 
Baru Ada 11.789 Pengembang Terdaftar di PUPR, Bisa Cek di Laman Web Ini...
Senin, 08 Juli 2019 - 06:08:22 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA - Jumlah pengembang perumahan yang terdaftar di aplikasi Sistem Registrasi Pengembang atau Sireng sejak diluncurkan awal 2018 hingga Juli 2019 mencapai 11.789 pengembang.

Aplikasi Sireng merupakan bagian dari upaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pengawasan terhadap kualitas rumah subsidi yang dibangun oleh pengembang perumahan agar tetap memenuhi standar rumah layak huni.

"Kementerian PUPR sebagai regulator bertanggung jawab untuk melindungi konsumen dan memastikan kualitas rumah bersubsidi. Pertumbuhan KPR juga harus dibarengi pelayanan lebih baik kepada masyarakat mulai dari sanitasi, air bersih, dan kualitas rumahnya. Apalagi bila menyangkut KPR subsidi saya berwenang. Saya bertanggung jawab untuk mengawasi karena ada uang negara di situ,” kata Menteri Basuki Hadimuljono seperti dikutip Antaranews, Jakarta, belum lama ini.

Melalui aplikasi Sireng yang dikelola oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, konsumen rumah subidi dapat mengetahui apakah pengembang perumahannya telah terdaftar atau belum.

Untuk mengeceknya cukup mudah, konsumen cukup memasukan nama pengembang di website https://sireng.pu.go.id. Aplikasi tersebut juga berfungsi untuk mempermudah Pemerintah merespons keluhan masyarakat.

Sebab salah satu syarat pengembang masuk dalam Sireng harus terlebih dahulu tergabung dalam asosiasi. Selain itu, di dalam sistem juga akan dirilis peringkat, penghargaan, dan hukuman, dari Pemerintah sehingga mendorong pengembang untuk terus menjaga kualitas rumah subsidi yang dibangun.

Kementerian PUPR juga menerbitkan Permen PUPR Nomor 24/PRT/M/2018 tentang Akreditasi dan Registrasi Asosiasi Pengembang Perumahan serta Pengembang Perumahan yang berlaku pada 26 Oktober 2018. Permen ini mengatur mekanisme bagi asosiasi pengembang dan pengembang perumahan untuk melakukan registrasi dan akreditasi.

Untuk penilaian akreditasi dan registrasi dilakukan dengan dua mekanisme yakni untuk asosiasi dilakukan tim yang dibentuk oleh Kementerian PUPR. Setelah lulus verifikasi, asosiasi pengembang akan mendapat Sertifikat Akreditasi Asosiasi Pengembang Perumahan (SA2P2).

Sementara bagi pengembang perumahan akan dilakukan oleh Tim yang dibentuk oleh Pemerintah Daerah. Selanjutnya diterbitkan tanda bukti pengakuan atas kemampuan usahanya melalui Sertifikat Pengembang Perumahan (SP2).

Dalam Permen juga mengatur sanksi bagi asosiasi pengembang maupun pengembang perumahan yang telah memegang sertifikat apabila melakukan pelanggaran dalam 3 klasifikasi yakni ringan, sedang, dan berat.

Untuk pemberian saksi administratif kepada asosiasi pengembang dilakukan oleh Kementerian PUPR, sementara bagi pengembang perumahan oleh kepala daerah.

Sanksi berupa surat peringatan diberikan untuk pelanggaran ringan, sanksi pembekuan AS2P2 atau SP2 selama 3 bulan untuk pelanggaran sedang, dan pencabutan sertifikat (SA2P2 dan SP2) untuk pelanggaran berat. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 Head of Home LTE Telkomsel Arief Pradetya saat memperkenalkan solusi internet rumah serba digital yaitu Telkomsel Orbit di acara peluncuran Telkomsel Orbit dalam virtual press conference menggunakan platform CloudX di Jakarta, Kamis (2/7). Mau Koneksi Data dengan Kecepatan Unggul dan Fitur Premium? Pilihannya Telkomsel Orbit
Rumah Zakat menyalurkan Sembako dan Masker dari Pegadaian Syariah SubrantasPegadaian Syariah Subrantas Gandeng Rumah Zakat Salurkan 200 Paket Sembako dan Masker
IlustrasiBNI Syariah Permudah Milenial Miliki Hunian Lewat Program Tunjuk Rumah
  IlustrasiPLN Imbau Masyarakat Laporkan Tagihan Listrik yang Melonjak, Ini Caranya
Program Tunjuk Rumah BNI Syariah Program Tunjuk Rumah BNI Syariah Targetkan Rp1,4 Triliun
Ilustrasi. Foto: AntaraWabah Corona, 92.893 Tenaga Kerja di Riau Dirumahkan

 
Berita Lainnya :
  • Sempena HUT ke-63 Riau, AMSI Taja Webinar Merayu APBN
  • Cabuli dan Sayat Bocah hingga Tewas, Pria di Siak Terancam Hukuman Mati
  • Viral Pernikahan Ayah Mertua dan Ibu Kandung, Suami Jadi Kakak Tiri, Bikin Bingung
  • Pedagang Pekanbaru Banyak yang Enggan Pakai Masker, Katanya...
  • Ngeri! Pesawat India Terbelah Dua, 16 Orang Tewas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Rotte Foundation Kunjungi Metro Riau Group
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved