PEKANBARU - Sebagai bentuk pengawasan sekaligus pencegahan terjadinya kecurangan dalam Pemilu selama masa tenang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau melakukan dua metode pengawasan.
Dua metode itu yaitu patroli money politic atau politik uang dan mendirikan warung pengawasan.
Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal mengungkap, pihaknya sudah melakukan patroli politik uang di Mandau, Bengkalis, Senin (12/2/2024) tadi malam.
"Patroli money politic, kita tadi malam di Mandau. Bersama koordinasi TNI-Polri," kata dia, Selasa (13/2/2024).
Dalam patroli itu, lanjut Alnofrizal, Bawaslu Riau beserta jajaran memberhentikan kendaraan-kendaraan yang dicurigai.
"Misalnya yang ditenggarai membawa bahan kampanye, sembako dan semacamnya yang tak lagi dibenarkan di masa tenang ini," jelasnya.
Dari hasil patroli itu Alnofrizal menyebut belum menemukan atau mendapati adanya kecurangan Pemilu.
Sementara untuk daerah lain, lanjut Alnofrizal, dititikberatkan kepada Warung Pengawasan yang didirikan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan.
"Kita buat warung pengawasan, kita pantau, di dekat rumah caleg, di dekat kantor Parpol. Di tempat yang bisa mengumpulkan banyak orang untuk transaksi misalnya," pungkasnya.
Penulis: Rinai
Editor: Satria