www.halloriau.com
Politik
BREAKING NEWS :
Mulai 13 Juli, Siswa SMP di Inhu Belajar Secara Tatap Muka
 
Mengejutkan, Said Hasyim Hengkang dari PAN, Pengurus Murka dan Minta Rekomendasi Dicabut
Senin, 29 Juni 2020 - 14:00:31 WIB
Surat pengunduruan diri Said Hasyim.
Surat pengunduruan diri Said Hasyim.

SELATPANJANG - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim secara mengejutkan mundur dari kader Partai Amanat Nasional (PAN). Hal itu setelah Said mengirimkan surat pengunduran diri kepada DPD PAN Kepulauan Meranti yang dibuat per tanggal 14 Juni 2020.

Sempat ada kabar jika Said akan bergabung dengan Partai Golkar. Kabar itu muncul dari aktivitas Said sebelum mengundurkan diri.

Pengunduran diri Said Hasyim tersebut memang mengejutkan banyak pihak, termasuk Ketua DPW PAN dalam hal ini adalah Bupati Kepulauan Meranti, Drs H  Irwan.

Selain menjabat sebagai Ketua Majelis Penasehat Partai Daerah (MPPD) DPD PAN, Said Hasyim juga mendapat rekomendasi dari DPP untuk berlayar menggunakan partai besutan Amien Rais itu.

Ketua DPD PAN Kepulauan Meranti, H Fauzi Hasan angkat bicara soal hengkangnya Said Hasyim dari partai berlambang matahari tersebut. Dimana DPD PAN meminta DPP mengevaluasi kembali terkait pencalonan Said Hasyim dari partai PAN.

"Dengan pengunduran Said Hasyim ini langsung kita sikapi dengan mengadakan rapat bersama seluruh pengurus DPC," kata Fauzi Hasan, Senin (29/6/2020) siang.

Dikatakan Fauzi Hasan, Partai PAN memang memprioritaskan kadernya untuk maju dalam bursa pencalonan Pilkada Kepulauan Meranti.

"Sesuai instruksi dari DPP, kita memang memprioritaskan kader untuk maju dalam Pilkada nanti. Dimana Pak Said Hasyim sudah menjadi kader sejak tahun 2015 lalu. Selain itu dari hasil pleno terdahulu kita juga memberikan peluang seluas-luasnya kepada Said Hasyim yang menjabat sebagai Ketua MPPD PAN," ujar Fauzi.

Mantan Ketua DPRD Kepulauan Meranti itu juga menyatakan sikap kecewa terhadap Wakil Bupati Kepulauan Meranti itu, dimana setelah mendapat rekomendasi dari DPP, Said malah memutar haluan. Walau begitu, Fauzi mengatakan, PAN akan menghormati setiap keputusan yang diambil kadernya. Termasuk pengunduran diri Said Hasyim. Dan sampai saat ini belum diketahui alasan jelas dari pengunduran diri tersebut.

"Kita sangat kecewa dengan keputusan Pak Said Hasyim, dimana kita sudah memberikan jalan dengan merekomendasikan beliau berlayar menggunakan partai PAN dia malah mengundurkan diri. Namun kita paham dalam dinamika politik, mungkin beliau ada pemikiran yang lebih baik, makanya mengundurkan diri, entah merasa tidak cocok atau bagaimana, namun sampai saat ini belum ada alasan jelas dari pengunduran tersebut," kata Fauzi.

Dengan pengunduran tersebut, maka pencalonan Said Hasyim menggunakan Partai PAN digantikan oleh Fauzi Hasan.

"Dengan meundurnya Said Hasyim dari PAN maka pencalonannya digantikan oleh saya. Tentu disini bukan persoalan menang atau kalah, tetapi kita bertanggung jawab atas PAN sebagai partai pemenang. Dan untuk Said Hasyim pintu sudah tertutup jika dia mau kembali ke PAN," katanya lagi.

Sementara itu salah seorang kader partai PAN, Tedjo juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Said Hasyim yang mundur dari PAN.

"Sebagai partai pemenang, kami berharap dia maju. Dengan dia mengundurkan diri tanpa alasan jelas, kami sebagai kader kecewa, karena PAN merupakan partai pertama yang memberikan dia rekomendasi untuk maju dalam Pilkada," kata Tedjo.

Sementara itu Said Hasyim mengatakan alasan dirinya mengundurkan diri adalah karena pilihan hati. Dirinya mengaku saat ini sudah bergabung dengan Partai Golkar. "Saya didukung Golkar juga, saya disuruh pilih antara Golkar atau PAN, saya pilih ke Golkar," ujar Said melalui sambungan telpon Senin (29/6/2020).

Diakui Said sebelumnya dirinya sudah menjadi bergabung dengan partai PAN sejak tahun 2015 dan saat ini dirinya memilih untuk bergabung di partai Golkar. "Inikan namanya pilihan hati masing-masing, tak dapat ditanya kalau di hati itu," tutur Said.

Dirinya juga mengaku tidak khawatir bila sikapnya tersebut nantinya akan berpengaruh terhadap dukungan kepadanya sebagai Bakal Calon Bupati Kepulauan Meranti. 

"Inikan soal pilihan hati masing-masing, jadi tidak ada hubungannya ke partai," ujarnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan Partai PAN. 

"Hubungan kita semua baik, apalagi partai (PAN) selama ini bagus. Ini hanya masalah hati," pungkas Said. 

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Surat pengunduruan diri Said Hasyim.Mengejutkan, Said Hasyim Hengkang dari PAN, Pengurus Murka dan Minta Rekomendasi Dicabut
Said HasyimGolkar Usung Said Hasyim di Pilkada Kabupaten Meranti
IlustrasiFigur Bakal Calon Bupati Meranti Mulai Diperbincangkan, Ini Kata Bupati Irwan
  Surat Tugas (ST) kepada Wakil Bupati  Kabupaten Kepulauan Meranti, Said Hasyim terkait Pilkada Kepulauan Meranti 2020.Jelang Pilkada Kepulauan Meranti 2020, Said Hasyim Dapat Tugas Khusus dari DPP Golkar
PAN mengeluarkan surat rekomendasi nama Bakal Calon Bupati Meranti; Drs H Said Hasyim.Said Hasyim 'Berseri' Raih Rekomendasi dari DPP PAN, Mustafa: Pak Masrul Tidak Usah Berkecil Hati

 
Berita Lainnya :
  • Mulai 13 Juli, Siswa SMP di Inhu Belajar Secara Tatap Muka
  • Juaranya Untung, Lincah & Irit Bersama Honda di Bulan Juli
  • PDP di Inhu Bertambah Jadi Dua orang, Total 30 Pasien
  • 9 Provinsi Termasuk Riau, Nihil Kasus Baru Covid 19 Hari Ini
  • Demi Cukupi Kebutuhan, Lansia Ini Harus Berjalan Kaki 10 KM Cari Buah Pinang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    PPP Serahkan Dukungan kepada Alfedri
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved