www.halloriau.com
Politik
BREAKING NEWS :
Ahli Epidemiologi Riau Rekomendasikan Beberapa Langkah Penanganan Covid19
 
Meski Anggarkan untuk APD Rp300 Juta, Bawaslu Meranti Tak Minta Tambahan Dana
Rabu, 17 Juni 2020 - 10:14:14 WIB
Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti, Samsurizal
Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti, Samsurizal

SELATPANJANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Meranti tidak akan mengajukan permintaan tambahan anggaran Pilkada 2020.

Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti, Samsurizal mengaku belum perlu mengajukan anggaran tambahan, namun cukup dengan restrukturisasi anggaran yang sudah ada sesuai NPHD.

Berdasarkan Naskah Hibah Perjanjian Daerah (NPHD) yang ditandatangani antara Bawaslu dengan Pemkab Kepulauan Meranti pada akhir tahun 2019 lalu, Bawaslu mendapatkan anggaran sekitar Rp 9 miliar untuk membiayai seluruh pengawasan tahapan Pilkada 2020.

"Bawaslu Kepulauan Meranti tidak ada penambahan anggaran, kita sesuai dengan NPHD awal. Sudah kami bahas bersama dalam rapat optimalisasi anggaran yang kami lakukan sehingga tidak ada pengajuan anggaran tambahan, kita cuman restrukturisasi dengan mengoptimalkan anggaran yang sudah ada untuk melaksanakan Pilkada di masa pandemi ini, karena kita mengedepankan efektif dan efisien," kata Samsurizal, Rabu (17/6/2020).

Kendati harus menyiapkan pos anggaran tambahan guna menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sebagaimana instruksi pemerintah pusat dalam penyelenggaraan Pilkada 2020, Bawaslu kata dia cukup merubah postur anggaran yang sudah ada dengan lebih mengefisiensikan guna menyesuaikan anggaran yang ada.

Dijelaskan Samsurizal, sebelum dimulainya kembali tahapan Pilkada paska penundaan akibat Covid-19, pihaknya sempat melakukan revisi dan rasionalisasi anggaran kerja Bawaslu untuk mengakomodir penerapan protokol pencegahan virus corona.

Dari proses itu, sejumlah kegiatan dihilangkan dan kemudian dananya digeser untuk pembiayaan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dimana alokasi anggaran yang tidak bisa digunakan dialihkan untuk kebutuhan lain seperti untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD).

Adapun kegiatan yang dikurangi anggarannya seperti kegiatan sosialisasi, Bimtek dan perjalanan dinas.

"Ada kegiatan yang tidak mungkin dilaksanakan karena Covid-19 ini. Seperti anggaran sosialisasi dan Bimtek tidak bisa dipakai, karena tidak boleh berkumpul. Anggaran itu kita gunakan untuk kebutuhan lain seperti untuk pembelian APD,” kata Samsurizal.

Dikatakan, pembelian APD itu dimaksudkan agar jajarannya aman bertugas. APD yang akan disediakan yaitu masker, sarung tangan latek, hand sanitizer dan face shield untuk memfasilitasi pengawasan di lapangan.

Ia menambahkan, ketika faktualisasi masa pencocokan dan penelitian (coklit) akan membutuhkan banyak anggota di lapangan. Sehingga pihaknya membutuhkan banyak pengadaan APD untuk anggota di kecamatan.

"Untuk pengadaan APD ini kita menganggarkan sebesar Rp300 juta. Kenapa banyak, karena pada waktu coklit banyak petugas yang turun ke lapangan dan itu tentu membutuhkan APD karena akan bertemu dan bersentuhan langsung dengan banyak orang," ujarnya.

Meskipun saat ini berhemat dan tidak ada anggaran yang ditambah, Bawaslu dikatakan tetap profesional dalam bekerja mengawasi Pilkada.

“Meskipun berhemat, tidak tambah anggaran, kegiatan pengawasan kami usahakan sebaik mungkin. Bawaslu tetap profesional mengawasi, menangani pelanggaran, penyelesaian sengketa maupun penguatan lembaga dan SDM,” pungkas Samsurizal.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ilustrasi: Netralitas PNSKASN Catat Ratusan PNS Langgar Netralitas Pilkada 2020
Ketua Bawaslu Rohul Fajrul Islami DamsirBawaslu Rohul Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada, Buka Posko Pengaduan
Anggi Ramadhan.32.234 Pemilih Tak Masuk Daftar A.KWK, KPU Bengkalis akan Pelajari Temuan Bawaslu
  Bawaslu sedang melakukan pengawasan Proses pelaksanaan Pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih Pilkada Kepulauan Meranti tahun 2020 yang dilakukan oleh Petugas Data Pemilih (PPDP).Bawaslu Meranti Temukan Ribuan Pemilih Tak Penuhi Syarat Terdaftar di Data Pemilih
Mahasiswi KKN UIN Suska Riau melakukan coklit data pemilih bersama Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) ke rumah warga Desa Bukit Jaya RT 003/RW 001.Mahasiswi KKN UIN Suska Riau Coklit Data Pemilih Bersama Petugas PPDP Desa Bukit Jaya
IlustrasiLima Perempuan Maju di Pilkada Riau, Pertanda Kemajuan Iklim Demokrasi

 
Berita Lainnya :
  • Ahli Epidemiologi Riau Rekomendasikan Beberapa Langkah Penanganan Covid19
  • KPID Riau Siap Sukseskan Pilkada Serentak di 9 Kabupaten Kota
  • Bikin Heboh, Beredar Rekaman Sepasang Warga Binaan Bermesraan di Lapas Bangkinang
  • Semester I 2020, Ekspor Riau Naik 6,96 Persen
  • Ayo Buruan, Kuliah di AMIK Selatpanjang Gratis dan Dapat Uang Saku, Kuota Terbatas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Alfedri Tetima SK Dukungan dari PKB
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved