www.halloriau.com
Politik
BREAKING NEWS :
18 Tambahan Kasus Baru Covid-19 di Kuansing, Seluruhnya dari Klaster Tahanan
 
Mahmuzin: Saya Tak Pernah Terbayang Enaknya Jadi Bupati
Minggu, 10 Mei 2020 - 19:12:33 WIB
Mahmuzin Taher
Mahmuzin Taher

SELATPANJANG - Dinamika politik jelang pemilihan kepala daerah Kabupaten Kepulauan Meranti memunculkan berbagai opini di tengah masyarakat dan media sosial. Banyak statemen mencuat sesuai kadar wawasan bahkan tendensi kepentingan politik masing-masing.

Mahmuzin Taher, salah satu bakal calon kontestan pada Pilkada Kabupaten Kepulauan Meranti memandang hal itu sebagai hal yang lumrah. Namun menurutnya opini yang muncul hendaknya dapat mengedukasi masyarakat kepada nilai-nilai positif berpolitik.

"Terus terang sampai hari ini belum ade terbayangkan, ape enaknye jadi bupati, setelah saye bandingkan dengan kondisi dan rutinitas saye di luo sini (di luar daerah). Tapi sudah bisa saye bayangkan betape beratnye keje buat Meranti ke depan, dengan segala risiko yang selalu mengintip dari segala sisi. Apalagi dengan tekad bulat kita membuat perubahan dengan melompat pagar. Jadi niat kite hanye untuk bangun kampung, tak ade lain," ujar Mahmuzin Taher dengam logat Melayunya yang kental, belum lama ini.

Pria yang akrab disapa Bang Muzin atau MT ini menyadari, untuk mengajak masyarakat Kepulauan Meranti menjadi sejahtera bukanlah perkara mudah. Diperlukan perubahan pola pikir atau mindset sehingga bisa bahu-membahu menuju perubahan ke arah yang baik.

"Untuk mengubah mindset itu masyarakat kite memerlukan pembuktian dan saye sedang dalam proses pembuktian itu. Kalau yang sudah lebih dahulu apekah sudah memberikan pembuktian, itu hak masyarakat menilainye," kata Mahmuzin Taher.

Buat seluruh sahabat atau masyarakat yang menginginkan perubahan, Bang Muzin mengaku sengaja tidak membentuk tim dengan nama tim sukses.

"Ini adalah bentuk perubahan dari cara kita berpikir. Saya akan namakan sebagai sahabat, karena tim sukses hanya berlaku setelah calon yang didukung sukses dan cenderung memiliki tendensius terhadap kesuksesan tersebut. Tidak ada kata bekas untuk sahabat dan sukses bukan hanya milik bacalon, sehingga hubungan bisa kerkesinambungan," jelasnya.

Kemudian sahabat bukan berarti hanya yang ikut bergerak dan yang ada di WA grup dan sebagainya.

"Namun semua masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti adalah sahabat, tua muda dan dari segala kalangan tidak membedakan suku dan agama tentunya," pungkasnya. 

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Mahmuzin Taher.Mahmuzin Taher Borong 10 Ton Beras Petani, Disalurkan ke Masyarakat Kurang Mampu Terdampak Covid-19
  Mahmuzin TaherMahmuzin Taher Ingin Lepaskan Masyarakat Kepulauan Meranti dari Isolasi Akses Dagang

 
Berita Lainnya :
  • 18 Tambahan Kasus Baru Covid-19 di Kuansing, Seluruhnya dari Klaster Tahanan
  • Kalah Memalukan, Hotel Messi Cs Digeruduk Fans, Diteriaki Umpatan dan Caki Maki
  • Kasus DBD di Pekanbaru Capai 445 Kasus, Tinggal 2 yang Dirawat
  • Viral, Diduga Dicatut, Foto dan Profil Tabrani Beredar di Medsos dengan Ujaran Kasar
  • Kasus Korupsi Pipa Transmisi, Kejati Riau Masih Teliti Berkas Plt Bupati Bengkalis Nonaktif
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Alfedri Tetima SK Dukungan dari PKB
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved